It'S Me Rianoval

It'S Me Rianoval
Eps 17



Rian berjalan menuju tangga. Dia mulai menaiki anak tangga yang melingkar di rumah mewahnya itu untuk menuju ke kamar anaknya. Namun betapa terkejutnya Ria saat mengetahui kamar Rian yang sudah nerantakan dengan berbagai pakaian dan beberapa sepatu yang berserakan di lantai juga tempat tidurnya.


"Rian, apa yang kamu lakukan? Kenapa kamar kamu berantakan seperti ini?" Ucap Ria marah.


"Mah hentikan dulu amarah mamah. Bantu Rian mah, hari ini Rian akan pergi ke pesta pernikahan teman Rian bersama Juli. Rian ingin tampak sempurna agar tidak memalukan Juli. Bantu Rian mah, plis" Pinta Rian memohon.


"Kalau memang ingin memilih pakaian, kenapa harus kamu berantakin semua begini sih. Kamu kan bisa pilih pilih saja dan biarkan pakaian pakaian ini tetap di tempatnya. Kalau begini caranya, kamu akan samakin kesusahan untuk menemulan pakaian yang kamu inginkan" Ucap Ria mengomel namun tetap memilihkan pakaian yang cocok untuk Rian.


"Ada apa sih? Ya Tuhan Rian, kenapa kamar kamu seperti kapal pecah gini sih?" Ucap Noval yang baru masuk ke dalam kamar Rian.


"Dia mau pergi sama calon mantu kita pah, ya gini deh jadinya heboh" Ucap Ria.


"Rian, Rian. Ketua geng Death Devil kok manja. Di luaran saja yang kelihatan garang seperti singa, kalau di rumah kayak kucing" Ucap Noval berjalan keluardari kamar Rian.


"Sama kan kaya papah" Teriak Rian yang marah dengan ledekan sang papah.


"Sudah hentikan, kalian ini bertengkar terus. Nih kamu coba pakai ini dulu, nanti biar mamah pilihkan sepatu dan jam tangan kamu" Ucap Ria


"Makasih mamah" Ucap Rian lalu mencium pipi Ria.


"Jangan cium istri ku" Teriak Noval dari luar kamar.


Rian tidak perduli dengan teriakan sang papah. Dia berjalan masuk ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.


Hampir 30 menit lamanya Rian di dalam kamar. Sedangkan Ria sudah berada di taman bersama Noval, karena hari ini hari minggu. Jadi kantor Noval tentu saja libur.


"Mah, kita honeymoon yuk. Aku ingin berdua sama kamu tanpa do ganggu anak begajulan mu itu" Ucap Noval.


"Papah kok gitu bicaranya. Dia itu anak kamu lho pah, jangan bicara begitu ah, nggak baik" Ucap Ria.


"Tapi memang itu apa adanya mah. Lihat saja sudah berapa uang yang papah gelontorkan hanya untuk menutupi kesalahan dia. Papah malu mah. Apa lagi saat dia tertangkap polisi kemarin, mau di taruh mana muka papah. Stress papah lama lama" Ucap Noval memijat keningnya.


"Namanya juga buah jatuh tidak jauh dari pohonya. Ya ini lah yang di rasakan papah kamu dulu saat kamu buat ulah. Jadi jangan protes dan nikmati proses yang ada" Ucap Ria mengusap lembur kepala Noval yang saat ini tengah ia pangku.


"Mah pah, Rian pergi dulu. Mungkin pulangnya malam nanti" Pamit Rian.


"Iya, nggak pulang juga nggak papa" Sahut Noval.


"Papah, jangan bicara begitu ah" Ucap Ria. "Kamu hati hati ya sayang, jangan dengarkan ucapan papah kamu. Ingat jaga calon menantu mamah. Jangan kamu rusak, karena mamah akan sangat marah jika kamu berani merusak calon menantu mamah itu" Ucap Ria.


"Siap ibu ratu" Jawab Rian.


Cup


Rian mencium kedua pipi sang mamah bergantian namun saat akan mencium kening mamahnya, dia menerima pukulan dari papahnya di lengan kekarnya.


"Sudah papah bilang, jangan ciumi istri ku. Kalau mau cepat sana lamar si Juli. Jangan ambil jatah papah" Ucap Noval.


"Mah, papah pelit nih" Rengek Rian.


"Heh, nggak pantas ya kamu bersikap manja begitu pada istri ku. Nggak malu sama badan mu" Ucap Noval ingin memukul Rian kembali namun kali ini dengan sandal miliknya.


"Pah sudah ah. Rian sana kamu berangkat. Ingat pesan mamah" Ucap Ria.


"Iya mah, Rian pergi dulu" Jawab Rian.


Juli baru saja selesai dengan dres putih tulangnya yang panjang memperlihatkan lekuk tubuhnya yang menawan. Dia berjalan menuruni tangga untuk menuju ke intu utama rumahnya.


"Vito, sedang apa kamu di sini? Kamu tau dari mana rumah ku?" Tanya Juli yang terkejut dengan kedatangan Vito.


"Juli, lo cantik banget hari ini" Ucap Vito yang terpukau dengan penampilan Juli.


"Pergi Vito" Ucap Juli dingin.


"Gue sayang sama lo Juli. Tolong brri gue satu kesempatan lagi. Gue rela jadi yang ke 2 buat lo, tapi tolong beri gue kesempatan untuk gue mencintai lo" Ucap Vito memohon.


"Jangan gila lo Vito. Belum puas lo sakiti gue. Permainan apa lagi yang mau lo tunjukin ke gue. Gue muak sama lo Vito" Ucap Juli marah.


"Juli, gue tau gue salah. Tolong maafin gue Juli. Jujur saja, gue sudah suka sama lo sejak lama tapi karena ego gue yang membuat gue bersikap kasar sama lo. Maafin gue Juli, gue benar benar menyesal sudah menyia nyiakan lo" Ucap Vito memegangi kedua tangan Juli.


"Gue yakin lo masih cinta sama gue Juli. Gue tau kalau lo masih ada perasaan ke gue. Gue lihat semuanya Juli. Senyuman palsu lo, rasa sayang lo ke Rian. Semua itu gue tau kalau lo nggak tulus sayang sama dia. Karena lo masih mencintai gue." Ucap Vito.


"Maafin gur Juli, gue mohon beri gue kesempatan sekali lagi. Gue mohon Juli" Pinta Vito.


Juli terdiam mendengar setiapkata yang keluar dari mulut Vito. Dia tidak mampu membantah semua ucapan Vito karena memang itu benar adanya. Dia memang belum bisa menerima Rian di dalam hatinya. Namun dia tidak tega dengan Rian yang selalu menghujaninya dengan cinta yang ia miliki. Tanpa sadar, Juli mulai menitihkan air matanya. Dia memggigit bibir bawahnya untuk menahan tangisannya.


"Kenapa baru sekarang Vito? Kenapa baru sekarang saat gue sudah jadi milik orang lain? Kenapa lo harus membuat gue bimbang saat gue mulai membuka lembaran baru dengan orang lain. Kenapa Vito?" Ucap Juli menangis.


"Gue memang masih sayang sama lo, gue masih cinta sama lo. Gue nggak akan bisa semudah itu melupakan lo yang sudah sejak lama gue cintai. Tapi kenapa lo sekejam itu sama gue? Gue sakit Vito, gue sakit." Ucap Juli menangis dengan memukuli dadanya.


Ada rasa senang di dalam diri Vito karena mengetahu Juli yang masih mencintai dia. Namun dia juga sedih melihat keterpurukan Juli yang seperti ini. Dia menyesal telah melukai Juli hingga dia harus kehilangan Juli yang tanpa ia ketahui telah hadir dalam dirinya.


💥💥💥


Hai hai hai...


Gimana seru nggak nih ceritanya.


Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.


Tips untuk jajan Authornya kakak, jangan lupa ya..😁


👍 Like


♥️ Favorit


💬 Komen


⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.


Selamat membaca ya kak


Terima kasih banyak


See you next part


😊😊😊🙏🙏🙏🙏