It'S Me Rianoval

It'S Me Rianoval
Eps 64



"Gue gak ijinin lo untuk pergi bawa motor gue" Ucap Rian.


"Motor gue anj***g. Minggir lo, mau gue bakar nih motor" Ucap Key.


Karena tidak bisa di ajak bicara baik baik, Rian mengambil kunci motornya. Key mencoba kembali merebut kunci dari tangan Rian namun Rian segera memasukkan kunci motornya itu ke dalam celananya.


"Ambil kalau lo memang berani pergi" Ucap Rian.


Key kembali melepas helmnya dan membantingnya tepat di depan Rian. Nafasnya yang tidak teratur menandakan bahwa amarahnya telah meledak saat ini.


"Lo kenapa? Ada masalah?" Tanya Rian lembut.


"Kembalikan kuncinya Rian" Ucap Key menekan suaranya.


"Kita bicara dulu, baru gue akan kasih kuncinya ke lo" Ucap Rian.


"Yan, gue gak mau ribut sama lo. Emosi gue gak setabil sekarang" Ucap Key.


Rian merentangakan kedua tangannya lebar lebar.


"Sini, siapa tau dengan pelukan gue bisa sedikit meredakan amarah lo" Ucap Rian. Key menghela nafas lalu dia pun memeluk erat tubuh Rian. Begitu pun juga dengan Rian yang memeluk erat tubuh Key.


"Ada apa?" Tanya Rian lembut.


"Gue kalah balapan" Jawab Key lirih.


Mendengar kata balapan dari mukut Key, Rian langsung melepaskan pelukannya. Dia menatap tajam pada Key yang kini juga menatapnya.


"Lo tadi balapan?" Tanya Rian yang di jawab anggukan kepala oleh Key.


"Key lo gila ya" Bentak Rian.


"Lo ngebentak gue lagi" Ucap Key yang meninggikan nada bicaranya.


"Iya. Sekarang gue yang marah sama lo. Gue kasih ijin lo untuk bawa motor gue. Tapi enggak untuk balapan Key. Motor ini banyak yang mengenali, lo akan dalam bahaya jika memakainya untuk balapan. Lagian tadi kan lo bilang kalau mau ke markas. Kenapa malah balapan?" Ucap Rian marah.


Key terdiam saat Rian marah padanya karena dia sadar akan kesalahannya. Melihat Key yang terdiam tertunduk, Rian menghela nafas panjangnya. Dia meraih kedua tangan Key lalu menggenggamnya.


"Maaf Key karena gue membentak lo. Gue hanya takut Key. Gue takut terjadi apa apa sama lo" Ucap Rian. Key mendongakkan kepalanya menatap kedua mata Rian yang sendu.


"Maaf ya, mungkin karena gue gak ijin sama lo jadi gue kalah balapan" Ucap Key.


"Key..." Tegur Rian.


"Hehehe, bercanda kok. Iya gue ngaku salah. Gue gak akan begitu lagi kok, gue janji" Ucap Key tersenyum.


"Gue pegang janji lo. Awas saja kalau berani ingkar" Ucap Rian.


"Gak akan" Jawab Key memeluk perut Rian. Rian membalas pelukan Key dan sesekali dia mencium pucuk kepala Key penuh kasih.


Diana melihat dan mendengar semua percakapan Key dan Rian. Wajahnya datar tanpa ekspresi saat melihat keharmonisan sepasang kekasih itu. Entah apa yang kini ada di kepalanya.


****


Hari berikutnya.


Key tengah sibuk membuat roti bakar untuk menu sarapannya pagi ini. Rian yang baru selesai mandi dan kini dia sudah siap dengan kemeja serta jas hitam yang melekat di tubuhnya.


"Wiiih, cakep bener pacar gue" Ucap Key.


"Apaan sih lo Key, gak usah lebay deh lo. Sarapan apa nih kita pagi ini?" Tanya Rian duduk di kursi meja makan.


"Gue bangun kesiangan, jadi gue hanya masak roti bakar saja. Maaf ya" Ucap Key sedih.


"Gak masalah, tapi lo harus ganti rugi" Ucap Rian.


"Ganti rugi? Ganti rugi apa?" Tanya Key bingung.


"Kemarin gue minta untuk itu sama lo. Gara gara lo marah gak jelas, kita gak jadi melakukannya. Jadi gue akan tagih malam ini" Ucap Rian.


"Enggak, gue gak mau Yan" Ucap Key.


"Kenapa? Kan lo bilang setuju kemarin" Ucap Rian.


"Gue belum siap Yan, maaf" Ucap Key tertunduk sedih.


Rian mulai paham dengan apa yang di rasakan Key saat ini. Eajar jika Key takut dan khawatir karena saat ini dia masih sekolah.


"Baik lah, gue akan tunggu sampai lo siap." Ucap Rian. Key langsung tersenyum merekah dengan jawaban Rian. Dia menghanpiri Rian lalu mencium pipinya.


Tepat jam 8 pagi, Key sudah sampai di sekolah. Kali ini dia datang ke sekolah dengan memakai mobil Rian.


"Wih, mobil baru nih" Ucap Melody yang tengah asik berpacaran dengan Theo di parkiran.


"Iya dong, punya pacar kaya harus di manfaatkan" Jawab Key.


"Iya lah, pacarnya saja sudah mulai bucin gitu. Ya kali gak bermanfaat" Sahut Theo.


"Berisik lo" Ucap Key.


Di saat bersamaan Ikbal yang memboncengkan Luna dan Kennet yang memboncengkan Yuki sampai di sekolah bersamaan. Key memutar bola matanya malas saat melihat kedatangan Ikbal.


"Gue ke kelas dulu" Ucap Key pada Melody.


"Eh, gak barengan saja" Ucap Melody.


"Gak" Jawab Key singkat. Key menatap Ikbal sekilas lalu dia berjalan menuju ke gedung kelasnya.


Luna heran dengan sikap Key yang tidak seperti biasanya. Key yang selalu ingin di manja oleh Ikbal kini membuang muka dari Ikbal bahkan dia tampak marah pada Ikbal.


"Key kenapa?" Tanya Luna. Namun tak ada yang menjawab pertanyaan dari Luna barusan. Theo dan Kennet hanya menatap Ikbal sekilas tanpa membuka suara sedikitpun.


"Yang, lo tau Key kenapa?" Tanya Luna.


"Gue habis menegur dia semalam" Jawab Ikbal.


"Sudah gue duga." Ucap Luna melanglah pergi menuju ke gedung kelasnya.


Ikbal menatap kepergian kekasihnya itu dengan sedih. Dia sudah tau apa yang harus dia lakukan agar kekasihnya itu tidak mendiamkan dirinya.


"Mau ke mana?" Tanya Theo.


"Kelas" Jawab Ikbal berjalan menuju ke arah gedung kelasnya juga.


Kennet, Theo, Yuki dan Melody juga berjalan mengikuti Ikbal ke kelas. Saat sampai di depan kelas Luna, Ikbal melihat Luna yang tengah asik bergurau dengan teman sekelasnya. Namun wajahnya seketika masam saat tatapannya bertemu dengan tatapan Ikbal.


"Makanya jangan membuat masalah sama Key. Lo tau sendiri kalai Luna sangat memanjakan Key. Lo malah membuat masalah sama tuh anak" Ucap Theo.


"Gue begitu juga demi kebaikan dia" Ucap Ikbal.


"Gue tau maksud lo baik, tapi cara penyampaian lo yang salah" Sahut Kennet.


"Sudah yuk balik ke kelas" Ucap Kennet menepuk bahu Ikbal.


"Gue antar Melody dulu ke kelasnya" Ucap Theo.


"Kelasnya juga akan kita lewati dodol" Ucap Kennet mendorong kepala Theo.


"Oh iya, gue lupa" Ucap Theo tertawa.


Melody dan Yuki tersenyum melihat tingkah Theo dan Kennet yang terus berulah satu sama lain.


💥💥💥


Hai hai hai...


Gimana seru nggak nih ceritanya.


Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.


Tips untuk jajan Authornya kakak, jangan lupa ya..😁


👍 Like


♥️ Favorit


💬 Komen


⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.


Selamat membaca ya kak


Terima kasih banyak


See you next part


😊😊😊🙏🙏🙏🙏