
Melody adalah sahabat wanita Key satu satunya. Hanya Melody saja yang membuatnya nyaman. Karena dia sudah sering berganti ganti teman wanita, namun kebanyakan dari mereka munafik dan itu hal yang paling Key benci.
"Gue bangun kesiangan Mel, ya sorry" Ucap Key santai.
Key dan Melody berjalan ke arah gedung sekolah. Saat akan masuk ke dalam kelas, mereka melihat Ikbal, Kennet dan Teo. Mereka bertiga adalah anggota inti dalam Death Devil, termasuk Key juga sih. Namun untuk Melody tidak. Karena Key melarang Melody untuk ikut dalam geng tersebut.
"Ikbal" Teriak Key dan Melody bersamaan.
Mendengar teriakan Key dan Melody, Ikbal hanya menghela nafas panjang. Dia kulai memasang badan karena saat ini kedua gadis itu sudah berlari ke arahnya.
Namun bukannya mendapatkan Ikbal, mereka mengerem mendadak lari mereka kala melihat Luna yang memasang badan di depantubuh Ikbal.
Bruck
Kedua gadis itu jatuh dengan pantat mereka lebih dulu. Mereka cemberut saat melihat ketiga inti Death Devil itu tertawa termasuk dengan Luna.
"Hahahaha, makanya jangan asal nyosor lo" Ucap Luna tertawa lepas. "Ayo sayang, kita pergi" Ucap Luna memeluk lengan kekar Ikbal.
Ya, Luna adalah kekasih Ikbal sejak dia duduk di kelas X. Hubungan mereka selalu terlihat harmonis. Walaupun Luna tau kalau Key dan Melody selalu bergekayut manja pada kekasihnya itu. Tapi dia tidak ambil pusing karena dia tau yang Ikbal cintai hanya lah dirinya.
"Lagian kalian ngapain sih lari larian begitu?" Ucap Kennet membantu kedua gadis itu berdiri.
"Ya nggak papa sih" Jawab Key membalikkan badan Kennet. Dia melomoat naik ke punggung Kennet dan itu lah yang ia lakukan saat tidak bisa bergelayut manja pada Ikbal.
"Sakit nggak?" Tanya Theo pada Melody.
"Enggak kok. Ke kantin yuk, gue lapar" Ucap Melody manja.
"Ya sudah ayo" Jawab Theo lembut.
Theo juga sudah lama suka pada Melody. Melody pun juga tau akan perasaan Theo. Namun karena Tuhan mereka yang berbeda membuat hubungan mereka hanya sebatas sahabat yang saling sayang.
"Mau ke kantin atau kelas nih?" Tanya Kennet yang menggedong Key.
"Kantin, gue belum sarapan" Jawab Key. Kennet tersenyum lalu membawa Key menuju ke kantin.
Di kantin Kennet mendudukan Key di kursi depan Ikbal dan Luna. "Nah gitu dong, manja saja ke Ken. Jangan ke pacar gue " Ucap Luna yang asik dengan ponselnya.
"Pelit lo" Ucap Key melempar kerupuk ke arah Luna.
"Key" Ucap Ikbal menatap ke arah Key.
"Iya iya" Jawab Key cemberut. Namun Luna malah tertawa dan menjulurkan lidahnya ke Key.
"Ahhhh, Ikbal. Tuh cewek lo ngejek gue" Ucap Key.
"Sayang sudah" Ucap Ikbal merangkul bahu Luna.
"Anak monyet, lo mau makan apa?" Tanya Theo yang sedang berdiri di stand makanan.
"Nasi pecel The, sama es teh manis" Jawab Key.
"Lo apa Ken?" Tanya Theo lagi.
"Samain sama Key" Jawab Kennet singkat.
Setelah memesan makanan, Theo duduk bergabung dengan teman temanya yang lain. Ke 6 orang yang saat ini tengah duduk di sudut kantin, adalah orang orang yang terkenal cuek pada orang lain. Bahkan Luna saja yang berbeda kelas dengan mereka, sama sekali tidak punya teman di kelasnya.
Kennet dan Key yang asik dengan game online mereka, sedangkan Theo dan Melody yang asik bercanda. Serta Ikbal dan Luna yang asik bermesraan membuat orang orang yang melihat pun menjadi iri.
"Key, kata bang Rian, lo mau kerja di kefenya?" Tanya Ikbal yang membuka suara.
"Bang Rian siapa Yang?" Tanya Luna.
"Pendiri Death Devil" Jawab Theo. Luna hanya menjawab dengan ber'oh' ria saja.
"Lo mau kerja sama bang Rian?" Tanya Kennet menghentikan permainannya.
"Iya, nanti sepulang sekolah gue mau ke kafe punya dia." Jawab Key.
"Lo kerja yang benar, jangan buat masalah di sana" Ucap Ikbal.
"Iya Key, lo juga harus bisa jaga emosi lo" Imbuh Luna.
Walaupun terlihat cuek namun Luna sangat menyayangi Key. Key sudah ia anggap seperti adiknya sendiri. Karena mereka semuatau siapa Key sebenarnya.
Seorang gadis yang lahir dalam keluarga yang kurang mampu. Apa lagi mamah Key yang bekerja sebagai wanita penghibur. Dia juga tidak tau siapa papahnya. Key harus kabur dari mamahnya karena dia tidak mau di jadikan wanita penghibur oleh mamahnya sendiri.
Luna dengan kebaikan hatinya, membawa Key ke kontrakan orang tuanya. Dia memberikan satu kamar kontrakan untuk Key tinggali. Bahkan Luna membebaskan uang sewa pada Key. Tapi Key yang merasa tidak enak tetap membayar uang sewa. Yah walaupun hanya separuh dari uang sewa yang lain. Namun itu sudah membuat Key bahagia.
***
Pulang sekolah.
Key datang ke kafe milik Rian dengam di temani oleh Kennet dan Theo. Sedangkan Ikbal tentu mengantarkan kekasihnya untuk pulang lebih dulu.
"Wah, kafenya keren juga ya" Ucap Key kagum.
"Iya lah, anak orang kaya" Ucap Theo.
Plack
Key memukul kepala belakang Theo. "Lo lupa diri? Lo juga anak orang kaya, beruk" Ucap Key.
"Iya ya" Ucap Theo tersenyum tipis.
"Sudah yuk masuk" Ucap Kennet. Key memeluk lengan Kennet sambil berjalan masuk ke dalam kafe.
Di dalam Rian tengah asik menikmati kopinya di temani oleh Erwin dan gadisnya. Erwin tidak malu untuk memamerkan kemesraanya di publik, karena memang ia sudah biasa melakukannya. Bahkan Rian sudah biasa dan bosan melihat hal itu.
"Bang" Panggil Kennet saat menghampiri Rian dan Erwin.
Rian menaruh ponselnya di atas meja. Dia melihat ketiga anggota Death Devil itu bergantian. Namun tatapannya kini tertuju pada lengan kekar Kennet yang di peluk mesra oleh Key. Entah apa yang saat ini Rian rasakan. Namun yang pasti ada yang aneh di dalam hatinya saat melihat kemesraan Key dan Kennet.
Erwin yang melihat sahabatnya itu tidak bereaksi pun menendang kaki Rian yang berada di bawah meja untuk menyadarkan Rian. Dia tentu tau ke mana arah pandangan mata Rian tadi.
"Ehkem. Nino sini lo" Panggil Rian.
"Iya bang, ada apa?" Tanya Nino.
Nino adalah salah satu anak buah Rian yang bekerja di kafe itu. Bahkan Nino termasuk orang yang di percaya oleh Rian. Nino lebih muda satu tahun dari Rian.
💥💥💥
Hai hai hai...
Gimana seru nggak nih ceritanya.
Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.
Tips untuk jajan Authornya kakak, jangan lupa ya..😁
👍 Like
♥️ Favorit
💬 Komen
⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.
Selamat membaca ya kak
Terima kasih banyak
See you next part
😊😊😊🙏🙏🙏🙏
Selamat menunaikan ibadah Puasa
MARHABAN YA RAMADHAN
1444 H / 2023 M
Mohon Maaf Lahir Batin 🙏