Mr And Mrs Chandramohan

Mr And Mrs Chandramohan
Meringkus Vijay



Lusa adalah hari dimana Yuvi akan disidang untuk pertama kalinya setelah ia dituduh sebagai pengedar obat terlarang. Dan malam ini pula dady Pratap beserta kawanan nya akan menyerbu rumah sekaligus markas dari Vijay Chaudhary yang berada di Mumbai.


Charlie dan tim nya juga ikut membantu dalam aksi ini. Charlie bahkan turut membawa robot terbaru yang diciptakan oleh Jendra bersama pasukan nya. Robot ini memang berukuran kecil, namun ampuh untuk melumpuhkan musuh yang bersembunyi.


"Berhati hatilah kalian." Ucap momy Shamita yang khawatir dengan keselamatan sang suami." Tenanglah honey, suami mu ini akan kembali ke mansion dengan cepat." Dady Pratap memberi pelukan untuk istri tercintanya." By...berjanjilah satu hal, kau akan kembali ke mansion ini dengan selamat." Mohini juga ikut melepas kepergian suami nya dengan berlinang air mata.


"Aku berjanji padamu sayang, sebentar lagi putra kita akan dibebaskan." Charlie mengecup lama kening Mohini. "Paman, aku ingin ikut membantu mu." Tiba tiba terdengar suara Aryan dari arah belakang.


"Tidak usah, ini terlalu berbahaya. Nyawa mu bisa terancam, anak muda." Tolak Charlie secara halus. Namun Aryan masih berkeras bahwa ia ingin membantu misi paman dan ayahnya kali ini. "Sekalipun aku mengetahui dimana Vijay dan ayah nya berada saat ini ?" Tanya Aryan yang membuat perhatian semua tertuju padanya. "Vijay dan ayahnya berada di Mumbai." Jawab Charlie enteng." Mereka ada di Dubai sekarang. Tepatnya di hotel Atlantis Dubai." Aryan memperlihatkan alamat GPS nya pada Charlie. Disitu terlihat jelas dua titik merah berada tepat di Kota Dubai.


"Kapan mereka kesana ? Bukankah sebelumnya mereka berada di Mumbai ?" Tanya Charlie yang bingung sekaligus penasaran saat ini. "Sekitar 30 menit yang lalu mereka baru saja tiba disana. Dan sepertinya mereka berusaha menghindar dari kita, Paman." Jelas Aryan yang membuat Charlie harus merubah rencana nya." Baiklah, kau boleh ikut dalam misi ini. Kita akan gunakan rencana plan B." Charlie akhirnya menizinkan Aryan untuk bergabung bersama ayah nya dalam misi berbahaya ini.


"Raj, kau harus bisa mematikan seluruh kamera CCTV dihotel tersebut dan khususnya diarea lift nya." Raj pun ikut beraksi seperti biasanya setelah ia dan Janvi juga membatalkan renca honey moon mereka ke Yunani. Charlie mulai menyusun strategi dadakan nya secara cermat dan akurat. "Baik bos, tapi aku hanya bisa menahan nya selama 5 menit." Ujar Raj yang ternyata kemampuan nya belum maksimal." Itu sudah lebih dari cukup. Sementara kau matikan kameranya, Ayah dan Dady harus bisa membius Vijay saat ia berada dalam lift nanti." Charlie memilih ayah dan Dady Pratap untuk menyelesaikan perkara kecil ini.


"Baiklah." Jawab keduanya serempak." Aku dan Vikram akan mengurus para pengawal Vijay dan ayah nya, sedangkan Ashok dan Arun sebisa mungkin kalian pancing Vijay untuk turun ke lantai dasar menggunakan lift." Charlie mulai menempatkan posisi terbaik regunya seperti menata pion catur.


"Paman kan laki laki, masa pakai gamis ?" Celetuk Arun yang agak risih saat membayangkan dirinya memakai gamis tersebut." Ini untuk penyamaran, paman. Gamis dan Cadar ini berfungsi untuk mengelabuhi penampilan kalian supaya tak terlalu mencolok." Ucap Jendra menjelaskan tentang strateginya." Ya, baiklah. Kami akan memakainya nanti." Jawab Ashok setelah berpikir apa yang Jendra ucapkan benar adanya.


"Kita ke Dubai malam ini, guys !" Seru Charlie yang sangat bersemangat untuk menghadapi misinya kali ini. Mereka semua tampak meninggalkan garasi setelah mereka berpamitan pada istri mereka masing masing. Mereka sengaja meninggalkan para istri di mansion Pratap karena tempatnya yang sangat aman.


VISUAL


Vijay Chaudhary



Hotel Atlantis, Dubai