Ellia Im Sorry

Ellia Im Sorry
CHAPTER 33. DOKTER MEITHA



Setelah mengikuti serangkaian tes dan juga pemeriksaan, Ellia akhirnya bisa menemani putrinya yang masih terlelap. Sedangkan Anders menunggunya di depan ruangan. Ia tidak ingin membuat Ellia tidak nyaman karena keberadaannya, jadi Anders lebih memilih untuk menunggu di luar.


Pandangan sepasang mata hazel itu terlihat hampa. Anders menyandarkan punggungnya di sandaran kursi.


"Baru saja aku tahu tentang putriku dan bertemu dengannya, aku harus menerima kabar buruk ini." Lirihnya.


Seseorang terlihat menghampirinya dan duduk di sampingnya namun masih menjaga jarak aman.


"Tenanglah, Emily akan baik-baik saja." Ucap wanita cantik tersebut. Anders menoleh ke arahnya.


"Aku tidak tahu kalau Tuan Anders Calvert Willians ternyata sudah menikah dan memiliki seorang anak. Kau terlihat terlalu muda untuk memiliki anak seusia Emily." Sambung Dokter Meitha. Anders kembali menatap ke depan.


"Aku pun tidak tahu kalau aku ternyata memiliki seorang anak." Timpal Anders. Dokter Meitha terlihat mengerutkan keningnya.


"Maksudmu? Bukannya Nyonya Ellia adalah istrimu? Mana mungkin kau tidak tahu kalau kau sudah punya anak?" Tanyanya heran.


"Meitha, ada banyak misteri dalam kehidupan ini. Dan kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi kedepannya nanti." Jawab Anders yang malah terkesan ambigu bagi Dokter Meitha.


"Aku tidak mengerti maksudmu." Kata Dokter Meitha.


"Aku juga tidak tahu bagaimana harus mengatakannya. Tapi yang jelas Emily adalah putri kandungku."


"Dan Nyonya Ellia bukan istrimu?" Tebak Dokter Meitha yang menatap curiga pada Anders.


"Menurutmu?" Anders malah balik bertanya tanpa menatap Dokter Meitha.


"Aku juga tidak percaya. Tapi semuanya sudah terjadi." Ucap Anders sambil memijat keningnya yang terasa sedikit pusing.


"Tapi jika dilihat, Nyonya Ellia adalah perempuan baik-baik. Kau pasti yang sudah memaksanya?" Tanya Dokter Meitha sambil melayangkan tatapan mengintimidasinya pada pria di sampingnya. Terdengar Anders membuang nafas berat.


"Aku yang bodoh, Meitha. Aku yang salah." Jawabnya. Dokter Meitha menggeleng pelan, tanpa Anders jelaskan lebih rinci, ia sudah bisa menebak apa yang terjadi di antara Anders dan Ellia.


"Apa itu alasannya kau menjadi pria yang bersikap dingin pada wanita? Karena kau merasa bersalah pada Nyonya Ellia?" Tanya Meitha kemudian. Anders mengangguk.


"Ya, kau benar." Jawabnya. Meitha terlihat mengangguk-anggukan kepalanya. Kini ia mengerti mengapa dulu Anders Calvert yang terkenal palyboy tiba-tiba berubah sikapnya menjadi dingin pada setiap wanita yang mencoba mendekatinya.


Meitha Annelize adalah seorang dokter muda yang merupakan teman kuliah Anders. Dulu kampusnya pernah heboh, karena seorang Anders Calvert kuliah di sana. Ketampanan Anders banyak membuat para mahasiswi tergila-gila padanya.


Dan tak sedikit yang tahu kalau Anders adalah seorang playboy ketika masih SMA dulu. Jadi beberapa dari mereka mencoba mendekati Anders, namun ternyata Anders telah berubah. Ia bukan seorang playboy lagi, Anders berubah menjadi sosok pria yang dingin terhadap wanita.


Meitha mencoba mendekati Anders karena merasa kagum padanya, selain tampan nyatanya Anders sangat cerdas. Dan Anders tidak menolak karena sosok Meitha mengingatkannya pada Ellia, di mana dua gadis cantik itu sama-sama memakai kacamata dan penampilannya pun nyaris sama. Mereka kemudian menjadi teman, hanya sekedar teman. Baik Meitha maupun Anders tidak memiliki perasaan lebih.


Namun tiba-tiba Anders memutuskan untuk berhenti kuliah karena ada masalah dalam keluarganya. Dan Meitha kehilangan kontak dengannya. Setelah beberapa tahun, Anders kembali lagi dan meminta Meitha untuk bekerja di rumah sakit milik keluarganya. Dan Meitha menerima tawaran Anders dengan senang hati.


......................


JANGAN LUPA LIKE dan KOMEN UNTUK SUPPORT AUTHORNYA 😊