Mr And Mrs Chandramohan

Mr And Mrs Chandramohan
Meringkus Vijay 2



Setelah menempuh perjalan udara sekitar 1 jam menggunakan jet pribadi milik dady Pratap, mereka akhirnya sampai di Dubai dengan selamat. Disana mereka segera bergerak menuju hotel Atlantis yang dimana hotel tersebut merupakan hotel mewah dikawasan Dubai.


"Ingat ! Misi ini harus berhasil." Ucap Ayah Manohar pada semuanya saat berada di parkiran mobil." Tenang saja kawan, putramu itu sangat cerdik. Nikmati permainan nya saja." Balas Dady Pratap yang terlihat menikmati peran nya kali ini.


Mereka pun masuk, Charlie yang sudah mengenakan topeng penyamaran nya pun mendatangi meja resepsionis dengan menggandeng Ashok dan Arun yang berpenampilan seperti wanita wanita Arab dengan balutan gamis dan cadar hitam." Malam Tuan- Nyonya, ada yang bisa saya bantu ?" Sapa si petugas resepsionis ramah." Berikan kami kamar terbaik dilantai 10 untuk bulan madu kami." Ucap Charlie dengan gaya coolnya yang membuat Ashok dan Arun menelan ludah nya kasar." Baik, atas nama siapa kamar nya ?" Tanya si petugas lagi.


"Zayn, Zayn Zubair Khan." Jawab Charlie dengan lugas, ia sangat cerdik dengan tidak memberitahukan identitas aslinya." Bisa tunjukan kartu identitas mu, Tuan ?" Charlie dan Ashok tampak kaget mendapat pertanyaan seperti itu.


Namun Charlie secepat kilat menguasai keadaan. Ia tampak mengambil sesuatu di saku celana nya." Ini, kartu identitas ku." Charlie menyodorkan kartu identitas palsunya sambil berharap si petugas tak menyadari permainan nya. Dan sepertinya doa Charlie segera terkabul manakala si petugas menyerahkan kunci kamar padanya.


"Ini kunci nya, Tuan. Selamat menikmati malam bulan madu kalian." Ujar si petugas sambil senyum senyum sendiri," Hebat betul Tuan ini, langsung menikahi dua gadis sekaligus." Batin si petugas terheran heran. "Terimakasih." Charlie mengambil kunci kamar nya." Anda sangat hebat, Tuan." Ucap si petugas lirih namun terdengar oleh Charlie dan kedua istri bohongan nya. Charlie hanya tersenyum simpul saat mendengar nya. Setelah mendapat kunci akses, Charlie dan Ashok bergegas ke kamar mereka.


Sedangkan yang lain nya sibuk menelusuri koridor kamar sambil mengamati keadaan sekitar." Rupanya Vijay hanya membawa beberapa pengawalnya." Gumam Ayah Manohar lirih." Kau benar, mereka hanya ditempatkan di lobby dan depan pintu kamar saja." Balas Dady Pratap yang berada tepat dibelakang nya. Keduanya kompak menggunakan setelan jas serta topeng wajah khusus.


Sementara itu, Ashok segera menelpon Vijay dengan menggunakan nomor salah satu klien Vijay yang hp nya sudah diretas oleh Raj dihari sebelum nya.


"Hallo, Tuan Vijay."


"........"


".........."


"Baik, pukul 9 malam di cafe V." Ashok segera mengakhiri panggilan nya dengan Vijay." Vijay akan turun sebentar lagi." Ucap Ashok pada Charlie. Saat itu juga Charlie segera menelpon Ayah dan Dady nya menggunakan alat kecil ditelinga nya.


"Bersiaplah, Vijay akan turun 30 menit lagi." Ucap Charlie pada kedua pria ini." Kami siap Charlie !" Kedua nya kompak menjawab perintah anak lelaki nya." Ayo bersiap." Ayah Manohar mengajak dady Pratap pergi ke kamar mandi guna mengisi suntikan yang dibawanya dengan obat bius dosis tinggi. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya mereka mendapat target yang sudah diincar. Berkat bantuan Aryan yang dengan cepat memberitahukan posisi Vijay yang ingin naik lift tadi, kini mereka berdua berhasil meringkus Vijay dan akan membawa nya ke gedung lama.


Sedangkan ayah Vijay berhasil diamankan oleh Charlie dan kawan kawan di kamar nya. Lelaki tua tersebut tampak mabuk akibat terlalu banyak mengonsumsi alkohol yang ada di kamar nya tadi. Keduanya langsung dibawa ke sebuah gedung tua yang tak terpakai guna diintrogasi langsung oleh Charlie.


Setelah menunggu 10 menit, akhirnya mereka berdua sadar sepenuhnya." Aakkhh...bebaskan aku! Bebaskan aku !" Vijay terlihat meronta ronta saat terbangun dengan badan yang teriikat di kursi." Sstt...diamlah atau aku akan menghabisi mu." Charlie membisikan kalimat menakutkan nya pada Vijay. "Si-siapa kau ? Kenapa kau menangkap ku dan Ayah ku ?" Tanya Vijay penuh selidik.


"Aku adalah ayah dari seseorang yang kau fitnah hingga ia masuk penjara. Aku, Chandramohan Charlie Sharma ayah dari Yuvraj Chandramohan Singh Sharma. Pemuda yang kau tuduh menjadi pengedar barang ilegal milik mu disebuah kapal pesiar." Charlie menjawab nya dengan nada penuh amarah. Saat ini darah nya sudah mendidih, ingin sekali rasanya ia menghajar mereka berdua kalau tak ingat itu akan menyebabkan masalah baru.


"Apa yang kau mau, HAH ??!" Sahut Shaji Chaudhary yang merupakan ayah Vijay. "Kau bertanya apa yang ku mau ? Aku hanya ingin mendengar pengakuan kalian tentang kejadian yang sebenarnya." Jawab Charlie enteng. Vijay menelan ludah nya kasar, dirinya sangat takut setelah berhadapan dengan mantan petarung ini secara langsung.


"Tidak ! Aku tidak akan memberitahumu apa pun! Hahahahaha...biarkan saja putramu yang menanggung masa hukuman anak ku." Jawab Shaji yang masih terlalu percaya diri akan kemampuan nya dalam menghadapi Charlie.