
"Kau terlalu berlebihan,"
Mereka menghabiskan makanan yang terhidang dengan Max yang asik menatap Zoya terus menerus membuat Zoya salah tingkah.
"Please, jangan tatap aku begitu, aku tidak terbiasa!" Jawab Zoya malu-malu.
"Biar kau terbiasa, karena mungkin tiap hari aku akan selalu begini,"
Zoya membelalakkan mata nya dan langsung kembali melahap makanannya tanpa menghiraukan Max, hingga akhirnya Max memutuskan untuk kembali memakan makanannya itu.
Beberapa saat akhirnya cara itu selesai tanpa kehadiran Khansa sama sekali, dan mereka keluar dari sebuah restoran menuju ke apartemen.
"Apa aku sudah terlihat sangat romantis?"
"Hei, kenapa kau tanyakan itu?"
"Jawablah!"
"Lumayan," jawab Zoya tersenyum.
Max mengulurkan tangannya mengelus puncak kepala Zoya dan tersenyum membuat Zoya semakin ingin terbang dengan perlakuan lelaki di depan nya ini yang sebentar lagi akan menjadi suami nya.
Beberapa menit kemudian akhirnya mereka sampai di apartemen lalu mengantarkan Zoya hingga depan pintu apartemen nya.
"Kau kenapa gak ikut masuk?" Tanya Zoya heran.
"Aku akan menyewa apartemen lain, kau tidurlah dengan nyaman!"
"Serius? Apartemen dimana?" Tanya Zoya.
"Gak jauh dari sini, kau masuklah!"
"Oke." Zoya langsung masuk dan meninggalkan senyuman untuk perpisahan pertemuan malam ini.
Max hanya membalas senyuman nya dan kembali keluar menuju mobil nya.
Brughhh...
Seorang wanita dengan sengaja menabrak tubuh Max, Max mengerutkan keningnya menatap wanita di depannya dengan tajam.
"Maaf, aku gak sengaja! Apa kau terluka?" Tanya Laura.
Max hanya terus menatapnya tajam lalu meninggalkan nya dan terus berjalan menuju mobil nya, Laura tidak ingin kehilangan kesempatan lagi dan mengejar Max.
"Kau hendak kemana? Apa aku boleh tau namamu?"
"Max!"
"Oh Max, kalau gak salah tadi pagi kita bertemu ya?"
Max hanya menatap ke lain arah tanpa menoleh dan berniat menjawab pertanyaan Laura.
"Aku takut malam begini diluar sendirian, dan rumahku masih jauh dan juga jam segini sangat sepi kendaraan online. Apa kau bisa memberiku tumpangan?"
"Gak bisa! Apa ada yang sangat penting hingga kau mengganggu jalanku?" Tanya Max dengan tajam.
"Kalau gak bisa gak masalah, aku mau ngasih ini aja!" Laura memberikan sebuah undangan untuk ke acara penghargaan dirinya sebagai artis ternama.
Max menerimanya dan menyelidik sebuah undangan itu dan menatap Laura seakan bertanya untuk apa benda itu? Laura langsung mengerti dan menjelaskan semuanya.
"Itu untuk kau, datang ya besok malam! Aku sangat berharap kau bisa hadir, karena kau adalah tamu spesial ku," ujar Laura seperti memohon.
"Oh, oke!" Jawab Max datar dan menyeringai lalu langsung meninggalkan Laura sendiri dan memasuki mobilnya.
"Baru kau yang mengacuhkan ku seperti itu, tetapi lelaki mana yang tidak tertarik dengan diriku? Kau sangat menjadi idamanku, dan kau harus menjadi milikku!" Ujar Laura dan pergi meninggalkan tempat itu.
...----------------...
Pagi hari Max sudah berada di depan apartemen Zoya dan memberikannya lagi sebuah gaun yang sangat cantik, membuat Zoya mengerutkan keningnya karena heran dengan kelakuan Max pagi ini.
"Ini untuk apa lagi?"
"Pakai ya, aku mau ajak dirimu ke sebuah acara! Kau akan menjadi putri disana,"
"Maksudnya?"
"Karena gak ada yang bisa mengalahkan kecantikan mu," ujar Max dengan manis.
"Sejak kapan kau sangat menjijikan gini Max, apa kau sakit?" Tanya Zoya.
"Apa kau tidak bisa bermanis denganku ha?" Ketus Max karena kesal.
"Haha, oke aku akan memakainya! Makasih Max,"
Max membentangkan tangan nya agar Zoya segera berhambur memeluknya tetapi Zoya tidak mengerti hingga harus Max yang menarik Zoya ke dalam dekapannya, Zoya terkejut dan ingin melepaskan nya namun tidak bisa.
"Kau harus menjadi princess ku malam ini, dan aku ingin menunjukkan ke dunia kalau kau adalah wanita paling berharga di dunia ini bagi seorang Max, dan kau harus percaya kalau aku akan selalu untukmu!"
Zoya menatap Max dengan senyuman yang indah.
"Apa kau mengerti, sayang?" Tanya Max.
Tidak tahu lagi seperti apa warna pipi Zoya saat itu, Zoya tidak dapat menjawabnya dengan perkataan dan hanya mengangguk kan kepalanya pertanda setuju.
Max menarik tengkuk lehernya dan melumatt lembut bibir Zoya lalu melepaskan nya dan mencium kening Zoya.
"Yaudah, aku mau pergi dulu ya!" Pamit Max dengan tersenyum dan langsung meninggalkan Zoya.
Zoya memegang bibirnya dan tersenyum, sedangkan di pojok ruangan ada seorang gadis yang sedang melihat mereka dengan perasaan kalang kabut.
"Iri? bilang," ujar Zoya mengejek dan tertawa.
"Dih, Zoya kau sungguh menjijikan! Awas aja kalau aku sudah selesai menseleksi semua lelaki yang mendaftar akan kubalas kau!" Ujar Khansa cemberut dan mendekat ke Zoya.
"Haha, Oh iya ini dia menyuruhku memakai gaun ini untuk acara nanti malam, emang ada acara apa ya?"
"Gak tau, pergi aja aku bahagia melihat kau bahagia seperti ini, selama kita berteman senyuman ini sangat jarang sekali kau tunjukan, dan sekarang kau selalu menunjukkan nya dengan sombong!"
"Apa Fayza sudah mengetahui nya?" Tanya Zoya lupa memberi tahu Fayza.
"Sudah kok, tadi aku yang kasih tau dia juga sangat senang kalau kau juga senang, dan asal kau tau Fayza dalam masalah!"
"Ha, masalah apa?" Tanya Zoya.
"Semenjak kejadian kita kemarin dia menyukai Saguna dan selalu kepikiran tentangnya, yang lebih parah saat Fayza mencoba menghubungi Saguna, Saguna malah mematikan teleponnya!"
"Serius? Fayza suka sama Saguna?"
"Benar, tapi dia selalu di cuekkin oleh nya hingga membuat Fayza selalu galau!"
"Bukannya Fayza akan dijodohkan ya?"
"Iya, kalau dia bisa mendapatkan orang yang dia sukai perjodohan itu akan dibatalkan!"
"Parah sih!" Ujar Zoya bingung.
"Yaudah itu nanti aja kita pikirkan, sekarang kau harus fokus sama acara nanti malam, oke?"
Zoya mengangguk dan berdiri ingin masuk ke dalam kamarnya.
...----------------...
Malam hari di sebuah acara penghargaan yang diberikan untuk Laura sebagai artis ternama dan terpopuler di tahun ini.
Zoya dan Max telah sampai dan keluar dari mobil dengan sangat elegan hingga para mata menuju pada mereka berdua, dan sangat terlihat kalau Zoya dan Max adalah pasangan serasi.
Zoya menggandeng lengan Max.
"Max, ini acara apa?"
"Penghargaan artis ternama!"
"Serius? Apakah dia sangat cantik?"
"Enggak, cantikkan dirimu!"
"Masa? Yaudah kau duluan aku mau ke toilet sebentar!"
"Jangan lama-lama ya!"
Zoya terus berjalan menuju toilet sedangkan Max melangkahkan kakinya ke dalam dan menunggu Zoya di dalam, saat dirinya ingin memasuki ruangan itu langkahnya terhenti karena Laura sedang menghalang jalannya.
"Akhirnya kau datang juga, Max!" Ujar Laura dengan tersenyum manis.
"Iya!"
"Kalau begitu mari masuk, kau duduk disebelah ku ya!" Pinta Laura.
Saat Laura ingin menggandeng tangan Max langsung di hempaskan oleh Zoya dan menatapnya tajam, Laura yang diperlakukan seperti itu terkejut dan menatap Zoya dengan tajam dan sinis.
"Tolong dijaga tangan nya, kalau tidak ingin berpindah tulang-tulangnya!" Ketus Zoya.
"Kau siapa berani berkata seperti itu padaku, ha?"
"Kenalin, Zoya!" Ujar Zoya mengulurkan tangannya.
"Juara satu ilmu bela diri tingkat dunia!"
Laura yang mendengar nya meneguk salivanya dengan susah payah dan tetap berusaha biasa-biasa aja dan tidak ingin membalas jabatan tangan Zoya.
"Aku artis ternama dan kau bisa aku keluarkan dari sini!" Ancam Laura.
"Apa kau kira aku takut dengan ancaman mu? Sekali kau berbuat skandal maka namamu akan hancur begitu saja!" Ujar Zoya dengan tersenyum.
"Berhenti mengganggu lelakiku kalau kau ingin hidup dengan tenang!" Ancam Zoya kembali.
Laura membelalakkan matanya dan menatap Max yang tidak bergeming dan membela dirinya dan hanya menatap datar ke arah depan seperti senang menyaksikan Laura di hina oleh Zoya.
"Apa kau kira aku tidak tahu kejadian tadi malam yang kau dengan sengaja menabrak, Max? Sepertinya membuang waktu bicara denganmu, semoga acaramu berjalan dengan baik ya dan selamat!" Ujar Zoya dengan seringai dan kembali menggandeng lengan Max.
Lalu mereka berdua berjalan memasuki ruangan sedangkan Laura sangat malu dan emosi melihat Zoya.
bersambung ...
Semoga suka dengan part ini, wah kemalaman ya up nya maaf author sangat sibuk hari iniπ bocoran part besok ya....
Besok adalah acara pernikahan Max dan Zoya ya mau ikut kondangan bisa datang aja ya
πππ€
jangan lupa dukungan nyaa yaa, berupa like, komentar, vote, hadiah, bintang 5.
salam sayang semuanya β€οΈ
dan author mau rekomendasi kan novel yang juga menarik nih!