
Ghaisan mengajaku jalan-jalan di sebuah Mall, dia mengatakan bahwa tempat ini yang terbaik di kota untuk melepas penat, dari saat kami masuk semua orang memperhatikan kami, mereka tersenyum, menyapa, dan ada juga yang mendekat untuk sekedar berjabat tangan dengan ghaisan, aku melihat haidar dari kaca tengah mengikuti kami, tapi aku membiarkannya, aku merasa sedikit tidak nyaman, aku bertanya apa semua orang selalu seperti ini padanya tapi ia hanya menjawabku dengan senyuman, dia merangkulku dan kami masuk ke sebuah bioskop, aku mengatakan ingin nonton film yang penontonnya selalu penuh, ghaisan bertanya apa aku ingin menonton berdua saja tapi aku mengatakan nonton film berdua itu tidak menyenangkan, tapi sejujurnya itu adalah mimpiku, mimpi yang ingin ku wujudkan dengan kekasihku suatu saat manti, saat masuk bioskop semua yang ada di sana menatap kami, tapi aku tidak mempedulikannya, kami menonton film “ Cinta dan benci yang kurasa” kisah cinta antara dua orang ternama king of the hottel Arnaf raizada dan pengusaha taman bermain terbesar dunia mahirah yaqzanah windarwan,
“Arnaf dan maya saling mencintai, kenapa takdir begitu kejam pada mereka, cinta mereka yang tulus ternoda oleh kebencian yang berasal dari kesalah fahaman” ucapku mengkritik film yang baru saja kami tonton
“ Sebuah kisah cinta tidak akan menarik jika tanpa rintangan ayla” ucap ghaisan menanggapi perkataanku
Aku tertarik pada arena Ice skating, aku melihat mereka semua yang tengah bermain dengan senyum bahagia,
“ Kau ingin main ice skating?” tanya gaisan
“ Aku ingin tapi aku tidak pernah mencobanya, lagipula aku tidak bisa bermain”
“ayo kita main aku akan mengajarimu, selalu ada yang pertama untuk segalanya, kau harus melakukannya jika kau memang menginginkannya, ”
Aku tersenyum bahagia saat ghaisan menariku masuk dalam arena itu, kami memilih sepatu yang akan kami kenakan
“aku akan mengajarimu, tapi kau harus berjanji satu hal” ucap ghaisan sambil memakaikan sepatu padaku
“Apa” ucapku
“berjanjilah kau takan menangis jika kau terjatuh” ucapnya menggodaku
“g” ucapku sambil memukul bahunya perlahan
Kamipun tersenyum bersama, setelah memasang sepatu ghaisan memegang kedua tanganku dan membantuku berjalan, sangat sulit untuk berjalan dengan sepatu ice skating, terlebih ini pertama kalinya bagiku,
“Astaga... Aku seperti menuntun nenekku berjalan” Ucapnya menggodaku lagi sambil masuk ke arena,
Ghaisan mengajariku berdiri dengan benar kemudian dia mengajariku bermain denan perlahan, seorang gadis kecil berlari ke arahku, gadis kecil yang miliki mata indah itu menarik bajuku, dengan mata berkaca dia berkata
” kakak aku juga ingin main ice skating” ucapnya dengan isak seperti akan menangis
aku melihat ke sekelilingku, aku melihat semua orang menepi dan meninggalkan kami berdua, seorang wanita menarik tangan anak itu, sepertinya dia adalah ibunya, aku menepis tangannya dan menggendong gadis kecil itu,
“ G apa semua ini” tanyaku heran
“ ini sudah biasa bagiku, aku tau mungkin ini pertama kalinya bagimu, tapi inilah hidupku ayla, semua orang akan memberikan ruang untuk kita berdua” Jawabnya dengan santai
“Boleh ku rubah kebiasaanmu itu?” tanyaku dengan senyum penuh percaya diri
“aku tidak pernah meminta ini dari rakyatku, dan sejujurnya aku juga tidak senang menjalaninya, jika kau mampu lakukanlah” ucap ghaisan
“apa kau baru saja menantangku, ini bukan hal yang sulit bagiku” ucapku
“ Nona, maaf biar aku membawa putriku pulang” ucap ibu dari anak itu
Aku mengabaikan ucapannya dan tetap menggendong gadis kecil itu, “haidar aku tau kau ada di sini, cepat keluar” teriakku dengan lentang,
haidar datang di hadapanku dengan cepat
“ haidar belikan aku satu kaus pria” Bisiku pada hadidar
Kemudian haidar pergi dari sana, tidak lama kemudian dia kembali dengan sebuah kaus di tangannya, aku mengambil kaus itu dan memberikannya pada ghaisan
“ ganti pakaianmu dengan ini, cepat” pintaku pada ghaisan
“ Apa? Ganti pakaian? Di sini? Tidak!” ucapnya dengan tegas
Aku tersenyum dan mengalungkan tanganku pada ghaisan, aku membuka dasi yang ia kenakan
“ g apa kau tau, semua orang memperhatikan dari tepian,” tanganku mulai menyasar ke dadanya
“ G bukankah kita sudah beberapa jari tidak bertemu” aku mulai membuka kancing jas yang dia kenakan satu persatu sambil menatapnya
“ aku merasa kesepian dan bosan sendirian di rumah” tanganku meraba dadanya mencoba melepas jasnya, diapun menggenggam kedua tanganku, sepertinya dia menyadari bahwa aku mencoba melepas bajunya tanpa ia sadari
“ Jangan macam-macam denganku Ayla” ucapnya dengan tegas
“ Ayahku sudah bercerita tentang kita g” aku bicara bohong pada ghaisan aku harap dia tidak tau, tanpa ku duga ia membiarkan aku membuka jas dan kemejanya, melihat dadanya yang bidang dan berotot membuatku berpikir liar, hal yang tak pernah kulakukan bahkan saat aku melihat kekasihku hanya dengan sehelai handuk, aku meraba dadanya dengan lembut, membuat ghaisan terkejut, ia mengambil langkah mundur, membalikan badanya
“ dasar kucing liar, aku sudah memperingatkanmu tapi kau tidak mendengarku, tidakah kau sadar kita berada di mana?” ucapnya sambil memakai kaus yang ia pegang
Aku dan haidar tersenyum bersama di belakangnya,
“ Sudah, kau senang?” ucap ghaisan sambil berbalik ke arahku lagi
“ haidar, turunkan anak itu, dan pakai sepatumu, ayo kita bersenang-senang bersama” ucapku dengan senyum lebar
“ nyonya kau dan suamimu bisa main bersama kami, jika kau tetap ingin pergi maka pergi saja, tapi aku tidak akan membiarkanmu pergi dengan putrimu yang cantik ini” Ucapku pada ibu anak itu
“ayo gadis kecil, kita main ice skating bersama”ucapku dengan senyum bahagia dengan menggenggam tangan anak itu
“ ini juga berlaku pada kalian semua, yang ingin pergi silahkan pergi, yang ingin bermain maka bermainlah, pria di hadapan kalian ini bukan lagi ghaisan sang pemimpin kota, melainkan pria muda yang ingin bersenang-senang setelah lelah bekerja, bukan begitu tampan” ucapku dengan lentang sambil merangkul ghaisan, ghaisan hanya tersenyum menanggapi perkataanku, gaisan memegang tanganku dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya memegang tangan anak itu
“ ayo wanita-wanita cantik kita bersenang senang “ ucapnya sambil tersenyum
Wanita itu terlihat menitihkan air mata, aku rasa dia terharu, kami bermain bersama, dan semua orang yang menepi kembali ke tengah arena, aku menepi karna lelah, haidarpun mendekatiku,
“ terimakasih” ucapnya
“ kenapa kau berterimakasih”
“karna kau sudah membawa perubahan dalam hidup ghaisan, sebenarnya, ghaisan sangat suka bermain ice skating, tapi setelah dia menjadi pimpinan kota dia tidak pernah bermain lagi, kau tau alasannya”
“ Karna dia akan ditinggal sendiri di dalam arena”
Kami tersenyum bersama, aku melihat seorang wanita menabrak ghaisan hingga dia terjatuh, orang itu berdiri ketakutan, dia meminta maaf pada ghaisan berkali-kali, aku khawatir ghaisan akan marah pada orang itu, dia terlihat memejamkan matanya, menarik nafas panjang, kemudian membuka matanya
“ Tidak usah khawatir, aku hampir tidak pernah melihatnya marah, apalagi jika dia sudah memutup mata dan menarik napas panjang” ucap haidar sambil menepuk pundaku
Aku melihat ghaisan tersenyum dan meminta bantuan orang itu untuk berdiri, tapi bukannya berdiri ghaisan malah menarik orang itu jatuh, dia tertawa dengan senangnya sambil meminta maaf, dia bangun dan menarik tangan wanita itu, merekapun tertawa bersama, senang rasanya melihat pemandangan itu, melihat ghaisan tertawa lepas dan bermain dengan gadis kecil itu seperti melihat seorang ayah yang bermain dengan putrinya sendiri, aku melirik ke arah haidar, dia tengah memegang ponselnya
“ haidar kau merekam kejadian tadi? Kenapa?”
“ Selama aku mengenal ghaisan, aku belum pernah melihatnya sebahagia ini”
“kenapa?”
“ kau tau ratu frozzen ghaisan adalah raja frizzen, elsa dikenal sebagai ratu frozzen karna dia memiliki kekuatan es, tapi ghaisan....
Assalamu'alaikum para pembaca, terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca novel saya, bantu saya untuk menjadi author yang lebih baik dengan memberikan komentar kritik dan saran kalian, dan tinggalkan jekak ❤ agar aku tau kalian selalu bersamaku untuk membuatku lebih semangat lagi dalam membuat novel yang seru untuk sekedar menemani dan menghilangkan kejenuhan kalian. salam cinta dariku😍