
Pagi hari nya, Charlie hendak mengajak sang istri untuk memeriksakan kandungan nya. Rencana nya hari ini mereka akan mengetahui jenis kelamin baby twins, Mohini sangat gugup dan penasaran dengan jenis kelamin anak ke empat nya.
Bukan hanya Mohini yang penasaran dengan hal tersebut, Charlie dan seluruh keluarga Pratap Singh juga sangat penasaran.
"Honey, kau sudah siap ?" Tanya Charlie lembut.
"Sudah, ayo kita berangkat." Ujar Mohini yang sudah siap dengan memakai dress hamil nya.
"Kau sangat cantik." Puji Charlie saat melihat kecantikan Mohini yang semakin terpancar saat tengah mengandung.
"Benarkah ? Kau pasti berbohongkan ? Lihat saja, tubuhku semakin gendut dan pasti tidak menarik lagi untuk mu." Ucap Mohini dengan raut wajah kecewa sambil menatap tubuh nya didepan cermin.
"No, aku tidak bohong...kau sangat cantik, bahkan aku tidak bisa mengendalikan nafsu ku saat melihat tubuh mu itu." Ujar Charlie dengan sangat jujur.
"Ishh hubby ! Jangan bahas itu lagi." Mohini menutup muka dengan kedua telapak tangan nya. Kini wajah nya juga merona karena ia sedang membayangkan percintaan panas dengan suaminya.
Charlie yang melihat ekspresi malu malu Mohini menjadi tergelak." Apa kau sedang membayangkan nya, honey ?" Tanya Charlie saat melihat wajah istrinya memerah malu.
"Ti–tidak siapa yang membayangkan nya." Ucap Mohini menyangkal tapi sial nya justru pipi nya kian memanas. Charlie semakin tergelak melihat istrinya yang malu malu.
"Tentusaja kau, buktinya wajah mu sangat merah." Ucap Charlie sambil terus tertawa.
"Iiihh kau ini yaaa....kenapa senang sekali menggoda ku hah!" Seru Mohini sambil memukul mukul lengan Charlie.
"Aw aw...sakit honey." Charlie pura pura mengaduh kesakitan agar Mohini berhenti memukuli nya.
"Ayo lebih baik kita berangkat sekarang." Ujar Mohini setelah berhenti memukul manja sang suami.
"Lets go !" Charlie segera menggendong Mohini ke mobil dan pergi ke tempat dokter Ansel bekerja. Dokter Ansel adalah dokter kandungan yang pernah dady Pratap panggil saat Mohini hamil Yuvi.
Sampai di rumah sakit ZX, Charlie kemudian mendudukan Mohini diatas kursi roda. Mereka disambut dengan baik oleh dokter Ansel.
"Selamat pagi, Tuan dan Nyonya Charlie." Sapa dokter Ansel ramah.
"Pagi juga dokter Ansel."
"Kalian pasti ingin mengetahui jenis kelamin baby twins kan ?" Tebak dokter Ansel akurat.
"Wah ! Kau itu dokter atau peramal, hingga tau tujuan kami kemari ?" Tanya Charlie spontan.
"Hahahaha...Tuan ini bisa saja, tentu aku tau toh aku ini kan dokter kandungan."
"Benar juga ya, kau kan dokter." Ucap Charlie yang membuat Mohini menepuk jidatnya.
"Lanjutkan saja dokter." Pinta Mohini pada dokter Ansel.
"Mari, silahkan berbaring nyonya." Ucap dokter Ansel mempersilahkan. Mohini berbaring diatas ranjang pemeriksaan. Perlahan dokter Ansel memberikan gel diatas perut Mohini lalu ia mulai menempelkan alat usg diperutnya.
"Lihat itu ! Itu baby twins kalian, perkembangan nya sangat sehat dan semua mendapat nutrisi yang cukup. Mereka juga sangat lincah didalam." Papar Dokter Ansel sambil memperhatikan layar monitor.
"Sepertinya kalian akan memiliki sepasang kembar laki laki dan perempuan." Ujar Domter Ansel lagi.
"Benarkah itu ? Kita akan memiliki princess lagi hubby." Ucap Mohini yang tanpa sadar menitikan air mata bahagia. Ia sangat senang bisa memiliki seorang putri lagi.
"Trimakasih Tuhan...kau baik sekali hingga mau menitipkan dua malaikat kecil di rahim istriku." Kata Charlie sambil menangkupkan tangan dan menegadah ke langit langit rumah sakit.
"Boleh kami melihat calon baby kami dok ?" Pinta Mohini dan Charlie bersamaan.
"Tentu, lihatlah monitor ini Tuan Charlie." Dokter Ansel memperlihatkan layar monitor nya pada Charlie dan Mohini.
"Disini terlihat jelas alat kelamin baby twins sudah terlihat. Yang disebelah kanan laki laki sementara yang kiri berjenis kelamin perempuan." Ujar dokter Ansel menjelaskan dengan detail.
"Aahh...wajah mereka sangat menggemaskan bahkan sebelum mereka lahir ke dunia." Gumam Charlie yang bahkan sampai tak berkedip melihat calon anak nya nanti.
Setelah kunjungan ke dokter selesai, Charlie dan Mohini memutuskan untuk langsung pulang ke rumah. Mereka tak sabar untuk memberitahu kabar baik ini ke seluruh keluarga.
Sampai dirumah Charlie segera mencari dady Pratap juga momy Shamita yang kebetulan sedang duduk di taman belakang menemani sang suami bermain bersama anjing nya yang diberi nama Mukhi.
"Dad, Mom...hasil usg nya sudah keluar."
Kedua orang tua itu langsung bergegas ke ruang keluarga guna menemui Mohini.
"Nak, Charlie bilang hasil nya sudah keluar. Apa benar itu ?" Tanya dady Pratap mewakili istrinya.
"Iya dad, mom...hasil nya sudah keluar."
"Jadi bagaimana hasil nya ?" Tanya momy Shamita yang sudah tak sabar.
Mohini mengambil sepucuk surat dari dalam tas nya serta menyerahkan nya pada momy Shamita. Dengan segera momy Shamita membuka isi surat dan menemukan foto hasil usg calon cucu nya.
"Apa ini calon cucu ku ?" Gumam Momy Shamita yang masih terdengar oleh Mohini.
"Itu calon anak kami mom...mereka sangat menggemaskan bukan ?" Ucap Mohini yang juga turut memandangi hasil usg nya.
"Mereka menggemaskan ya kak !" Sahut Janvi dari arah belakang momy Shamita.
"Iya kau benar, calon keponakan mu lucu lucu." Tambah Charlie sambil mengelus perut buncit Mohini.
VISUAL
Dady Pratap & Mukhi
Foto Usg Baby Twins