King Mafia Vs Bad Girl

King Mafia Vs Bad Girl
Kedatangan Max



Zoya yang melihat Max tepat berada di hadapannya sungguh terkejut dan ingin melarikan diri namun belum sempat lari Max telah menarik tangan nya dan membawanya kedalam pelukannya. Zoya mematung saat Max memeluk nya erat namun tanpa sadar senyuman terbit di wajah Zoya.


Zoya ingin membalas tapi dia takut terlihat sudah memaafkan dirinya.


"Jangan pergi lagi!" Ujar Max dengan lembut di telinga Zoya.


Hati nya sungguh menghangat saat ini, Zoya membalas pelukan Max, lalu Max mengeratkan lagi pelukan nya.


"Max, kita berada di umum!" Ujar Zoya agar Max mau melepaskan nya.


Max langsung melepaskan pelukan nya dan menarik Zoya agar menaiki mobil nya dan membukakan pintu lalu kembali berlari menuju pintu mobil tempatnya agar bisa langsung masuk ke dalam mobil, Zoya sungguh seperti patung menyaksikan kegesitan Max hanya demi dirinya.


Setelah duduk Max langsung menatap Zoya dalam.


"Kenapa kau melakukan ini kepadaku?"


"Apa kau tidak memikirkan gimana perasaan ku, Zoya?"


Max menarik kembali tubuh Zoya dan mendekapnya, "Maafkan aku!"


Lagi dan lagi Zoya mematung karena tingkah konyol Max, seorang Max meminta maaf pada Zoya? Zoya serasa dirinya sedang berada di dalam mimpi dan tidak ingin bangun.


Max melepaskan pelukan nya menatap Zoya dalam-dalam.


"Max, apa aku mimpi?"


Max tidak habis pikir dengan tingkah Zoya dan langsung mendekatkan bibir nya ke bibir Zoya dan mengecup nya sekilas, dan ya Max kembali berhasil membuat Zoya mematung dengan wajah yang sudah seperti kepiting rebus, dan menatap Max dengan mata yang membulat.


"Apa kau masih tidak percaya?" Tanya Max dengan menyeringai.


Zoya menggeleng, dan Max menarik tekuk leher Zoya dan mendekatkan bibir nya dan langsung saja melumatt lembut bibir Zoya namun tidak ada reaksi dari Zoya sama sekali, Max terus melakukan aksinya.


Akhirnya Zoya tersadar dan mendorong tubuh Max, Max langsung menatap Zoya dengan tatapan yang tidak dapat di artikan.


"Kenapa kau ada disini? Bukankah kau yang bilang kalau aku ini hanya budakmu dan jangan berharap apapun padamu, kenapa kau mencariku sampai kesini?"


"Kau memang budakku, budak spesial!"


"Kau sangat tidak cocok seperti itu, Max!" Sungut Zoya.


Max langsung memegang kedua pipi Zoya lembut dan mengarahkannya pada dirinya dan melemparkan senyuman yang bahkan Zoya sendiri baru melihat senyuman indah itu ada di diri seorang Max.


"Maafkan aku, jangan pernah berusaha pergi meninggalkan ku!" Ujar Max lembut membuat Zoya luluh.


"Kalau kau tidak mau mendapatkan hukuman dariku!" Ketus Max.


Ternyata seorang Max tetaplah Max, batin Zoya.


"Maksud dari perkataan mu apa, Max?"


"Aku tidak mengerti!"


"Kau hanya milikku dan jangan pernah berharap untuk kabur lagi!" Ujar Max dan kembali mendekatkan bibirnya dan langsung melumatt bibir Zoya kembali dengan lembut.


Hingga membuat Zoya terpaku dengan kelembutan dan kehangatan yang diberi oleh Max, Zoya membalas lumattan Max dan itu berlangsung cukup lama.


Hingga akhirnya Zoya melepaskan nya.


"Max, sebenarnya tujuan mu datang kesini apa? Aku tidak ingin kembali ke Negara X hanya untuk menjadi budakmu kembali!"


"Kau tidak menjadi budakmu di Negara X Zoya!" Jawab Max lembut.


"Serius? Jadi tujuan mu apa?" Tanya Zoya kembali berharap kalau Max datang akan menyatakan perasaan nya.


"Aku akan membawamu ke Negara Y dan menjadi budakku hanya di Negera Y!" Ujar Max dengan tertawa.


Zoya langsung merubah raut wajahnya menjadi datar dan menghadap lurus ke depan.


"Ikut aku kembali ke negara Y yah?" Ajak Max.


"Kalau aku tidak mau?"


"Harus mau!"


"Kalau aku tetap tidak mau!"


"Maka aku akan memakai jalur pemaksaan!"


"Sama aja, kenapa mesti bertanya kalau akhirnya harus ikut,"


Kau hanya akan menjadi milikku, apa yang kau miliki disetiap inci tubuhmu adalah milikku dan aku akan membuat hak paten atas dirimu, batin Max dengan seringai.


"Apa ada yang mau kau bilang selain itu?" Tanya Zoya kembali berusaha agar Max menyatakan perasaan nya.


"Tidak, kau tinggal dimana?"


"Hufftt, gak jauh dari sini!"


"Tunjukkin arah nya!" Perintah Max.


"Lurus saja, di apartemen gold itu adalah tempatku!"


Max langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang dan sesekali melirik Zoya yang sedang melamun namun malah membuat dirinya gemas.


Tunggu aja sesampainya di negara Y langsung aku buat hak paten atas dirimu, batin Max.


Saat Max melihat apartemen gold langsung memberhentikan nya dan membantu Zoya keluar dari dalam mobil.


"Aku bisa sendiri Max, kenapa kau sangat berlebihan seperti ini?"


"Seorang budak Max tidak boleh terluka ataupun kelelahan!" Ujar nya datar.


Zoya memutar bola mata nya malas dan segera menuju apartemen nya membukanya dengan kartu akses.


"Aaaahh Zoya kau kenapa sangat lama sekali ha?" Ketus Khansa namun pandangannya menelisik ke arah lelaki yang bersama Zoya.


"MAX?" Teriak Khansa dan spontan menutup mulutnya.


Khansa langsung menatap Zoya dengan tatapan menagih penjelasan atas hadirnya lelaki disebelahnya itu. Max acuh dan langsung duduk di sofa meluruskan kakinya dan menatap mereka berdua dengan datar. Khansa menyerngit melihat tingkah lelaki itu dan kembali menatap Zoya.


"Oke fine, tadi aku gak sengaja bertemu dia! Aku gak tau alasan dia ada disini itu apa? Kalau kau ingin tau tanyalah padanya, akupun juga ingin tahu!" Ujar Zoya meninggalkan Khansa menuju dapur membuatkan minuman untuk Max.


Khansa mengejar Zoya seakan ingin protes, "Zoya ini gak benar, apa kau sudah lupa seharusnya gimana? Kalau dia kembali menyakitimu gimana?"


"Khansa dengerkan aku ya, aku juga tidak akan menerima dia dengan semudah itu! Aku yakin dia kesini ada urusan lain kalau hanya diriku tidak mungkin dia belain sampai seperti itu! Kau tahu sendiri dia seperti apa, bukan?"


"Hmm, kalau kau masih sangat mencintai nya aku tidak melarang tetapi jika dia berani menyakiti mu, maka akan ku hancurkan dirinya kayak sayur ini!" Ujar Khansa meremas sayuran sampai hancur.


"Haha, kau sangat berlebihan!" Ujar Zoya meninggalkan Khansa dan menghampiri Max untuk memberikannya minuman.


bersambung ...


Semoga suka dengan part ini 😬🥰❤️


Jangan lupa


like, komentar, vote, gift, bintang 5, favorit.


dan teruslah komentar karena komentar kalian buat author semangat, jika ada saran yang membangun boleh juga diselipkan dikomentar❤️


terimakasih all


love you❤️