Love, My Queen Of Mafia

Love, My Queen Of Mafia
Kehancuran Haley



Pagi itu semua perusahaan pemberitaan layar kaca,media massa,bahkan radio dihebohkan dengan Video tak senonoh yang dilakukan oleh Putri dari kalangan konglomerat.


Ya,siapa lagi jika bukan Haley dan Videonya semalam.


Sesuai yang Regata ucapkan.Baru satu jam saja dia membeberkan Video itu paka channel youtube samarannya,view dan likersnya sudah melebihi dari 10juta.Yang secara otimatis Video itu sudah tersebar luar bahkan sebelum 24jam.


Pihak Pemberitaan bahkan hacker terhandal sekalipun tidak ada yang mampu melacak keberadaan posisi pemosting alias Regata.


Tidak tahukan mereka,bahwa yang tengah mereka cari adalah Tuan Muda Revix sekaligus King Of Mafia World terbesar di negaranya?Tentu saja akan mustahil bagi mereka yang sudah berusaha keras untuk menemukannya!


Regata tersenyum penuh kemenangan melihat berita Haley yang sudah masuk kedalam siaran Televisi.


Dengan tampang tak berdosanya dia terduduk manis dengan teh hangat yang sudah standby ditangannya.


Setelah puas menyaksikan kehancuran reputasi Haley di televisi,rasanya Regata makin tidak sabar lagi menyaksikan kehancuran Haley secara langsung.


Dengan segera Regatapun menyambar ponselnya untuk menghubungi salah satu Mafioso yang tengah menjaga Haley disana.


"Bebaskan dia!Dan pastikan dia tidak melihat berita apapun hari ini.Jika membawa ponsel,maka rebut saja ponselnya!"Titah Regata.


Tanpa mendengarkan jawaban dari sana,Regata sudah terlebih dahulu memutuskan sambungan teleponnya.


Pria itu tampak menyeringai menatap layar kaca yang berada di hadapannya.


"Kau selesai Haley.Kau bodoh dengan mengikuti rencana murahan yang Sarah jalankan.Maka dari itu,terimalah buah dari kebodohanmu itu!Haha.."Ucap Regata sambil tertawa jahat.


Seketika Regata berhenti tertawa.


Pria itu terlihat mengusap wajahnya kasar dan mengacak rambutnya frustasi.


Frustasi,mengingat Agnes.


Menyesal,mengingat akan kebodohannya.


Dan takut,takut akan kehilangan wanita yang special dihatinya.


"Arghk...!!"Teriak Regata sambil menjambak rambutnya sendiri.


"Bagaimana caraku untuk meminta maaf pada Agnes?"Ucapnya."Aku tahu Agnes akan berusaha menghindar dariku sejauh mungkin dan tetap pada pendiriannya yaitu pergi dari kehidupanku selamanya."Lanjutnya lirih.


"Arghhh..Aku tidak bisa,aku tidak bisa hidup tampanya.Dia nyanyawaku,dia hidupku.Maka demi keberlangsungan hidupku,dia harus bersamaku!"Ucap Regata kembali dengan mata yang sudah berkaca-kaca dan rambut yang sudah berantakan seperti orang gila.


"Aku harus segera menemuinya,ya aku harus menemuinya.Agnes,I'm Sorry."Lanjutnya lirih.


**


Mansion Mafia Regata pOv!..


Terlihat pria berotot dengan pakaian serba hitamnya berjalan menuju kamar yang dihuni Haley dan para pria ******** semalam.


Tak butuh waktu lama,pria itupun sampai di kamar Haley.


Terlihat disana Haley yang masih tertidur dibalik selimut yang menutupi tubuh telanjangnya.Mungkin wanita itu kelelahan menghadapi nafsu pria yang bukan satu dua.


Brak..


"Cepat mandi dan berpakaianlah!Setelah itu,keluar dari sini!"Titah Pria berotot itu sambil melemparkan sebuah paper bag tepat pada tubuh Haley.


Sontak saja hal itu membuat Haley terbangun dan menatap tajam pada orang yang berani membangunkan tidurnya.


"Brengsek,beraninya kau mengorbankanku pada para pria hidung belang itu!"Teriak Haley marah."Lihat saja,kau dan bosmu itu akan hancur setelah aku melaporkanmu pada Ayahku!"Lanjutnya lagi membentak.


Sementara pria berotot itu hanya menatap Haley datar.Sepertinya mafioso Regata yang satu ini hanya akan menuruti perintah sang King saja,tanpa menghiraukan ocehan-ocehan kecil dari wanita yang berada di hadapannya itu.


"Sudah?"Tanyanya."Jika sudah,maka cepatlah bersiap dan tinggalkan tempat ini dengan segera!"Lanjutnya dan pergi meninggalkan Haley.


"Sial!"Teriak Haley geram.


Diapun memilih untuk menuruti permintaan pria itu.Setelahnya,tujuannya kini adalah mengadu kepada sang Ayah.Yang memiliki segalanya,dan yang pasti akam mengikuti segala kemauannya.


**


"Bukankah dia yang berada di Video terkutuk itu?"


"Iya,dia.Dia adalah Putri dari Tuan Drax Drexy pemilik Drax group.Perusahaan yang besar itu."


"Eeeh,tapi dia bukan putri kandungnya loh.Putri kandung tuan Drax masih belum ditemukan,dia hanyalah putri angkat yang manja dan murahan."


"Ah benarkah?masih punya muka dia berkeliaran setelah video tak senonohnya tersebar luas di sana."


"Iya ya,sungguh tak punya malu."


Haley menatap setiap orang yang menatapnya sinis dan jijik dengan pandangam bingung.


Bahkan saat dia berjalan di kerumunan,seketika kerumunan itu bubar seakan tak mau berdekatan dengannya.


Hingga-


"Hey nona,kau sungguh tidak tahu malu yah.Masih berani kau berkeliaran diluar seperti ini setelah video terkutukmu itu tersebar luas diluar sana!"Ujar salah satu wanita paruh baya yang seketika menghadang jalannya.


"Iya,sungguh tidak tahu malu!Sudah dipungut,eeh malah menghancurkan reputasi Tuan Drexy yang bersih."Tambah yang lainnya.


"Namanya juga anak pungut jeng,mungkin ibu kandungnya seorang jal*ng.Yah,jadi putrinya pun begitu!"Tambah yang lain.


"Iya yah.Mau bagimanapun,darah keturunan itu lebih kuat!"Sambung yang lain.


Sementara Haley menatap mereka tajam dengan tangan yang sudah mengepal kuat.


"Apa maksud kalian hah?jangan berani-beraninya kalian membawa-bawa nama baik ibuku dan aku!"Teriak Haley marah.


"Nama baik apa yang kau maksud nona?namamu sudah sangat tercoreng saat video itu tersebar luas!"Balas paruh baya yang tadi.


"Video apa masud kalian?"Tanya Haley bingung.


"Kau jangan berpura-pura nona!kalau kau masih mengelak,maka nih!"Ujar yang lain dan menyodorkan ponselnya pada Haley yang berisi Video taksenonohnya yang di upload oleh Regata.


Mata Haley membulat sempurna,bahkan satu tangannya sudah ia simpan pada mulutnya yang menganga.


Tak lama,airmatapun turun dari kedua matanya.


"Lihatlah,bahkan dia mengeluarkan airmata buayanya."


"Cih,sungguh memalukan!"


"Tidak punya akhlak,dimana tuan Drexy memungut sampah seperti dia?"


"Sungguh murahan!"


"Tak tahu diri!"


"Apa kemewahan yang Tuan Drexy berikan kurang sehingga dia menjadi jal*ng seperti ini?"


"Aghkh...Cukup!!"Teriak Haley sambil menjambak rambutnya frustasi.


"Cukup,cukup!Hiks..!"Lanjutnya lemah dan berlari secepat mungkin meninggalkan semua orang yang sedang mamakinya dan menatapnya jijik.


**


Agnes pOv!..


Agnes dan Rexi sudah bersiap.Bahkan Agnes sudah mengemas pakaiannya yang sudah ia simpan ke dalam koper dan menyuruh salah satu sopir untuk menyimpannya dibagasi.


Saat baru keluar dari dalam rumah,Agnes dan Rexi dikejutkan oleh kedatangan para wartawan yang sudah memenuhi halaman rumahnya.


Agnes menutup matanya karna tak tahan dengan silau cahaya blit dari para wartawan yang terus memotretnya dan Rexi tanpa henti.


Hingga pertanyaan bertubi-tubi pun meluncur begitu cepat dari para manusia yang berburu info itu.


"Tuan muda,apa pendapat anda tentang video piral yang didalamnya terdapat Nona Haley?"


"Apa itu benar?maaf tuan muda tapi itu memang benar.Lantas apa konfirmasi anda akan semua ini?bukankah kejadian ini sudah mencoreng nama baik dari keluarga Drax?"


"Dan siapa nona ini?Oh ya ampun,dia Nona filex!"Pekik salah satu wartawan yang melihat Agnes.


"Ada hubungan apa anda dengan nona Filex tuan muda?apa kalian sepasang kekasih?"


"Tapi pantaskah dua orang yang belum memiliki ikatan tinggal serumah seperti kalian?bahkan sepagi ini nona filex sudah berada di rumah anda."


"Sungguh pagi yang mengejutkan bagi dunia gosib para konglomerat.Adiknya terlibat video tak senonoh,dan kakaknya kepergok membawa wanita kedalam rumah tanpa ikatan!"


Ucapan pedas dari wartawan itu membuat Agnes geram.Hampir saja Agnes melayangkan bogeman hangatnya pada wartawan yang bermulut pedas itu.Tapi dengan segera Rexi menggenggam tangannya yang membuat Agnes menghela nafas dalam untuk menenangkan diri.


"Masalah Haley,saya tidak bisa berkomentar apapun untuk saat ini.Kami akan mengadakan konferensi pers setelah kedatangan Ayah saya dari luar kota."Jelas Rexi yang membuat para wartawan diam dan mendengarkan ucapannya sambil tak henti-hentinya mengarahkan camera pada wajah Rexi dan Agnes.


"Lalu nona Filex-


"Dia adikku,bukan kekasihku!itulah yang intinya.Masalah kenapa dan bagaimana caranya Agnes atau yang biasa kalian panggil dengan Nona Filex,seperti yang saya bilang.Setelah kedatangan Ayah saya,kami akan memberikan konfirmasi dan informasi sedetail mungkin.Permisi!"Jelas Rexi lagi dan berlalu menggusur Agnes dari kerumunan.


Saat Rexi berhasil mendudukkan Agnes di kursi depan,dengan segera iapun berjalan memutari mobil dan masuk tepat disamping Agnes atau tempat kemudi.


Tak menunggu lama,Rexipun melajukan mobilnya meninggalkan para wartawan yang berteriak-teriak memanggilnya bahkan beberapa dari mereka terlihat berlari mengejar mobilnya yang sudaj berjalan.


_-_


Tbc!