It'S Me Rianoval

It'S Me Rianoval
Eps 82



"Iya mah, hati hati ya mah" Ucap Key.


"Iya sayang, mamah pulang dulu ya" Ucap Dara mengusap wajah Key dan beralih menepuk bahu Rian.


Setelah kepergian Dara, Rian duduk tertunduk di sofa. Sedangkan Key memilih mengambil air minum di lemari pendingin.


Brack


Rian terlonjak kaget saat Key menaruh gelas air putihnya di meja dengan sangat kencang.


Key melepas jaket yang ia kenakan, dia berjalan dan berdiri di depan Rian.


"Key maafin gue" Pinta Rian.


"Buat gue jadi milik lo Rian, agar lo bisa percaya sama perasaan gue ke lo" Ucap Key.


"Key..."


"Kenapa? Bukan kah ini yang lo mau?" Ucap Key.


"Gue gak munafik Key, gue memang menginginkan lo. Gue menginginkan tubuh lo karena gue pria normal. Tapi gue gak mau melakukan ini hanya untuk pembuktian saja" Ucap Rian tegas.


Tanpa membalas ucapan Rian, Key mulai membuka kaos hitam yang ia kenakan dan kini ia hanya memakai bra di depan Rian.


Rian menghela nafasnya. Saat melihat tubuh Key yang terpampang jelas di hadapannya, tentu saja dia mulai terpancing.


"Jangan menyesal dengan apa yang akan gue lakukan ke lo Key" Ucap Rian.


Rian menarik tangan Key dan menjatuhkan Key ke atas sofa. Dia memandang wajah Key yang tampak datar lalu turun ke bagian tubuh indah lainnya.


"Maafin gue Key. Gue melakukan kebodohan yang terus berulang hingga membuat lo terluka berkali kali. Gue sangat mencintai lo Key, sebab itu gue gak mau lo dengan pria lain. Gue takut Key, gue cemburu. Maafin gue Key" Ucap Rian sambil mengusap lembut wajah Key.


"Lakukan Rian, lakukan agar tidak ada pertengkaran lagi di antara kita. Gue sudah lelah dengan pertengkaran ini. Gue mau kita hidup tenang dengan perasaan yang pasti" Ucap Key mengalungkan kedua tangannya ke leher Rian.


Perlahan Rian mendekatkan wajahnya di wajah Key. Dia mulai mencium dan ******* bibir Key dengan lembut. Sebelah tangan Rian mulai memberikan sentuhan sentuhan halus di tubuh Key yang membuat Key masuk ke dalam permainannya.


Ketika Key sudah mulai melengkuh dengan sentuhan yang di berikan oleh Rian, Rian tersenyum di balik ciumannya bersama Key.


"Kita pindah ke kamar" Bisik Rian di telinga Key. Rian menggendong Key masuk ke dalam kamar mereka. Rian kembali memulai aksinya untuk memiliki Key seutuhnya.


"Lo milik gue sekarang Key" Ucap Rian menciumi seluruh wajah Key. Key yang sudah mulai lemas hanya mampu menikmati semua perlakuan yang di berikan Rian padanya.


Akhirnya dengan oenuh perjuangan, kini Rian sudah berhasil melakukan penyatuannya dengan Key. Key tampak lemas di bawah kungkungan Rian yang berkeringat hasil dari olah raganya siang ini.


"Sudah Uan, gue capek" Ucap Key lemas.


"Iya, sini gue mau peluk lo" Ucap Rian.


"Ogah ah, badan lo lengket semua" Tolak Key.


"Gue berkeringat juga buat menyenangkan lo Key" Ucap Rian.


"Iih, apaan. Sudah sana mandi dulu" Ucap Key mendorong Rian menjauh darinya.


"Kejam banget sih lo" Gerutu Rian yang segera turun dari ranjang untuk menuju ke kamar mandi.


Key yang kelelahan, memilih menarik selimut dan komposisikan dirinya dengan nyaman.


"Tidur enak kali ya" Ucap Key. Key mulai menutup matanya. Karena kelelahan, tak butuh waktu lama bagi Key untuk masuk ke dalam alam mimpi.


Tak lama Rian keluar dari kamar mandi, dia segera menghampiri Key namun dia kembali kecewa saat melihat Key yang tertidur pulas. Namun kekecewaannya itu terbayar lunas saat melihat wajah cantik Key dan melihat beberapa tanda yang ia tinggalkan di bagian tubuh Key.


"Sekarang lo milik gue Key. Berani lo berulah, gue akan tabur benih di rahim lo agar lo gak bisa lepas dari gue untuk selamanya" Ucap Rian sambil menyusupkan anak rambut yang menutupi wajah cantik Key.


Hari berikutnya.


Hari ini Rian akan mendaftar untuk melanjutkan ke S2 di kampus yang sama. Pagi ini juga Key ada kelas. Mereka berdua yang sudah siap dengan pakaian rapinya memilih untuk segera berjalan keluar dari apartemen.


"Ada berapa kelas lo hari ini?" Tanya Rian saat mereka ada di dalam lift.


"Sorenya gue gak bisa antar lo karena gue harus ke perusahaan papah. Lo bawa mobil saja sendiri" Ucap Rian.


"Bawa motor boleh gak?" Tanya Key bergelayut manja di lengan Rian.


"Enggak" Jawab Rian tegas yang membuat Key melepaskan tangan Rian dan memperlihatkan wajahnya yang cemberut.


"Bahaya Key, di luaran sana gak menutup kemungkinan yang masih mengenali motor gue. Dulu gue punya banyak musuh Key. Gue gak mau kalau lo sampai kenapa kenapa" Jelas Rian.


"Iya deh iya, gue bawa mobil" Jawab Key cemberut.


"Kalau lo mau kita bisa beli motor nanti pulang dari kampus" Ucap Rian.


"Hah, serius?" Tanya Key antusias.


"Iya, tapi nanti gue ijin sama papah dulu" Jawab Rian.


"Eh gak usah deh, gue gak enak sama papah. Gue kan orang luar tapi sudah menyusahkan keluarga lo" Ucap Key.


"Ya sudah, sementara lo bawa mobil saja dulu" Ucap Rian.


"Ok" Jawab Key tersenyum.


Kini Rian dan Key sudah berada di dalam mobil untuk pergi ke kampus. Tanpa mereka sadari ternyata ada Ikbal yang baru saja datang untuk menemui Key. Namun dia mengurungkannya karena melihat Key yang sudah baik baik saja dan sudah tampak bahagia kembali dengan Rian.


"Bagus deh kalau lo sudah baikan sama Rian. Semoga saja lo akan terus tersenyum seperti itu Key" Ucap Ikbal yang merasa lega.


Tak butuh waktu lama bagi Rian dan Key untuk sampai di kampus. Mereka berdua turun dari mobil bersama.


"Belum masuk kan? Makan dulu yuk" Ucap Rian.


"Boleh, gue ajak Luna juga ya?" Pinta Key.


"Terserah lo mau ajak siapa pun" Jawab Rian bersandar pada mobilnya menatap Key yang kegirangan mengirim pesan pada sang sahabat.


"Sudah yuk, Luna sudah di kantin katanya" Ucap Key.


Tanpa menjawab, Rian merangkul bahu Key dan mereka pun berjalan menuju ke arah kantin kampus.


Rian dan Key menghampiri Luna yang tengah bermain ponsel di meja yang ada di sudut kantin.


"Wih, ada cewek cantik sendirian nih" Goda Key.


💥💥💥


Hai hai hai...


Gimana seru nggak nih ceritanya.


Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.


Tips untuk jajan Authornya kakak, jangan lupa ya..😁


👍 Like


♥️ Favorit


💬 Komen


⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.


Selamat membaca ya kak


Terima kasih banyak


See you next part


😊😊😊🙏🙏🙏🙏