King Mafia Vs Bad Girl

King Mafia Vs Bad Girl
Dimulai!



Zoya telah berdiri di tempat nya dan di depan nya telah ada wanita berasal dari Negara tetangga dan menatap Zoya dengan tajam namun hanya dibalas dengan senyuman oleh Zoya.


Pertandingan dimulai.


Mereka sama-sama memberi salam dengan membungkuk setelah itu langsung serangan tiba-tiba menuju pada Zoya, Zoya yang belum sepenuhnya mengumpulkan kekuatan langsung tercampak kebelakang beberapa langkah, tatapan Zoya langsung kedepan dengan tajam lalu berlari dan lompat tepat tendangan kuat menghantam dada lawan nya hingga tersungkur sangat jauh.


"Sialan!" Umpat wanita itu.


Zoya hanya tersenyum lalu kembali menyerang nya dengan pukulan kuat tepat di wajah lawan nya namun berhasil di tangkis sedangkan Zoya tidak mau melepaskan kesempatan begitu saja langsung menggunakan tangan satu nya untuk memukul kuat ke atas tangan lawan yang menahan pukulan nya dan kembali menyerang wajah nya.


Bughh...darah segar keluar dari sudut bibir lawan nya dan Zoya lagi dan lagi hanya tersenyum, semua memandang Zoya dengan kagum karena ketenangannya dan jurus nya yang keren, bahkan perwakilan asli dari negara Y meneguk saliva nya kuat melihat tim nya sangat kuat.


Hingga beberapa saat pertandingan telah selesai dan Zoya hanya terluka di sudut bibir nya mengeluarkan darah, sedangkan lawan nya tidak mampu bangkit lagi. Khansa dan Fayza berlari ke arah Zoya dan menghambur memeluk nya.


"Apa kubilang Zo ku sangat hebat, kau tranding topik tau di berbagai negara semua membicarakan dirimu!" Ujar Khansa menunjukan ponsel nya yang menampilkan Zoya di dalamnya.


Di lantai atas seorang lelaki sedang menatap kagum pada Zoya siapa lagi kalau bukan si mata merah, dia sangat kagum melihat wanita itu namun pikiran nya kembali menerawang kejadian tadi pagi saat dia berkata kasar pada Zoya.


Lalu mengacak rambut nya, Saguna yang melihat nya hanya menggeleng.


"Sudah ku bilang sebenernya kau suka pada wanita itu, tapi kau gengsi dan berakhir memaki nya tadi pagi! Untung saja Zoya bukan wanita yang mudah hancur hanya karena omongan pedas netizen!" Sungut Saguna.


"Jika kau menyesal di akhir sudah tidak berguna Max, kau pikirkan lagi baik-baik!" Ujar Saguna dan meninggalkan Max di atas sendiri dan turun menemui Zoya.


"Hai Zoya," sapa Saguna dari jauh.


"Saguna, kau disini juga?" Tanya Zoya.


Fayza yang melihat kedatangan Saguna merasa terpana dan kagum sampai tidak sadar dirinya terus menatap Saguna terus menerus.


"Iya, oh iya selamat ya, kau sangat hebat," ujar Saguna mengulurkan tangan nya.


Zoya membalasnya, "Terimakasih, hmm Max gak ada disini?"


"Sudah pulang mungkin," ujar Saguna berbohong.


Saguna melirik ke arah Fayza yang terus menatap nya membuat nya melambaikan tangan tepat di hadapan Fayza namun tetap tidak membuat Fayza berpaling.


"Kau kenapa?" Tanya Saguna.


"Iya, ganteng!" Jawab Fayza yang belum sadar juga.


Khansa yang melihat nya merasa malu dan mendorong tubuh Fayza agar sadar, dan menatap Saguna dengan tertawa malu karena ulah Fayza yang dibalas senyuman juga oleh Saguna, Saguna malah fokus ke Khansa yang terlihat lucu dan mengabaikan Fayza yang menatap nya.


"Hai, aku Fayza," ujar Fayza memperkenalkan diri.


"Saguna!"


"Aku Khansa sahabat Zo,"


"Zo?" Tanya Saguna.


"Zoya," jawab Khansa tersenyum.


"Oh, kalau begitu aku duluan ya, kalau kau juara satu akan mendapat hadiah dariku!" Ujar Saguna pada Zoya.


"Gak perlu hadiah kok," jawab Zoya datar karena pikiran nya sedang kacau mengarah pada Max.


Zoya melambaikan tangan nya begitupun dengan Khansa dan Fayza.


"Zo, itu siapa ganteng banget?" Tanya Fayza heboh.


"Itu Saguna teman nya Max!" Jawab Zoya datar.


"Oh, gak jadi kagum deh!" Ujar Fayza dan kembali memeluk Zoya.


"Jangan dipikirkan ya, kami disini!"


Akhirnya setelah menunggu beberapa saat pengumuman pemenang di beritahukan.


"Langsung saja, pemenang di pertandingan ini untuk tingkat wanita dengan skor tertinggi di menangkan oleh ANESKA ZOYA ZETANA asal negara Y!" Ucap pemimpin acara.


Zoya tidak fokus hingga tidak mendengar nama nya telah di sebut sedangkan disebelah nya Fayza dan Khansa sudah sangat heboh.


Lelaki di atas tersenyum mendengar nama wanita itu disebutkan dan langsung pergi dari tempat itu.


"Zo kau dipanggil!" Teriak Khansa mendorong tubuh Zoya.


Zoya kaget dan langsung berdiri, benar saja semua tatapan mengarah pada nya, lalu menatap Khansa dan Fayza bergantian untuk meyakinkan dirinya kalau dia beneran pemenangnya.


"ANESKA ZOYA ZETANA," ucap semua penguni di dalam nya dengan kuat dan terus menerus membuat Zoya sangat bahagia dan tersenyum dan berjalan menuju mimbar sang juara.


Semua menggunakan bahasa Inggris tidak ada yang menggunakan bahasa masing-masing, kecuali dengan rekan nya sendiri.


Zoya mengangguk dan menerima piala nya lalu mencium nya dan mengangkat nya dan melambai kearah Khansa dan Fayza dengan senyuman terbaik nya.


...----------------...


"Huffttt...capek banget!" Ujar Zoya.


"Khusus hari ini kami jadi tukang pijat Zoya," ujar Khansa dengan senang dan membawa piala Zoya.


"Bener ya?"


"Iya dong!" Jawab Fayza.


Mereka menuju parkiran dan melajukan mobil dengan Fayza yang menyetirnya karena Zoya sangat lelah dan mood nya kembali rusak mengingat kejadian pagi tadi. Sedangkan Fayza dan Khansa saling menatap dan bingung harus melakukan apa agar Zoya kembali seperti biasa dan melupakan lelaki itu.


Sampailah mereka di apartemen Zoya, dan Zoya langsung membersihkan dirinya dan mereka semua berkumpul di ruang keluarga menonton televisi yang sedang menyiarkan perlombaan tadi dan terlihat Zoya disitu dengan sangat menawan.


"Gila Zo, aura dirimu buat semua terpana!"


"Bener, aku aja tadi gak nyangka kalau itu kau hahaha!" Ujar Khansa tertawa.


Namun keadaan garing karena hanya Khansa yang tertawa sendiri membuat Zoya dan Fayza saling menatap dan menoyor kepala Khansa bersamaan.


"Aw!" Khansa langsung menatap kesal mereka berdua.


"Hmm, aku mau pergi dari negara ini lagian juga tugas ku disini sudah selesai, aku ingin menjauh dari siapapun dan mencari negara yang lebih menenangkan dari ini!" Ujar Zoya membuat mereka melototkan matanya menatap Zoya.


"Serius? Mau menjauh dari kami?"


"Emang kalian mau ikut?" Tanya Zoya.


"Mauu!" Jawab mereka serempak.


"Serius? Kalian mau?" Tanya Zoya tidak percaya.


"Iya, kami mau ikut berpetualang sama dirimu Zo, lagian aku bosan dinegara Y terus dan ketemu sama pak Budi," ujar Khansa.


"Tapi, kita mau kemana?" Tanya Fayza.


"Ke negara P, disana sangat terkenal dengan negara yang indah dan paling menenangkan untuk kita," jawab Zoya.


"Setujuuuu, aku sudah mendambakan sekali bisa pergi ke negara itu!" Jawab Khansa dengan senang.


"Oke, tapi kalian berdua duluan ya pergi, aku harus kembali ke negara Y terlebih dahulu karena ada yang harus aku selesaikan dulu pekerjaan nya, setelah itu aku cuti panjang nyusul kalian kesana," ujar Fayza.


Semua setuju dan mereka langsung istirahat agar besok bisa pergi dan meninggalkan negara ini dengan penuh kenangan baik dan buruk untuk Zoya. Sebenarnya Zoya tidak ingin pergi tapi untuk melupakan semua nya dia harus meninggalkan tempat yang membuat nya teringat akan semua.


...----------------...


Pagi hari pukul 08.00 mereka telah sampai di bandara, Zoya keluar dari dalam mobil dengan gaya khas nya memakai kacamata hitam begitupun dengan lain nya berjalan di samping kanan kiri Zoya dengan sangat elegan.


Ditempat lain Max sangat kesal karena bingung harus mengungkapkan perasaan nya dengan cara apa dan juga Zoya yang sedari tadi dihubungi tidak tersambung terus menerus membuat nya memutuskan untuk pergi ke apartemen Zoya.


"Mau kemana?" Tanya Saguna.


"Ke apartemen,"


"Mau ngapain lagi? Nyakitin dia lagi pakai mulut pedas mu itu, kalau kau belum bisa sadar dengan perasaan mu sendiri mending kau kembali tidur karena besok kita akan kembali ke negara Y untuk melakukan misi selanjutnya!" Ujar Saguna.


"Aku suka, aku menyukai nya sejak pertama kali! Apa kau puas ha?" Sungut Max.


"Baguslah, kejar sebelum terlambat!" Ujar Saguna meninggalkan Max dan tersenyum.


Sedangkan Max langsung mengambil kacamata hitam nya menuju mobil dan melajukan nya menuju apartemen Zoya.


Bersambung ...


Hai guys sesuai janji author, akhirnya hari ini bisa up sampai 3 episode semoga pada suka sama part ini, jika ada saran boleh diletak di komentar ❤️


Terimakasih sejauh ini banyak yang sudah mendukung karya ini, tetapi lagi dan lagi author mau terus meminta dukungannya, jangan lupa


vote, komentar, like, gift, bintang lima 🌹❤️


love you all