Mr And Mrs Chandramohan

Mr And Mrs Chandramohan
Bumil Makin Manja



Sore nya Rhea terbangun dan mendapati sang suami tengah memeluk nya dari belakang. Perlahan Rhea menyingkirkan lengan besar itu dari perut nya, namun ternyata pergerakan nya justru membuat Manohar ikut terbangun.


"Kau sudah bangun ?" Tanya Manohar dengan suara serak khas bangun tidur. Rhea membalikan tubuh nya hingga wajah nya sangat dekat dengan wajah sang suami,"Iya baru saja." Ucap Rhea pada Manohar. Jarak yang terlalu dekat membuat Manohar hilang fokus ternyata, tatapan nya beralih pada bibir merah muda favorit nya itu.


Manohar semakin mengikis jarak antar keduanya hingga kedua benda kenyal tersebut sukses bertemu." Mmmphh...mmppsshh." Bunyi decapan kedua nya begitu indah terdengar.


Rhea segera mendorong dada bidang sang suami akibat kekurangan oksigen." Kau ganas sekali." Ujar nya terkekeh sambil mengelap sudut bibirnya yang basah akibat serangan tadi. Rhea kemudian bangkit dari tempat tidur menuju kamar mandi, dipikirnya mandi sore pasti akan sangat menyegarkan untuknya.


Manohar yang melihat sang istri hendak pergi ke kamar mandi langsung berlari menyusul." Manu, kau mau apa ?" Tanya Rhea saat sang suami menyusulnya sampai kedalam kamar mandi." Ehm.. sepertinya akan seru jika kita bermain di sini." Ujar nya yang menaik turunkan alisnya dan jangan lupakan tatapan sayu nya.


Manohar segera mengisi bath up dengan air hangat sembari menunggu air penuh, mereka berdua kembali melakukan aksi bertukar saliva. Dirasa airnya sudah cukup, Manohar pun masuk kedalam bath up kemudian disusul sang istri yang langsung duduk dipangkuan nya.


Dan terjadilah kembali peperangan yang membuat air didalam bath up berceceran di lantai kamar mandi. Merasa sang istri sudah kedinginan, Manohar bergegas menyelesaikan ritual mandinya bersama sang istri. Setelah selesai tak lupa dirinya membantu mengeringkan rambut Rhea yang basah akibat ulah nya tadi.


"Love you, Sweetie." Manohar mengecup sekilas pipi kiri Rhea." Love you too, Manu." Rhea membalas ucapan suami nya barusan." Kau pasti lapar, setelah ini kita makan siang." Ucap Manohar yang mengambil hp nya diatas nakas.


"Mitha, bawakan kami makanan ke kamar." Manohar ternyata menghubungi maid yang bertugas di mansion nya ini. Tak lama pintu pun di ketuk, Manohar terlihat membukakan pintu untuk Mitha.


"Tuan, ini pesanan nya." Mitha tampak menaruh nampan berisi makanan untuk sepasang pasutri ini." Trimakasih ya, Mitha." Tak lupa Rhea mengucapkan terimakasih pada maid yang sudah menghantarkan mereka makanan.


"Sama sama, Nyonya. Saya permisi kalau begitu." Mitha pun keluar dari kamar dan kembali ke dapur bersama paman Vayu yang tengah menikmati kopi panas nya.


"Manu...suapi aku." Pinta Rhea dengan manja nya, bahkan sekarang dirinya sudah duduk manis diatas pangkuan sang suami." Dengan senang hati, bumil ku." Manohar sangat telaten menyuapi Rhea hingga makanan yang terhidang di piring habis tak bersisa.


"Sekarang, gantian aku yang disuapi." Ujar Manohar menyodorkan piring miliknya pada Rhea." Ayo aakk..." Gantian Rhea yang menyuapi sang suami makan.


Manohar terus menggandeng tangan istri hingga sampai di depan mobil Jeep yang telah terparkir sempurna di garasi mansion. Lelaki tersebut terlihat membukakan pintu bagi istri nya.


Rhea dan Manohar pun mulai menelusuri jalanan Maharashtra hingga sampai di kota Mumbai, India." Manu...ingin itu." Rhea menunjuk kearah penjual jajanan pinggir jalan yang berjualan disekitar jalanan kota Mumbai.


"Yang lain saja bagaimana ?" Tawar Manohar yang tak setuju, itu semua ia lakukan karena merasa khawatir mengenai ke higienisan dari jajanan yang mereka jual di pinggir jalan.


"Tidak boleh ya...hisk hisk hisk." Rupanya hal itu membuat Rhea menangis terisak. Manohar langsung panik melihat istrinya terisak seperti ini," Sweetie...jangan menangis, baiklah kita makan disana." Manohar memutar balik kendaraan nya menuju tukang jajanan tersebut. Rhea yang sebelum nya menangis tiba tiba berubah ceria.


"Maaf sudah merepotkan mu lagi, terimakasih sayang." Ujar Rhea sesaat setelah selesai menyantap samosa yang dia inginkan tadi." Jangan katakan itu, sudah tugas ku sebagai calon ayah siaga untuk menjaga kalian berdua." Manohar mengecup punggung tangan milik Rhea, membuat empunya menjadi salah tingkah dibuatnya.


"Kita lanjut jalan jalan nya ?" Tanya Manohar pada sang istri. Rhea mengangguk antusias, mereka akhirnya melanjutkan wisata keliling Maharashtra.


VISUAL


Jeep Milik Manohar



Punjabi Samosa Chaat