It'S Me Rianoval

It'S Me Rianoval
Eps 21



"Heh, ayang ku cinta. Kan lo sendiri yang bilang nggak mau ketemu sama gue kalau gue ngalah sama lo. Terus kenapa sekarang lo malah marah sama gue" Ucap Rian.


"Ya tapi kan harusnya lo ngalah sama gue" Ucap Juli tidak mau kalah. "Gue nggak mau pulang sama lo, gue mau pulang sama Dimas" Ucap Juli berjalan ke arah Dimas dengan menghentak hentakkan kakinya.


Melihat Juli yang pergi dengan Dimas membuat Rian ternganga tak percaya. Celo dan Bayu menghampiri Rian yang masih terkejut dengan apa yang terjadi barusan.


"Yang namanya cewek, memang susah di mengerti pak bos" Ucap Celo


"Sabar bro" Ucap Bayu.


"Gue salah apa njir?" Tanya Rian yang masih belum percaya.


"Hahahahaha. Gue kasih tau ya bro. Ada 2 peraturan yang harus lo lakukan agar hubungan lo awet sama wanita" Ucap Celo.


"Peraturan? Peraturan apa? Jangan aneh aneh deh lo" Ucap Rian menatap Celo.


"Yee nih anak di kasih tau nggak percaya" Ucap Celo malas.


"Memangnya apa peraturannya?" Tanya Rian.


"Yang pertama, harus lo ingat kalau semua wanita itu selalu benar." Ucap Celo.


Ucapan Celo membuat Rian mengerutkan dahinya. "Yang ke 2?" Tanya Rian.


"Yang ke 2, balik ke peraturan yang pertama. Karena wanita itu tidak akan pernah salah" Ucap Celo


"Setuju" Ucapa semua anggota Death Devil bersamaan dan mereka pun tertawa bersama.


"Ck, sialan" Umpat Rian mengusap kasar wajahnya.


***


Ke esokan harinya.


Rian datang ke rumah Juli. Dia bermaksud untuk menjemput Juli agar berangkat ke sekolah bersama dengannya. Namun saat sampai di halaman rumah Juli, dia melihat mobil yang membuatnya todak asing.


Rian turun dari mobilnya, lalu ia pun berjalan menuju pintu utama rumah Juli. Dia mengepalkan tangannya ketika melihat Vito yang saat ini tengah duduk di sofa ruang tamu Juli.


"Ngapain lo di sini?" Tanya Rian marah.


"Bukan urusan lo" Jawab Vito santai.


Tak lama Juli turun dari lantai atas. Dia melihat Rian dan Vito yang sedang berdu tatapan tajam satu sama lain.


"Lo baru datang Yan?" Tanya Juli yang menghampiri Rian.


"Iya. Ayo berangkat" Ucap Rian dingin


Juli tidak meangkah dan hal itu membuat Rian menghentikan langkahnya pula. Rian menoleh ke arah Juli yang saat ini juga menatapnya.


"Tunggu di mobil, gue mau bicara sama Vito dulu" Ucap Juli.


"Kenapa gue harus keluar? Kenapa nggak sekarang saja lo bicara" Ucap Rian menahan amarahnya.


"Nggak usah kekanakan Rian, tunggu gue di mobil" Ucap Juli tegas. Entah kenapa hari ini dia malas sekali untuk berdebat.


Rian melepas genggaman tangannya dari Juli. Dia menatap tajam pada Vito yang saat ini tangah menyeringai ke arahnya. Rian keluar dari rumah Juli menuju ke mobilnya.


"Mau lo apa sih Vit sebenarnya?" Tanya Juli melipat kedua tangannya di depan dada.


"Gue mau ngejar lo Jul" Jawab Vito tersenyum.


"Apa yang mau lo kejar? Lo buta atau apa sih. Gue sekarang kekasihnga Rian dan gue nggak akan selingkuh dari dia" Ucap Juli


"Gue nggak perduli dengan setatus lo Juli. Gue akan tetap mengejar lo sampai gue mendapatkan apa yang gue mau" Ucap Vito.


"Terserah lo deh" Ucap Juli melenggang keluar dari rumahnya. Dia sudah tidak perduli dengan apa yang di ucapkan Vito. Dia benar benar malas saat ini.


"Yuk berangkat" Ucap Juli masuk lebih dulu ke dalam mobil Rian. Rian berjalan ke arah pintu mobilnya dengan terus menatap tajam ke arah Vito yang tersenyum menyeringai ke arahnya.


"Gue akan dapatkan lo Juli. Gue akan pastika lo jadi milik gue" Guman Vito dalam hati.


Di sekolah jam istirahat pun saat ini tengah berlangsung. Semua anak anak berhamburan keluar dari kelas. Sebagian ada yang ke kantin dan banyak yang lain juga ke perpustakaan, nongkrong di lorong kelas atau di taman.


Namun beda halnya dengan Juli yang masih asik menyelami alam mimpinya di kelas. Sejak jam pelajaran ke 2, Juli sudah di serang rasa kantuknya. Dengan bantuan Kila dan Cia, dia tidur di kelas dengan nyenyak.


"Jujul, ke kantin yuk" Ucap Cia menggoyang goyangkan bahu Coa.


"Ergh... apa sih Ci. Gue mager nih"


"Malas Kil, kalian saja deh yang ke kantin. Bawain gue susu stawberi saja nanti kalau balik" Ucap Juli tanpa mengangkat kepalanya.


"Ya sudah, kita kw kantin dulu" Pamit Cia yang di acungi jempol oleh Juli.


Kila dan Cia keluar dari kelas dengan Cia yang terus bergelayut manja di lengan Kila. Saat baru saja mereka akan menuruni tangga, mereka terhenti ketika nama mereka di panggil.


"Kil, Ci" Mereka berdua pun menoleh dan melihat Rian dan kedua curutnya yang tengah menghampiri mereka.


"Juli mana?" Tanya Rian.


"Ruh di kelas molor" Jawab Cia.


"Tumben" Celetuk Rian heran. Cia dan Kila hanya mengangkat bahu bersamaan dengan sedikit menggelengkan kepalanya.


"Ya sudah gue ke samperin dulu tuh anak" Ucap Rian yang berjalan menuju kelas Juli. Sedangkan Kila dan Cia kembali berjalan menuju kantin dengan di ikuti oleh 2 curut Rian.


Saat akan masuk ke kelas Juli, dia melihat Vito dan kedua sahabatnya yang juga baru keluar dari kelasnya. Rian menatap mereka sekilas lalu berjalan masuk ke dalam kelas Juli.


Rian tersenyum melihat Juli yang tengah asik memainkan ponselnya dengan tiduran di 2 bangku yang ia tata.


"Kenapa nggakke kantin?" Tanya Rian yang duduk di atas meja Juli.


"Mager Yan" Jawab Juli manja.


"Laper nggak?" Tanya Rian.


"Laper sih, tapi mager kalau mau turun" Jawab Juli yang masih asik dengan ponselnya.


"Ayo bangun, gue gendong" Ucap Rian yang menarik kedua tangan Juli agar Juli duduk.


Juli tersenyum senang dengan ucapan Rian. Dia naik ke atas kursi lalu naik ke punggung Rian. Rian berjalan keluar dari kelas dengannggendong Juli di punggungnya sampai di kantin.


Saat sampai di kantin, semua mata tertuju pada sepasang kekasih yang saat ini tengah terlihat romantis.


"Berasa dunia milik berdua ya bun"


"Anggap saja kita angin yang lewat bos"


"Kalian yang pacaran gue yang meleleh"


"Bos Death Devil yang kejam kini jadi kelinci ya kak"


💥💥💥


Hai hai hai...


Gimana seru nggak nih ceritanya.


Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.


Tips untuk jajan Authornya kakak, jangan lupa ya..😁


👍 Like


♥️ Favorit


💬 Komen


⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.


Selamat membaca ya kak


Terima kasih banyak


See you next part


😊😊😊🙏🙏🙏🙏


Selamat menunaikan ibadah Puasa


MARHABAN YA RAMADHAN


1444 H / 2023 M


Mohon Maaf Lahir Batin 🙏