
Pagi nya, Charlie beserta rombongan tengah bersiap untuk penerbangan selanjut nya ke Dubai. Mereka telah sampai di Bandara Kolkata, rencana nya mereka akan bermalam selama beberapa hari di mansion Pratap yang berlokasi di Palm Jumeirah.
Tak hanya Charlie yang bertolak ke Dubai, sang aktor favorit Jendra turut serta dalam penerbangan pagi ini. Ia akan ditemani sang putra sulung, Aryan Khan untuk menyaksikan laga ini. Semua nya tampak senang, terlebih lagi Jendra. Bocah kecil itu sangat senang bisa duduk berdampingan dengan sang aktor idola di kursi ruang tunggu keberangkatan.
Ditengah rasa senang nya, tiba tiba seseorang menghubungi nya." Gawat Jendra! Ayah ku mendapat ancaman pembunuhan !" Ujar seseorang yang sedang panik pada Jendra.
"Hmm..apa masih orang yang sama, kak ?" Tanya Jendra pada Yug yang tengah dilanda kepanikan saat ini. Barusan ayah nya mendapat surel yang berisi ancaman pembunuhan kepada nya.
"Entahlah, aku tidak tau pasti." Yug mendesahkan nafasnya kasar." Tenang, aku akan melindungi mu." Jendra berusaha menenangkan teman nya itu.
"Kau mengenal keluarga Ajay ?" Tanya Shahrukh yang duduk disamping Jendra." Yeah, aku berteman akrab dengan putranya di komunitas pencipta robot." Shahrukh menggangguk saja mendengarnya.
"Apa mereka sedang ada masalah ?" Jendra mengiyakan pertanyaan tersebut." Ada yang ingin macam macam dengan paman Ajay." Jawaban dari bocah kecil itu sukses membuat nya ikut cemas dengan nasib suami sahabat nya itu.
"Uncle jangan risau, aku bisa atasi ini." Jendra kembali mengotak atik ipad nya dengan sangat lihai." Baiklah, ini akan membuat mu jera." Ujar nya setelsh mengirimkan surel pada seseorang." Apa yang kau lakukan ?" Tanya Charlie yang duduk tepat dibelakang nya.
"Mengguncang keluarga Modi, dady. Salah satu dari mereka berusaha mengusik keluarga Devgan." Charlie dibuat geleng geleng kepala melihat aksi putra nya yang baru berusia 3 tahun itu." Butuh bantuan dady, Son ?" Jendra menggeleng, ia memang butuh bantuan dady nya namun bukan untuk sekarang.
"Bilang dady kalau butuh bantuan." Chalie sedikit mengacak rambut anak nya itu. Jendra tengah berusaha menghubungi seseorang.
"Paman Raj, bagaimana perkembangan JARVIS ?" Tanya Jendra saat telfon nya diangkat oleh paman kesayangan nya itu." Sangat bagus, JARVIS akan memasuki tahap uji kekuatan." Jendra tersenyum puas dibuatnya, robot yang ia ciptakan hanya perlu satu langkah lagi untuk bisa selesai sempurna.
"Oh ya, selamat untuk kemanangan KKR. Sampaikan salam paman untuk dady mu, okay ?" Ucap Raj sebelum menutup telfon nya," Okay paman." Telfon pun ditutup oleh Raj.
Tak lama kemudian, tiba giliran mereka untuk masuk kedalam pesawat. Mereka akan segera terbang menuju Dubai.
"Lona, kau mau coklat ?" Jendra menawarkan coklat yang ia pegang, kebetulan ia membawa dua coklat ditangan nya." Mau, terimakasih Jendra." Alona mengambil coklat itu dan memakan nya bersama Jendra.
Sementara itu di kursi belakang, Charlie terlihat mencuri satu kecupan di bibir sang istri." Mmpphh...mmhh..." Mereka berdua sangat menikmati hal yang mengasyikan ini.
"I love you, Honey." Charlie mengecup mesra kening istrinya. Sementara Mohini menyenderkan kepala nya di dada bidang milik sang suami." Love you more, My Greek God." Balas nya tak kalah mesra dari suaminya.
Begitu tiba di bandara Dubai, Shahrukh memisahkan diri dari rombongan keluarga Chandramohan. Ia sudah dijemput oleh sang manager bersama putra sulung serta istri tercinta, Gauri Khan.
Shahrukh akan menginap di hotel Atlantis untuk malam ini. Sebagai duta pariwisata Dubai, Shahrukh diberikan fasilitas menginap di seluruh hotel mewah yang berada di Kota Dubai tanpa harus membayar alias gratis.
Sementara Charlie mengajak rombongan nya untuk beristirahat di mansion keluarga. Disana mereka bebas memilih kamar mana pun yang diinginkan nya.
"Dad, ayo kita berenang." Yuvi mengajak dady nya untuk berenang di kolam renang super jumbo yang terletak di halaman belakang mansion." Ayo, boy. Kita bersenang senang hari ini !" Charlie dan ketiga anak nya memutuskan untuk quality time dengan berenang bersama.
Pertandingan baru selesai pada pukul dua belas malam waktu setempat, Charlie terlihat menggendong Jendra yang tertidur di pankuan nya tadi. Hal yang sama juga terjadi pada Alona, gadis kecil itu sepertinya sangat mengantuk hingga tanpa sadar ia tidur dalam pelukan ayah nya.
Mereka bergegas pulang ke mansion untuk segera mengistirahatkan tubuh yang lelah. Namun ternyata, Charlie justru mengajak Mohini pergi setelah ia menitipkan Jendra pada bibi Mothi di mansion.
"Kita mau kemana, by ?" Tanya Mohini saat mobil sudah berjalan menuju suatu tempat." Aku ingin mengajak mu menginap di hotel Atlantis malam ini." Jawab nya sambil terus melajukan mobil nya ketempat yang ingin mereka datangi.
Sesampai nya di hotel, Charlie segera membukakan pintu mobil untuk sang istri, kemudian menggandeng nya sangat mesra. Kedua nya sudah berada di depan meja resepsionist sekarang.
"Tolong siapkan aku kamar presidential suite." Titah Charlie pada pegawai hotel yang tentu sudah sangat hafal dengan duta pariwisata kota ini. Ya, tidak hanya Sharukh yang dikontrak sebagai duta pariwisata Dubai, Charlie pun juga ikut dikontrak sebagai icon kota Dubai. Mereka berdua bisa bebas menginap di hotel mewah manapun yang berada di Dubai tanpa harus membayar tentu nya.
Saat sedang menunggu kunci kamar disiapkan, mereka berdua justru bertemu Shahrukh dan keluarga nya. Putra sulung keluarga Khan itu sepertinya sangat lelah hingga ia memutuskan segera pergi ke kamar nya.
Sementara kedua orang tua justru mendatangi Charlie dan Mohini yang berdiri tak jauh dari meja resesionist." Kalian menginap di sini juga ?" Tanya sang aktor pada Charlie dan Mohini.
"Yap, kami akan menginap di sini malam ini." Jawab Charlie ramah." Sayang, kenalkan ini Charlie dan yang disamping nya Mohini, istri nya Charlie." Ucap Shahrukh yang memperkenalkan Charlie pada sang istri tercinta.
Gauri menjabat tangan milik Mohini, kedua nya terlihat dekat meski pertama kali bertemu." Tuan, ini kunci kamar presidential suite nya." Charlie menerima card kunci tersebut dan memasukkan nya kedalam kantung celana.
"Wah...seperti nya kau ingin bulan madu ya, Charlie ?" Goda nya pada Charlie dan istri nya." Sekali kali kita harus ganti suasana kamar kan ?" Jawab Charlie yang tentu membuat istrinya merona malu. Gauri yang melihat reaksi Mohini hanya mengulum senyum nya. Sebab, ia dan sang suami juga sudah memesan tipe kamar yang sama seperti milik Charlie. Dan keren nya, kamar mereka bersebelahan.
"Kalau begitu kami permisi duluan ya, sampai bertemu besok pagi." Charlie langsung menggendong istri nya ala bridal style tak peduli mereka masih berada di lobby hotel.
"Ayo sayang, kita jangan sampai kalah dari Charlie." Shahrukh ikut ikutan menggendong tubuh istrinya menuju kamar mereka." By...mmmphhh...." Mohini kesulitan mengimbangi ciuman ganas sang suami.
Dan selanjut nya adegan yang harus terjadi pun terjadi hingga pukul tiga dini hari. Mohini yang sudah kelelahan akhir nya terlelap di pelukan Charlie.
VISUAL
Charlie & Yuvi
Meena