Mr And Mrs Chandramohan

Mr And Mrs Chandramohan
Sarapan Bersama Paman Akash



Pagi nya Charlie bersiap berangkat ke kantor pertama kali setelah sebulan dirumah.


Sebelum berangkat seperti biasa, Charlie sarapan bersama keluarga besar nya. Pagi itu keluarga Charlie memakan hidangan steak daging buatan paman Akash.


"Hhm..rasa nya sangat lezat." Ujar dady Pratap saat mencoba daging yang sudah ia iris.


"Benar sekali, ini luar biasa Opa." Jendra yang ikut mencoba juga memberi pujian untuk paman Akash.


"Wah paman jago masak rupanya." Ujar Charlie yang turut memuji masakan paman nya.


Saat mereka sedang makan bersama, datang ayah Manohar yang baru kembali dari Deja vu Farms Alibaug. Kemarin beliau memutuskan menginap sendiri di Alibaug Farmhouse, Maharastra.


Jendra yang melihat kakek nya datang segera menghambur ke pelukan kakek nya.


"Kakek dari mana ? Kenapa kakek tidak pulang semalam ?" Rentetan pertanyaan diberikan Jendra kepada kakek nya itu.


"Kakek pergi ke Maharastra kemarin, dan menginap disana." Ujar ayah Maanohar menjelaskan.


"Kakek menginap di Deja vu Farms ?", ayah Manohar menganggukan kepalanya.


"Kemarin ada urusan bisnis disana, jadi kakek tak mengajak mu..sayang." Ucap ayah Manohar sambil menggendong Jendra.


"Kalau Jendra sudah besar boleh ikut ?" Tanya Jendra pada sang kakek. Ayah Manohar mengganguk mendengar pertanyaan cucu nya.


"Kakek, Jendra punya opa lagi loh." Ujar Jendra bersemangat. Ayah Manohar menatap Charlie, meminta penjelasan dari anak nya.


"Manohar...kenalkan adik ku, Akash." Dady Pratap memperkenalkan sang adik.


Paman Akash menoleh kebelakang, tepat saat tatapan mereka bertemu, Paman Akash sanggat terkejut melihat Ayah Manohar.


"Anda ? Anda bukankah Tuan Akash ?" Tanya Ayah Manohar yang ternyata mengenal paman Akash.


"Benar, dan kau Tuan Manohar pemilik Deja vu Farms Alibaug ?" Ujar paman Akash balik bertanya.


"Ya, aku lah owner nya." Jawab Ayah Manohar.


"Kalau tidak salah, kau juga pembuat brankas yang terkenal dulu." Ucap paman Akash yang ternyata tau pekerjaan ayah Manohar sebelum nya.


"Ahhah...Itu hanya masa lalu, Akash." Ujar Ayah Manohar merendah.


Ayah Manohar ikut bergabung bersama yang lain dimeja makan dan makan bersama mereka.


"Dady, Jendra mau ambil tas ke kamar." Ucap Jendra yang sudah selesai makan dan ingin pergi sekolah.


Setelah kepergian cucu nya, paman Akash yang baru selesai menatap aneh kearah Charlie.


"Ada apa paman ? Kenapa melihat ku seperti itu ?" Tanya Charlie yang sedikit risih saat diperhatikan sang paman.


"Apa kau sedang alergi ?" Tanya Paman Akash saat melihat ada ruam merah di sekitar leher Charlie.


"Lalu yang dileher mu itu ?" Ujar Paman Akash sambil menunjuk ke leher Charlie yang ada bekas ruam akibat percintaan semalam. Suasana yang harus nya penuh kehangatan seketika berubah menjadi awkard.


Charlie yang mendapat pertanyaan seperti itu hanya menggaruk tengkuk nya sambil tersenyum kecut.


"Biasalah Akash...mereka baru buka segel." Ujar dady Pratap dengan santai nya tanpa rasa bersalah sedikit pun.


Paman Akash hanya tersenyum ke arah Charlie dan Mohini." Ternyata Mohini ku ganas juga ya." Seloroh nya yang membuat Mohini tersipu malu.


"Dady Jendra sudah siap !" Ujar Jendra yang sudah rapih dan siap berangkat bersama dady nya.


"Ayo kita berangkat." Ucap Charlie mengambil kunci mobil nya dan segera berapamitan dengan Mohini.


"Aku berangkat ya, kalau kau lelah istirahat saja." Ujar Charlie yang berpamitan pada istrinya.


"Iya, hati hati ya." Jawab Mohini tersenyum.


Cuuupp


Charlie mencium bibir Mohini dihadapan keluarga nya. Bahkan ia sedikit menyesap bibir manis nan lembut itu.


"Ehem ehem...sudah cepat berangkat." Ujar Ayah Manohar saat melihat putra nya yang masih asik bermain perang lidah bersama menantunya.


"Ayo Jendra kita berangkat." Charlie menggandeng bocah yang memiliki IQ diatas rata rata diantara teman sebaya nya.


VISUAL


Ayah Manohar



Charlie & Jendra



Yuvi & Best Friends



Deja Vu Farms Alibaug



Steak Ala Paman Akash