Dragon Soar To The Sky (Rewrite)

Dragon Soar To The Sky (Rewrite)
The Lady Rose



Setelah perjalanan yang melelahkan selama dua hari.


Akhirnya Vallen tiba di Ibukota.


Vallen melihat banyak sekali orang yang seumuran denganya. Para pemuda dan pemudi ini juga akan turut serta untuk mengikuti Incerenation.


Hingga akhirnya Vallen sampai di pintu gerbang Akademi.


"Wahh... Besar sekali."


Vallen merasa terpana melihat bagian gerbang luar dari Akademi Alzarez.


"Apa yang kau lihat sekarang hanya bagian pintu gerbangnya saja kawan. Kau akan terkejut nanti ketika gerbang ini terbuka." Seseorang menepuk pundak Vallen.


(Siapa pemuda ini?)


"Ohh maafkan atas kelancanganku. Namaku Tony dan seperti yang kamu lihat aku tidak punya latar belakang keluarga besar. Salam kenal, dan kamu adalah...?"


"Oh, Namaku Vallen. Aku juga seorang Civiliant, dan salam kenal juga."


Mereka berdua bersalaman.


Tony dan Vallen sedikit berbincang sampai akhirnya para penjaga datang dan membuka gerbang Akademi. Perlahan-lahan terbuka rasa ingin tahu mereka. Pada saat gerbang terbuka seutuhnya mereka semua terpukau. Tidak terkecuali Vallen yang terpaku melihat Akademi itu ternyata melebihi apa yang dia pikirkan.


Akademi Alvarez adalah bangunan yang sangat megah dan besar.


Kemudian ada beberapa Arma dan Knight yang menghampiri para calon siswa itu.


"Untuk para calon siswa Akademi Alvarez. Silahkan menuju area Registrasi untuk mendapatkan nomor peserta. Jangan tergesa-gesa dan segera membentuk barisan memanjang kebelakang. Area pendaftaran berada di lapangan sebelah selatan. Di mohon untuk tertib dan menjaga aturan dan semoga berhasil."


"Aku rasa, aku akan berada di belakangmu, Tony."


"Hoh... Kau akan terpukau melihat bakatku nanti."


Setelah mereka semua mendapatkan nomor, mereka semua dikumpulkan di Aula umum Akademi untuk melaksanakan upacara, dan sambutan dari jajaran serta ksatria dari Akademi Alvarez.


"Mohon untuk calon siswa agar segera merapat di aula Akademi, dikarenakan sambutan akan diwakilkan oleh salah satu lulusan terbaik Akademi Alvarez."


Para murid bergumam.


"Yah... Kau tahu, banyak sekali Alumni disini."


Vallen juga merasa penasaran siapakah orang yang dimaksud.


Para calon siswa ini bertanya-tanya, Siapakah Alumni itu.


Tidak berselang lama mereka semua terpana. Bagaimana tidak, pasalnya Alumni yang mereka maksud itu adalah ketua dari salah satu Aliansi Knight yang dikabarkan berasal dari keluarga rakyat biasa. Dia adalah seseorang yang dapat bersaing dengan keluarga Noble, dan juga salah satu Alumni yang sukses mendapatkan nilai tinggi di angkatannya. Dia mendapat julukan sebagai The Lady Rose, karena bisa mengalahkan semua lawannya dengan gerakan yang indah sekaligus mematikan.


"Selamat datang para calon siswa Akademi Alvarez. Namaku adalah Fiona Linley, seperti yang kalian ketahui aku berasal dari keluarga Civiliant, dan sekarang aku telah diberi gelar Noble. Dalam perjuanganku, aku telah berhasil membuktikan kepada semua orang bahwa Civiliant juga memiliki kekuatan yang layak untuk diperhitungkan, dan dalam hal inilah Akademi sangat menjunjung tinggi kesetaraan derajat. Artinya adalah tidak peduli kamu seorang Royale, Guardian, Noble maupun Civiliant, selama kamu manusia dan ingin mengabdi ke Kerajaan, maka kalian akan tetap dianggap setara..!"


(Ternyata orang yang dimaksud itu adalah dia... sudah lama sejak kita terakhir kali bertemu.)


"Oleh karena itu, janganlah merasa malu, ragu, dan iri dengan orang lain. Jika kamu bisa maka tunjukkan kekuatan terbaik kalian. Sekian itu saja dan semoga keberuntungan menyertai kalian."


Ucapan lantang Lady Rose menggema dan membuat para calon siswa bersorak.


Diantara hiruk-pikuk suasana tersebut, Fiona melihat Vallen dan tersenyum.


Tony yang menyadari hal ini bertanya kepada Vallen.


"Hoi Vallen, kalau tidak salah tadi Lady Fiona tersenyum kepadamu."


"Ah... Aku belum memberitahumu sebelumnya. Fiona Linley, dia adalah Kakakku."


"Hah... Ini bukan waktunya bercanda. Kakakmu adalah Fiona Linley?"


Ucapan keras dari Tony membuat orang diskitarnya diam.


Namun....


"Ah... Itu benar, orang yang disana itu adik kecilku."


Ucap Fiona sambil menunjuk Vallen.


Semua calon siswa serentak berteriak "HHHHHHEEEEEEEHHHHHHH.....!!!!"