It'S Me Rianoval

It'S Me Rianoval
Eps 36



2 tahun berlalu.


Saat ini Rian tengah mengejar mata kuliahnya di fakultas ternama di ibu kota. Dia tidak jadi kuliah di Australia karena ia masih sering datang ke makam Juli. Ruan rutin datang ke pemakaman seminggu satu kali. Dia di sana akan banyak bercerita pada Juli tentang kehidupannya di perkuliahan.


Walaupun sudah 2 tahun lebih Juli keninggal dunia. Tapi sampai saat ini Rian sama sekali tidak menjalin hubungan dengan gadis manapun. Banyak gadis yang datang silih berganti untuk mencoba mendapatkan hati Rian. Namun semua hal itu gagal mereka lakukan.


Saat ini Rian baru saja kaluar dari mobilnya. Lebih tepatnya mobil milik Juli yang dulu sempat di modifikasi oleh Yoga dan Ical. Dengan beberapa pertimbangan akhirnya pak Ari, papi Juli menyerahkan mobil kesayangan Juli pada Rian. Namun Rian tidak menerima begitu saja, dia membantu bisnis milik papi Juli sebagai balas budinya.


Rian berjalan ke arah makam dengan balutan celana jins yang di padukan dengan kaos hitam polos dan kemeja biru tua tanpa ia kancingkan. Kaca mata hitam juga bertengger di hidung mancung miliknya.


"Selamat sore sayang, maaf karena aku baru bisa datang sore ini. Hari ini aku ada kelas siang, jadi aku baru bisa datang sore ini." Ucap Rian.


"Oh iya, aku bawakan kamu bunga lagi untuk mengganti bunga yang kemarin. Kamu pasti senang kan? Harus dong kan aku bawa khusus buat kamu"


Rian sempat terdiam sejenak manatap nisan bertuliskan nama Juliana Maheswari. Dia mengusap lembut nisan tersebut dan kembali teringat akan kenangan kenangan yang ia miliki bersama Juli. Kenangan yang selamanya tidak akan pernah ia lupakan.


"Aku kangen sama kamu Juli. Aku ingin memeluk dan mencium kamu. Aku rindu dengan tawa kamu. Aku rindu dangan semua hal tentang kamu Juli" Ucap Rian lirih.


"Sakit Juli, sakit sekali mencintai seseorang yang sudah beda dunia. Tapi kamu nggak usah khawatir karena sampai kapan pun, aku akan tetap mencintai kamu Juli. Rasa Sayang ku ke kamu tidak akan berkurang sedikit pun." Ucap Rian tersenyum.


"Sudah terlalu sore, aku pulang dulu ya sayang. Aku akan datang lagi besuk. Selamat tinggal cinta ku" Ucapnya lembut.


Rian mulai berdiri. Dia menatap sekilas nisan Juli dengan senyumannya yang tampan. Dia berjalan keluar dari area pemakaman menuju ke parkiran mobilnya.


Rian mulai melajukan mobilnya ke arah apartemennya. Sejak Juli meninggal, Rian lebih memilih menyendiri di apartemen. Dia juga semakin pendiam dan penyendiri. Bahkan di tempat kuliahnya, dia hanya mekilik 1 teman. Karena Ical dan Yoga kuliah di luar negri.


"Bosen gue kalau langsung pulang, apa gue ke camp anak anak Death Devil saja ya" Guman Rian.


Rian mulai melajukan mobilnya ke arah camp Death Devil. Namun saat melewati jalan S, dia mendadak menginjak rem mobilnya.


"Anak SMA Rajawali tawuran" Ucapnya menatap seragam sekolah SMA Rajawali. Rian turun dari mobilnya kala melihat seorang gadis yang tersungkur di jalan karena pukulan dari lawannya.


Duack


Rian menendang pria yang akan menendang badan gadis itu.


"BERHENTI LO SEMUA" Teriak Rian yang mampu menghentikan tawuran itu.


"Kak Rian" Ucap salah seorang anggota Death Devil yang melihat kedatangan Rian.


Anak anak lawan SMA Rajawali kabur kala tau siapa orang yang kini ada di hadapannya.


"Bangun lo" Ucap Rian pada gadis yang masih tersungkur di jalan.


"Thanks ya kak, lo sudah bantu gue" Ucap gadis itu tersenyum dengan menepuk nepuk pantatnya yang kotor.


"Lo anggota Death Devil?" Tanya Rian dingin.


"Iya, lo tau geng gue kak?" Tanya gadis itu antusias.


"Woy anak setan. Lo nggak tau siapa dia?" Ucap salah satu anggotaDeath Devil.


"Enggak, memangnya siapa dia?" Tanya gadis itu lirih


"Dia pendiri sekaligus pemilik geng Death Devil begok" Ucapnya lagi.


Mendengar ucapan dari sahabatnya itu membuat sang gadis ternganga tidak percaya. Dia menatap Rian dengan tatapan takjub.


"Gue tunggu kalian di camp" Ucap Rian singkat. Rian berjalan ke arah mobilnya, dia mulai menyalakan mesin mobil dan mulai melajukan mobilnya ke arah camp Death Devil.


***


Saat ini Rian sudah sampai di camp Death Devil. Dia duduk di sofa dengan memangku salah satu kakinya. Dia menatap ketua dan wakil ketua Death Devil yang baru.


"Jelasin ke gue? Kanapa dia bisa ikut dalam tawuran itu?" Tanya Rian menatap ke arah gadis yang ia tolong tadi.


Ikbal Isander adalah pemimpin ke 3 dari Death Devil. Walaupun begitu dia tau betul siapa Rianoval karena Rian sering datang ke camp untuk memantau para penerusnya. Dia tidak mau geng Death Devil membuat ulah dan mencemarkan nama baiknya.


"Siapa nama lo?" Tanya Rian menatap sang gadis.


"Gue Key Lanakila bang" Jawab gadis yang di tolong oleh Rian tadi.


"Lo tau kan kalau apa yang lo lakukan itu sangat bahaya. Apa gue lihat bela diri lo jauh di atas rata rata. Lo mau mati di sana" Ucap Rian tegas.


Mendengar ucapan Rian membuat Key mendongakkan kepalanya. Dia menatap Rian tidak percaya. Dia tidak percaya kalau Rian akan bicara seperti itu ke dirinya.


"Lo menghina gue bang?" Tanya Key marah.


"Key, hentikan bacotan lo" Ucap Ikbal tegas.


"Tapi dia sudah menghina kemampuan gue kak, gue nggak terima" Ucapnya marah.


"Tapi apa yang di ucapkan bang Rian betul Key, lo masih harus mengasah bela diri lo kalau lo mau terjun ke lapangan" Ucap Kennet, Kennet adalah wakil Ikbal.


"Ck, gue pulang" Ucap Key bangkit dari duduknya.


"Jadi seperti ini anggota Death Devil yang baru? Memalukan" Ucap Rian tersenyum sinis.


"Mau lo apa sih bang? Kalau lo nggak suka sama gue, bilang. Jangan menyindir kayak cewek" Ucap Key marah.


Rian bangkit dari duduknya, dia berjalan ke arah Key dan menatap tajam ke arah Key. Key sedikit mendongakkan kepalanya katena Rian lebih tinggi darinya.


"Anggota Death Devil nggak ada yang baperan kayak lo. Kalau lo masih bersikap kekanakan, lebih baik lo cabut dari Death Devil. Karena sikap lo ini membuat gue malu sebagai pendiri Death Devil yang sudah terkenal di ibu kota ini" Ucap Rian penuh penekanan.


💥💥💥


Hai hai hai...


Gimana seru nggak nih ceritanya.


Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.


Tips untuk jajan Authornya kakak, jangan lupa ya..😁


👍 Like


♥️ Favorit


💬 Komen


⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.


Selamat membaca ya kak


Terima kasih banyak


See you next part


😊😊😊🙏🙏🙏🙏


Selamat menunaikan ibadah Puasa


MARHABAN YA RAMADHAN


1444 H / 2023 M


Mohon Maaf Lahir Batin 🙏