Mr And Mrs Chandramohan

Mr And Mrs Chandramohan
Menginap di De Javu Farm House



Rhea tampak heran melihat suaminya tak berangkat bekerja seperti biasa nya." Manu, kau tidak bekerja ?" Tanya Rhea pada sang suami yang tengah membaca sebuah majalah bisnis ditangan nya." Tidak, hari ini aku ingin dirumah bersama mu saja." Jawab nya menyuruh Rhea duduk disamping nya." Kenapa ? Kau marah karena aku terlalu cemburu kemarin ?" Ucap Rhea yang membuat Manohar tertawa mendengar nya." Bukan, hanya saja aku ingin membawa mu ke farm house." Ujar Manohar dengan lembut.


"Kita akan ke Maharashtra ? Ke De Javu Farm House ?" Rhea berbinar binar mendengar ajakan sang suami barusan." Kau mau ? Kita akan menginap selama tiga hari disana, bagaimana ?" Tanya Manohar lagi pada istrinya." Aku mau ! Aku mau pergi kesana bersama mu." Rhea sangat bahagia bisa berkunjung ke rumah peternakan yang menjadi tempat pertemuan mereka pertama kali nya.


Di tempat itu, Rhea menemukan cinta sejatinya. Tepat nya saat dirinya ingin melihat langsung kondisi rumah peternakan yang dimiliki oleh Manohar. Dan setelah nya ia dan Manohar malah terjebak dalam cinta hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menikah.


"Apa kau ingin mengulang momen pertama kita, Sweetie ?" Tanya Manohar saat melihat Rhea senyum senyum sendiri. Rhea segera tersadar dari pikiran nya dan wajah nya langsung memerah mendengar pertanyaan suaminya. Malu malu ia mengganggukan kepalanya dan itu cukup membuat Manohar terkekeh karena nya.


"Kapan kita berangkat, Manu ?" Sepertinya Rhea benar benar tak sabar inginoergi kesana." 5 menit lagi, kau sudah tak sabar rupanya." Manohar membelai rambut istrinya penuh kasih sayang.


Sesuai perkataan Manohar, mereka akhirnya berangkat ke Maharashtra. Sampai disana, Rhea begitu senang melihat mansion sang suami yang sangat asri penuh dengan pohon besar yang membuat udara disana menjadi sejuk.


"Apa kau suka tempat ini ?" Tanya Manohar yang memeluk Rhea dari belakang." Hmm...aku suka tempat ini sejak pertamakali kunjungan itu." Jawab Rhea sambil mendongakan wajah nya agar dapat melihat wajah sang suami." Kau tau, sejak pertemuan itu, aku seperti menemukan tambatan hati ku setelah lama tak kurasakan lagi. Dan kau yang membuat perasaan itu muncul kembali." Ujar nya sambil menatap wajah sang istri tercinta.


"Kalau di pikir pikir, kita itu sama sama jatuh cinta pada pandangan pertama di tempat ini." Ucap Rhea menimpali perkataan sang suami. Manohar tersenyum kemudian menggandeng tangan Rhea untuk masuk ke dalam mansion nya. Kedua nya segera disambut oleh seorang lelaki paru baya.


"Jangan panggil nyonya, paman. Panggil Rhea saja." Rhea menolak saat paman Vayu memanggilnya dengan sebutan Nyonya." Baiklah, Rhea. Kenalkan nama paman Vayu, paman adalah mantan asisten Tuan Manohar saat merakit brankas paling fenomenal dulu." Vayu merupakan mantan anak buah Manohar saat dirinya masih membuat brankas paling canggih untuk sahabat nya, Tuan Grover.


"Ah Vayu, ternyata kau masih mengingat nya dengan baik." Seloroh Manohar pada sang asisten." Tentu, bahkan desain nya masih saya ingat juga." Ternyata Vayu juga masih mengingat model dan kombinasi kunci brankas fenomenal tersebut dengan sangat baik." Oh ya Tuan, tadi anda bilang sebentar lagi pewaris anda akan segera lahir. Apa Rhea sedang mengandung, Tuan ?" Tanya Vayu sambil mempersilahkan kedua duduk di ruang tamu mansion tersebut.


"Kau benar, istri ku tengah mengandung saat ini. Oleh sebab itu aku mengajak nya kesini untuk menikmati baby moon." Jawab Manohar yang diangguki oleh Vayu. Selang beberapa lama kemudian Vayu datang dengan membawa dua gelas lassi yang ia berikan pada Manohar dan Rhea.


"Silahkan diminum Tuan, saya akan membawa barang barang ini ke kamar kalian." Vayu pergi sambil membawa beberapa barang ke kamar atas. Selepas minum lassi agaknya Rhea menjadi sedikit mengantuk sekarang." Manu...kita kemar yuk, aku ngantuk." Manohar dengan sigap menggendong sang istri menaiki satu persatu anak tangga hingga sampai dikamar mereka.


VISUAL


Kamar Manohar & Rhea