It'S Me Rianoval

It'S Me Rianoval
Eps 37



Rian bangkit dari duduknya, dia berjalan ke arah Key dan menatap tajam ke arah Key. Key sedikit mendongakkan kepalanya katena Rian lebih tinggi darinya.


"Anggota Death Devil nggak ada yang baperan kayak lo. Kalau lo masih bersikap kekanakan, lebih baik lo cabut dari Death Devil. Karena sikap lo ini membuat gue malu sebagai pendiri Death Devil yang sudah terkenal di ibu kota ini" Ucap Rian penuh penekanan.


"Gue akan buktikan ke lo bang, kalau gue layak untuk berada di geng ini. Gue akan buktikan kalau gue akan jauh lebih baik dan membuat lo terkesan sama gue" Ucap Key penuh keyakinan.


"3 bulan, gue akan datang ke sini setiap bulan dan gue akan lihat seberapa pantas lo untuk menjadi anggota Death Devil" Ucap Rian tegas.


Rian berbalik untuk mengambil jaket dan kunci mobilnya. Dia sempat menatap tajam ke arah Key kala ia melewati Key.


"Arght, sialan tuh cowok" Umpat Key marah.


"Tenang Key, gue yakin kalau lo pasti bisa buktikan apa yang lo ucapkan tadi" Ucap Kennet menepuk bahu Key.


"Key, balik. Gue ada janji sama Luna" Ucap Ikbal berjalan keluar dari camp.


Key menghela nafas panjangnya. Dia berjalan keluar mengikuti Ikbal. Dia tidak membawa motor kali ini jadi lah dia nebeng sama Ikbal.


"Antar gue ke bengkel saja kak, gue mau ambil motor gue" Ucap Key.


"Hem" Jawab Ikbal singkat.


Ikbal mulai melajukan motornya ke arah bengkel tampat Key menaruh motornya untuk di perbaiki. "Lo tadi nggak terluka parah kan Key?" Tanya Ikbal.


"Nggak kok kak, lo tenang saja" Jawab Key.


"Besuk besuk kalau ada penyerangan lebih baik lo nggak usah ikut dulu. Gue takut kalau lo kenapa kenapa." Ucap Ikbal.


"Kok gitu sih kak, lo nggak percaya sama kemampuan gue?" Tanya Key marah.


"Bukan begitu Key, gue takut kalau gue nggak bisa fokus jaga lo. Dan benar kata bang Rian, kemampuanlo itu butuh di asah lagi. Karena gue dan Kennet tidak bisa jaga lo setiap saat" Jelas Ikbal.


"Iya deh iya, gue akan asah lagi kemampuan gue" Jawab Key mengalah.


Tak lama Ikbal dan Key sudah sampai di bengkel. Key turun dari motor Ikbal. "Gue langsung ya, lo hati hati kalau pulang. Jaket lo di simpan saja biar nggak di serang" Ucap Ikbal.


"Siap pak bos" Jawab Key hormat bendera pada Ikbal.


Ikbal kembali melajukan motornya pergi ke arah lain. Sedangkan Key masuk ke dalam bengkel untuk mengambil motor scoppynya yang beberapa hari yang lalu ia bengkelkan.


"Bang, gue mau ambil popy gue" Teriak Key dari depan bengkel.


"Lo kebiasaan Key, kalau datang teriak teriak mulu. Nggak sakit apa genggorokan lo" Ucap pemilik bengkel.


"Hehehehe, biar rame aja bang. Gimana popy gue, sudah rebes kan?" Tanya Key.


"Sudah, noh di dalam ambil saja sendiri. Gue masih ada kerjaan nih" Ucap pemilik bengkel.


"Ok bang, gue transfer saja ya uangnya" Ucap Key.


"Siap"


Key berjalan ke dalam bengkel. Dia memgambil motor kesayangannya itu. Dia mengusap lembut motornya lalu mulai menghidupkan mesin motornya.


"Wah si popy makin nyaman nih lo" Ucap Key. Key mulai melajukan motornya keluar dari bengkel. Ia sempat menekan bel motornya kala ia keluar dari bengkel.


Di tempat lain, Rian yang baru saja sampai di rumah. Melihat papahnya bersama seorang wanita yang beberapa bulan ini sering datang ke rumahnya. Rian pulang ke rumah kali ini atas permintaan papahnya.


"Dari mana saja kamu Rian? Kenapa jam segini baru pulang?" Tanya Noval.


"Dari Camp pah" Jawab Rian menjatuhkan dirinya di atas sofa single.


"Rian, malam ini tente mau ajak kamu makan malam di rumah tante. Kamu mau kan?" Tanya wanita yang saat ini berada di samping papahnya.


"Kalian mau menikah?" Tanya Rian datar.


"Rencananya begitu, papah mau minta restu kamu dulu" Jawab Noval.


"Silahkan, asal kalian bahagia aku tidak masalah" Jawab Rian.


"Terima kasih Rian" Ucap wanita yang akan menjadi mamah sambungnya sebentar lagi.


"Kalau begitu aku naik dulu mau istirahat. Nanti malam jam berapa makan malamnya?" Tanya Rian santai.


"Jam 7 malam" Jawab wanita itu.


Setelah kepergian Rian, Noval menggenggam tangan wanitanya yang bernama Dara. "Sekarang hubungan kita bisa menuju ke hubungan yang resmi Dara. Aku sangat bahagia sekali" Ucap Noval mencium punggungtangan Dara.


"Iya mas, semoga anak anak kita akur ya mas" Ucap Dara.


"Aku yakin Rian pasti akan akur dengan anak kamu Dara. Rian anaknya humble kok" Ucap Noval.


"Iya mas" Jawab Dara tersenyum.


Di dalam kamar, Rian merebahkan dirinya di atas ranjang king sizenya. Dia menatao langit langit kamar dengan tatapan teduh. Di saat ia sendiri seperti ini, ia akan teringat kembali pada Juli.


"Aku sangat merindukan kamu Juli. Mencintai kamu adalah cinta paling berat dalam hidupku. Cinta ku yang harus terhalang dengan garis tegas dari Tuhan. Cinta beda dunia yang membuatku tersiksa" Gumannya.


Tring tring tring


Rian bangkit dari ranjangnya, dia berjalan ke arah nakas yang ada di samping meja belajarnya.


"Cia, ngapain dia menghubungi gue?" Gerutu Rian.


"Halo Ci, ada apa?" Tanya Rian setelah ia mengangkat telfon dari Cia.


"Yan, mobil gue mogok nih. Lo bisa nggak jemput gue" Pinta Cia.


"Lo di mana sekarang?" Tanya Rian mengambil jaket dan kunci mobilnya.


"Gue di jalan X. Gue tunggu lo di kafe ya" Ucap Cia.


"Ok, gue ke sana sekarang" Jawab Rian singkat. Rian keluar dari kamarnya.


"Mau ke mana Rian?" Tanya Dara saat Dara baru keluar dari dapur untuk membuatkan kopi Noval.


"Mau keluar sebentar tan, tolong bilang ke papah" Jawab Rian yang di jawab anggukan kepala oleh Dara.


Rian mulai melajukan mobilnya ke arah jalan X untuk menemui Cia. Dia dan Cia memang satu fakultas. Bahkan mereka sering bertemu saat dk kampus walaupun mereka tidak satu jurusan yang sama tentunya.


"Sorry lama" Ucap Rian yang baru saja sampai di kafe jalan X. Di mana Cia saat ini berada.


"Nggak papa kok, sorry ya gue ganggu lo" Ucap Cia.


"Enggak kok. Ayo gue antar lo pulang, gue ada urusan lagi setelah ini" Ucap Rian bangkit dari duduknya. Namun saat ia akan melangkah pergi, Cia mencekal tangan Rian.


💥💥💥


Hai hai hai...


Gimana seru nggak nih ceritanya.


Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.


Tips untuk jajan Authornya kakak, jangan lupa ya..😁


👍 Like


♥️ Favorit


💬 Komen


⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.


Selamat membaca ya kak


Terima kasih banyak


See you next part


😊😊😊🙏🙏🙏🙏


Selamat menunaikan ibadah Puasa


MARHABAN YA RAMADHAN


1444 H / 2023 M


Mohon Maaf Lahir Batin 🙏