It'S Me Rianoval

It'S Me Rianoval
Eps 84



Tak butuh waktu lama bagi Rian yang tampak bahagia untuk sampai di rumah sakit. Dia segera turun dari mobil lalu membukakan pintu untuk Key.


"Sayang ayo dong, kok lo malah lemes gitu sih" Ucap Rian.


"Gimana gue gak lemes, lo tau gak sih kalau kemungkinan gue hamil" Ucap Key.


"Ya tau lah, makanya kita ke sini untuk periksa. Ayo ah buruan" Ucap Rian menarik tangan Key dan membawanya masuk ke dalam rumah sakit.


Saat mereka berdua duduk di kursi antrian. Key melihat ibu ibu yang tengah mengandung dengan perut besar mereka namun tampak di wajah mereka yang bahagia. Saat Key menoleh ke arah Rian, Rian juga tampak bahagia menatap pintu ruangan pemeriksaan.


"Lo bahagia banget sih" Ucap Key.


"Tentu saja gue bahagia Key, karena lo sedang mengandung anak gue. Gue makin gak sabar untuk melihat dia lahir" Ucap Rian tersenyum merekah.


"Tapi belum tentu gue hamil Rian" Ucap Key tertunduk sedih.


"Tapi kemungkinan besar lo hamil Key. Jangan murung begitu dong, nanti anak gue juga ikutan murung" Ucap Rian mengusap perut Key yang masih rata. Key mulai tersenyum dengan perlakuan Rian itu.


"Ya mungkin ini jalan kita untuk lebih dulu memiliki baby kecil" Ucap Key.


Cukup lama mereka berdua menunggu antrian, dan kini Key serta Rian sudah berada di ruang pemeriksaan.


"Selamat siang, nyonya Key ada yang di keluhkan?" Tanya Dokter.


"Saya tidak tau saat ini Key hamil atau tidak Dok karena kami belum melakukan tes. Tapi Key bilang di sudah telat datang bulan. Dan tadi pagi kepalanya terasa berat badanya lemas dan saat akan bangun, dia merasa mual" Jelas Rian.


"Menurut keluhan yang di jelaskan tuan Rian, mungkin nyonya Key tengah hamil sekarang. Untuk lebih jelasnya, kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi" Ucap Dokter.


"Suster, tolong bantu nyonya untuk berbaring di ranjang. Kita akan melakukan USG" Ucap Dokter.


"Baik Dokter. Mari nyonya" Ucap suster.


Key bangkit dari duduknya. Dia mengikuti arahan suster yang membawanya ke ranjang pemeriksaan.


"Dokter, apa saya boleh ikut masuk? Saya ingin melihatnya" Ucap Rian.


"Tentu saja tuan, mari" Jawab Dokter.


Rian pun segera bangkit dan berjalan mengikuti Dokter. Di ranjang dia melihat Key yang sudah berbaring dengan area perutnya yang terbuka.


"Saya kasih jel dulu ya" Ucap Dokter yang di jawab anggukan kepala oleh Key.


Setelah melumasi perut Key dengan Jel, kini Dokter mulai mengarahkan alat ke perut Key. Di layar, Rian melihat perut Key.


"Selamat tuan Rian, nyonya Key memang tengah mengandung saat ini. Ini calon anak anda, karena usianya yang masih 5 minggu jadi dia masih sekecil biji kelereng." Ucap Dokter.


"Titik kecil itu anak saya Dok?" Tanya Rian.


"Iya tuan, semakin usia kandungan nyonya bertambah, maka titik kecil inu akan perlahan tumbuh menjadi bayi kecil" Jelas Dokter.


Rian tampak tersenyum bahagia, dia meraih tangan Key dan mengecup punggung tangan Key penuh haru.


"Terima kasih sayang" Ucap Rian lirih.


Setelah berbincang bincang dengan Dokter mengenai kehamilan, Key dan Rian memutuskan untuk pulang. Rian tampak berseri seri memiliki foto hasil USG yang di lakukan Key tadi.


"Kenapa lo senyum senyum gitu?" Tanya Key heran.


"Gue gak nyangka kalau biji kelereng ini anak gue" Ucap Rian.


Key merampas foto itu lalu menyimpannya ke dalam tas.


"Kok di ambil sih Yang" Ucap Rian.


"Fokus nyetir, mau lo gak ketemu anak lo lagi sebelum dia lahir karena ulah papahnya yang tidak fokus" Ucap Key.


"Yang, bicaranya yang baik baik kenapa sih" Tegur Rian.


"Makanya fokus, nanti kalau di rumah lo bebas melihat dia sampai puas" Ucap Key.


"Iya iya" Jawab Rian pasrah.


Saat menunggu lampu merah berubah hijau, ponsel Rian berdering.


"Tolong ambil Yang" Pinta Rian. Key mengambil ponsel Rian dan melihat nama Noval yang kini tengah menghubungi Rian.


"Papah Yan" Ucap Key.


"Halo pah, ada apa?" Tanya Rian.


"Kamu ingat kan kalau pagi ini harusnya kamu ikut rapat, kenapa kamu gak datang? Papah tunggu kamu di rumah Sekarang" Ucap Noval.


"Tapi pah..."


"Gak ada tapi tapian Rian, cepat datang" Ucap Noval tegas.


"Iya, Rian akan pulang sekarang" Jawab Rian.


Rian menaruh ponselnya lalu dia menoleh ke arah Key.


"Kenapa lo menatap gue begitu?" Tanya Key.


"Sepertinya kita harus kasih tau kehamilan lo sama orang tua gue deh Key." Ucap Rian.


"Tapi papah kan belum setuju sama hubungan kita" Ucap Key.


"Walaupun gak setuju memang papah bisa apa? Toh lo juga sudah mengandung anak gue. Papah pasti akan terima lo lah. Lo gak usah khawatir Key, papah gak akan tega memisahkan kita kok" Jelas Rian.


"Tapi gue takut Yan" Ucap Key tertunduk sedih.


Rian meraih tangan Key, dia menggenggam erat tangan Key agar Key tidak merasa takut.


"Gue akan selalu ada buat lo Key, apapun yang terjadi" Ucap Rian. Key tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.


Setelah lampu berubah hijau, Rian kembali melajukan mobilnya. Namun kali ini mengarah ke rumah utama keluarganya.


Rian dan Key saat ini sudah berada di rumah utama Noval. Rian tampak tertunduk sejak tadi dan tentu saja hal itu membuat Noval dan Dara heran drngan sikap diam putranya itu.


"Kenapa kamu diam saja sejak tadi? Apa kamu membuat masalah hingga takut mengakuinya?" Tanya Noval.


Rian menoleh ke arah Key sekilas laku mengangguk pelan untuk menjawab pertanyaan papahnya itu.


"Ada apa Rian? Kamu sudah dewasa nak, kamu harus berani bertanggung jawab dengan apa yang sudah kamu lakukan" Ucap Dara.


"Sekarang mamah tanya sama kamu, kamu salah apa? Jujur sama kami" Ucap Dara lembut.


Rian mengeluarkan sebuah foto dri saku celananya. Dia menaruh foto itu ke atas meja yang ada di tengah tengah mereka.


Sebagai seorang wanita tentu saja Dara tau foto apa itu. Dia dengan cepat mengambil foto itu dan betapa terkejutnya ia saat melihat sehuah foto hasil USG yang menyatakan bahwa Key tengah hamil. Dara bangkti dari duduknya dan...


Plack


Tamparan keras Rian terima dari mamah tirinya itu.


"Mah, apa yang kamu lakukan? Rian hanya tidak datang ke perusahaan untuk rapat. Kenapa mamah malah menamparnya?" Tanya Noval.


💥💥💥


Hai hai hai...


Gimana seru nggak nih ceritanya.


Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.


Tips untuk jajan Authornya kakak, jangan lupa ya..😁


👍 Like


♥️ Favorit


💬 Komen


⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.


Selamat membaca ya kak


Terima kasih banyak


See you next part


😊😊😊🙏🙏🙏🙏