King Mafia Vs Bad Girl

King Mafia Vs Bad Girl
Penangkapan part 1



Di dalam helikopter, Saguna dan Haider sedang fokus dengan komputerisasi di depannya untuk menyebarkan perpisahan Pernikahan Max dan Zoya yang baru dilangsungkan beberapa hari yang lalu. Dengan kepintaran Haider berita itu langsung tembus dan mendunia. Bahkan senua netizen yang mengagungkan pernikahan itu langsung kembali mencaci Max yang mereka kira adalah dalang di balik masalah pernikahan itu.


Selain di dunia gelap mereka mengenal Max sebagai CEO perusahaan yang berkembang pesat di negara Y, perusahaan yang di dirikan hanya untuk mengelabui semua orang tentang Mafia Mexmar. Namun ada sebagian yang mengetahui kalau sebenarnya Max adalah seorang king Mafia namun hanya orang-orang tertentu.


Max tiba-tiba tersedak dan terus batuk, Zoya yang melihat nya langsung memberikan air minum.


"Kenapa bisa tersedak saat kau tidak memakan apapun?" Tanya Zoya.


"Ntahlah, tiba-tiba aja!" Jawab Max datar.


Sedangkan di helikopter sebelah Saguna dan Haider bersorak gembira karena berhasil membuat scandal tersebut untuk mengelabui lawan, bahkan Dega.


Sesampainya di negara X, Zoya langsung melepas semua atribut nya dan memakai sebuah mobil mewah dengan mengendarai sendirian sambil tebar pesona, kali saja Dega melihat nya dan segera mengunjungi nya.


Zoya menuju rumah sensei Hisao untuk bertemu dengan Verin dan gurunya itu, sesampainya dia di halaman rumah gurunya langsung saja menuju rumahnya. Zoya menekan bel sekali dan langsung muncul Verin terkejut melihat kedatangan Zoya dan langsung saja menghambur memeluk Zoya.


"Kak Zoya, maafkan aku gak bisa hadir di pernikahan mu, dan aku turut sedih atas hancurnya pernikahan mu yang baru saja dimulai!" Ujar Verin dengan sedih.


Zoya yang mendengar nya terkejut karena perkataan Verin, "Maksudnya?"


Verin memberikan ponselnya yang memperlihatkan sebuah berita hot hari ini, "Ini kak, lihatlah!"


Ternyata secepat itu Haider bisa menyebarkan berita hoax, sungguh dapat di andalkan sampai semua prihatin melihat ku, batin Zoya.


Zoya tertawa hingga membuat Verin mengerutkan keningnya, "Apa kak Zoya sangat sedih sampai jiwanya terganggu seperti ini?"


"Kak, sadar!" Ujar Verin sambil menggoyang-goyangkan tubuh Zoya.


"Kakek, tolong kak Zoya!" Teriak Verin.


"Hei, emang aku kenapa?" Tanya Zoya.


"Kakak yang kuat dong, jangan sampai strees begini!" Ujar Verin dengan sedih.


"Enak aja, kau kira aku stress ya? Nanti aku ceritakan semuanya, dimana sensei?" Tanya Zoya.


"Di dalam, cerita apa kak?" Tanya Verin kepo.


"Didalam aja aku cerita bersama sensei!"


Verin tanpa menjawab lagi langsung menarik tangan Zoya untuk masuk kedalam. Di dalam sensei telah duduk di atas sofa sambil menyeduh teh.


"Siang, sensei!" Sapa Zoya.


Sensei hanya mengangguk kan kepalanya dan menyuruh Zoya untuk duduk, begitupun dengan Verin yang ikut duduk di sebelah sensei.


"Hmm, sebelumnya aku datang kesini untuk memberitahukan kepada sensei tentang pernikahan ku dengan Max!" Ujar Zoya.


"Ya, aku mengetahuinya! Max cukup berbahaya namun dia kupastikan akan menjagamu dengan baik!" Ujar sensei.


"Apa sensei mengenal, Max?"


"Ya, dia adalah putra dari Brees, sahabatku! Kenapa kalian lakukan scandal itu?" Tanya sensei yang sudah mengerti.


"Scandal, maksudnya kek?" Tanya Verin.


"Sebenarnya kami sedang melakukan sebuah rencana untuk penangkapan Dega, mantan anggota Gerxas! Dengan berita itu sudah pasti Dega akan keluar dan menemui ku karena saat aku berada di negara ini dia selalu mengikuti ku, yang aku sendiri tidak tahu maksudnya dirinya itu apa!"


"Apa sensei bisa membantu kami tentang rencana ini?" Tanya Zoya.


Sensei terlihat santai dan kembali meneguk teh nya, Verin yang tingkat kepo nya tinggi tidak sabar ingin mengetahui selanjutnya lagi.


"Aku terakhir kali melihatnya berada di sebuah desa pedalaman Xxxx menyamar sebagai seorang lelaki tua, pergilah kesana dan bawa foto ini!" Ujar kakek memberikan sebuah foto Dega yang sedang menyamar menjadi sebuah lelaki tua.


"Bawa Verin bersamamu, dia sangat bisa di andalkan dalam situasi seperti itu! Dan kalian berhati-hati lah, karena Gerxas sedang berpatroli diseluruh negara X untuk menangkap siapa saja sekutu Mexmar! Setelah kalian kembali bawalah Max beserta Saguna kesini, aku memiliki sebuah informasi tentang putra Gerxas!" Ujar sensei dengan kembali menyeduh teh nya.


"Serius? Sensei mengetahui keberadaan putra nya?" Tanya Zoya terkejut.


"Bukan, tetapi memiliki info tentang putra nya yang nantinya bisa kalian cari keberadaan nya!" Ujar sensei.


"Terimakasih banyak, sensei!" Ujar Zoya berdiri dan membungkuk memberi salam dan ucapan terimakasih.


"Kalau begitu, aku pamit sensei!" Pamit Zoya.


"Berhati-hati lah," peringatan dari sensei.


"Siap kakek!" Jawab Verin dan mengikuti Zoya pergi.


Setelah mereka sampai di dalam mobil, Zoya melirik ke arah Verin.


"Apa siap melaksanakan sebuah misi lagi?" Tanya Zoya dengan seringai lalu menaikkan satu alisnya.


"Siap dong!" Jawab Verin dengan semangat 45.


"Berangkat," ujar Zoya.


"Verin, kirim alamat desa itu ke Max!"


"Oke, kak!"


"Selesai!" Ujar Verin setelah selesai mengirim sebuah alamat.


...----------------...


"Tuan muda, nona sudah mengirim sebuah alamat dan dia sedang menuju kesana!" Ujar Haider.


"Laksanakan, jangan gegabah! Rencana ini tidak ada yang boleh melakukan kesalahan sedikit pun, apa kalian paham?" Tanya Max.


"Paham, tuan muda!" Jawab mereka serempak.


Mereka semua memencar, ada yang menggunakan mobil, motor sport dan bahkan masuk ke dalam helikopter. Max lebih memilih menggunakan motor sport karena lebih muda digunakan saat terjadi masalah nantinya.


Menggunakan helm hitam full face, dan melepaskan pakaian pasukan inti mereka dan menggantinya menjadi jaket bewarna maroon yang sangat menambah ketampanan seorang Max.


Semua telah berangkat, Max melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi agar segera menyusul Zoya dan takut Zoya dalam bahaya.


Karena desa itu sangat dikenal dengan rawan penjualan organ dalam secara ilegal. Max terus menambah kecepatannya terus menerus hingga tidak butuh waktu lama mobil Zoya telah berada di depannya lalu mengurangi kecepatan nya.


Diatas sudha ada helikopter yang terbang sangat rendah dan mengeluarkan tali untuk para anak buah turun dan lompat di tempat yang berbeda untuk berjaga-jaga. Setelah semua suda siap dan tidak tersisa orang di helikopter selain pengendara nya, langsung helikopter itu memutar balik dan parkir di lahan besar dan cocok untuk landas helikopter.


Zoya melirik kaca spion dan melihat lelaki sedang mengikuti nya lalu tersenyum hangat karena mengetahui kalau lelaki tersebut adalah suaminya.


Zoya memberhentikan mobilnya saat sudah sampai di desa tersebut dan menurunkan Verin, lalu dia masuk kedalam sendiri. Verin berjalan sendiri karena tidak ingin menimbulkan curiga.


Disana sekitar 1000 pasukan Mexmar telah menyebar, ternyata selain penangkapan Dega Mexmar telah membuat rencana baru yaitu memusnahkan orang yang telah menjual organ dalam manusia secara ilegal.


Zoya melihat sebuah toko, lalu memberhentikan mobilnya tepat di parkiran depan toko, disini walau terbilang desa pedalaman namun cukup kaya untuk dikatakan sebuah desa. Fasilitas disini sangat memadai.


bersambung ...


jangan lupa dukungannya ya gaes😁❤️❤️


dan author mau rekomendasi kan cerita yang menarik juga nih❤️