It'S Me Rianoval

It'S Me Rianoval
Eps 25



Mendengar hal itu, Ical segera mengambilkan kursi untuk Juli duduk. Juli duduk di kursi yang di ambilkan oleh Ical. Dia terus menatap ke arah Rian yang saat ini juga tengah menatap dirinya.


"Ini buat lo Rianoval. Maaf" Ucapnya lirih.


lagu 'Maaf' dari Jikustik:


Kau, menyisakan tangis


Pertengkaran semalam, Diantara kita


Kini, ku harus berdiri


Ditepian hati, Bimbang 'tuk memilih


Kau harus tahu, Dalam hatiku bergetar


Waktu ku tahu, Kau terluka saat aku...


Buatmu menangis, Buatmu bersedih


Inginku memelukmu, dan ucapkan maaf


Maafkan aku, Maafkan aku, Maafkan aku...


Aku, aku pun mencoba


'Tuk beri yang terbaik, Untuk kau miliki


Kini, Kau harus berdiri


Ditepian hati, Bimbang 'tuk memilih


Kau harus tahu, Dalam hatiku bergetar


Waktu ku tahu, Kau terluka saat aku...


Buatmu menangis, Buatmu bersedih


Inginku memelukmu, dan ucapkan maaf


Maafkan aku, Maafkan aku, Maafkan aku...


Tanpa Juli sadari, lagi lagi air matanya tumpah dan membasahi wajah cantiknya. Dia sampai menghentikan lagunya saat ia sudah tidak tahan dengan air matanya.


Rian yang sudah tidak tega dengan Juli pun segera menghampiri Juli. Ia menarik Juli ke dalam pelukannya dan sesekali mencium pucuk kepala Juli lembut.


Prok prok prok


Suara tepuk tangan dari seluruh anggota anak anak SMA Rajawali pun terdengar riuh. Bahkan banyak anak anak yang haru dengan apa yang sepasang kekasih itu lakukan.


"Jadi baper nih gue"


"Kak Juli sweet banget sih sama kak Rian"


"Juli, kita dukung hubungan kalian"


"Jangan pantang menyerah Juli Rian."


"Trabas terus tanpa ampun semua masalah"


"Kami mendukung mu RILI (Rian juLi)"


Sedangkan yang saat ini menjadi tontonan terus saling berpelukan. Juli saja masih menangis dalam pelukan Rian. "Lo mau sampai kapan menangis terus? Lo nggak malu di lihati banyak orang?" Tanya Rian.


"Karena malu, makanya gue nangis begok" Ucap Juli di dalam pelukan Rian. Rian terkekeh mendengar ucapan Juli. Dia mengambil gitar yang di pakai Juli tadi dan menyetahkannya pada Yoga.


Rian membawa Juli keluar dari anak anak lain. Dia tidak tega jika Juli semakin malu saat masih berada di sana. Tak lama Rian menghentikan langkahnya. Namun Juli masih saja menyembunyikan wajahnya di dalam pelukan Rian.


"Sudah jauh belum?" Tanya Juli lirih.


"Sudah. Ini mau pelukan terus atau giman nih?" Tanya Rian balik.


"Peluk saja terus. Gue kangen sama lo" Ucap Juli mendongakkan kepalanya menatap Rian.


Rian mengusap lembut mata Juli. Dia menghapus air mata Juli yang masih membasahi pipi gembulnya. " Kasihan ayangnya gue, jadi bengkak deh matanya, kebanyakan nangis sih" Ucap Rian lembut dan tersenyum hangat ke arah Juli.


"Maafin gue ya Yan, lagi lagi gue nyakitin lo. Gue bukan pacar yang baik buat lo" Ucap Juli tertunduk sedih.


"Hei, kok lo melo gini sih. Iya gue akan maafin lo kok. Sebanyak apapun lo nyakitin gue, gue akan tetap ada buat lo. Gue akan selalu ada di samping lo. Jadi jangan pernah lo nangis lagi seperti ini, karena saat lo nangis, hati gue sakit Juli" Ucap Rian lembut.


"Makasih ya Yan. Gue janji akan berusaha lebih keras lagi untuk mencintai lo" Ucap Juli semangat.


Cup


Juli berjinjit saat mencium bibir Rian tadi. Walaupun hanya menempel sebentar saja itu sudah membuat Rian terkejut dengan apa yang Juli lalukan barusan.


"Gue nggak akan membuat lo kecewa Rian" Ucap Juli tersenyum.


"Iya" Jawabnya mengangguk singkat dengan senyumannya yang merekah.


***


Beberapa hari telah berlalu.


Hari ini Juli kembali masuk sekolah seperti hari baisanya. Namun saat ia sedang memakai sepatu, dia teringat dengan ucapan Rian yang ingin kuliah di luar negri.


"Apa dia jadi pergi ya?" Gumannya.


"Argh, bodo amat lah. Nanti saja lah bicara sama dia langsung" Imbuhnya.


Juli segera menyelesaikan aktivitasnya. Dia beelari menuruni tangga dan langsung menuju ke luar rumah. Hari ini rumahnya tampak sepi senyap karena bik Marni ijin sakit. Sedangkan papinya, sedang ada kerjaan di luar kota.


Juli tampak tersenyum bahagia kala melihat mobilnya yang baru saja datang tadi malam. Mobil yang baru saja selesai di modif dengan bantuan Yoga dan Ical tentunya. Yah, walaupun dia harus rela menggelontorkan uang yang cukup banyak namun hal itu sepadan dengan hasil yang ia terima.


"Lala ku sayang, lo makin cantik tau nggak dengan modifan baru lo" Ucap Juli antusias.


"Ayo Lala ku sayang, kita belah kemacetan Jakarta" Ucap Juli samangat. Dia pun segera masuk ke dalam mobilnya. Dia mulai menyalakan mesin mobilnya dan dia kembali tersenyum kala mendengar suara mesin mobilnya yang terdengar lembut.


"Gue suka hasil kerjanya Yoga" Ucapnya. Juli mulai melajukan mobilnya untuk menuju ke sekolah. Hari ini Juli menolak untukdi jemput oleh Rian karena dia ingin mencoba mengendarai mobil miliknya sendiri.


Hanya butuh waktu kurang lebih 15 menit untuk Juli sampai ke sekolah. Saat mobilnya memasuki gerbang sekolah, semua mata tertuju pada mobil keluaran terbaru dengan cat putih serta modifikasi mobil yang cukup mencolok.


"Kerja keras kita berbuah manis bro" Ucap Ical menepuk bahu Yoga.


"Yoi bro. Gue nggak nyangka kalau kerja kita sebagus itu" Ucap Yoga.


Rian berjalan menghampiri mobil Juli yang saat ini berhenti tepat di sebelah mobilnya. Rian membukakan pintu mobil, lalu Juli keluar dan langsung memeluk erat tubuh Rian.


"Pagi ayangnya akuh" Ucap Juli manja.


"Geli gue lo bicara begitu" Ucap Rian.


"Iiih kamu kok gitu sih? Aku marah ah" Ucap Juli melepas pelukannya lalu berjalan menghampiri Yoga dan Ical.


"Merinding gue dia bicara aku kamu" Gerutu Rian. Rian ikut bergabung dengan kedua sahabatnya dan juga kekasihnya itu. Dia merangkul bahu Juli dan ikut nimbrung bersama mereka.


Tak lama bel tanda masuk terdengar nyaring di telinga seluruh murid SMA Rajawali. Rian, Juli dan kedua sahabatnya berjalab melewati lapangan basket untuk menuju ke kelas. Namun mereka semua terhenti kala Gilang menghadang langkah mereka.


💥💥💥


Hai hai hai...


Gimana seru nggak nih ceritanya.


Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.


Tips untuk jajan Authornya kakak, jangan lupa ya..😁


👍 Like


♥️ Favorit


💬 Komen


⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.


Selamat membaca ya kak


Terima kasih banyak


See you next part


😊😊😊🙏🙏🙏🙏


Selamat menunaikan ibadah Puasa


MARHABAN YA RAMADHAN


1444 H / 2023 M


Mohon Maaf Lahir Batin 🙏