Dragon Soar To The Sky (Rewrite)

Dragon Soar To The Sky (Rewrite)
Penelusuran Takdir



Hari untuk para petualang dan Arma akhirnya tiba.


Mereka tengah berkumpul dan bersiap untuk perjalanan menuju lembah.


Setelah mengumpulkan dan mengangkut persediaan makanan, akhirnya mereka pun berangkat.


Beberapa ada yang menaiki kuda, berjalan kaki, dan sisanya melompat melewati pepohonan.


"Hoam(menguap). Bukankah ini masih terlalu pagi? Aku merindukan ranjangku dirumah."


"Owh, kau masih mengantuk Deffman? Coba ramuan ini!" Zedd melemparkan botol ramuan


"Huek... Rasanya terlalu tajam. Ramuan ini terbuat dari apa?"


"Ahh, itu racun kalajengking yang sudah ku racik dengan berbagai bahan tertentu. Jangan khawatir itu memiliki efek seperti obat penguat."


"Yah... aku tahu kau suka menggunakan ku sebagai bahan percobaanmu, tapi pikirkan dulu seperti apa respon ketika seseorang mencicipi racun untuk di minum."


"Hahaha, ayolah Defman, rasanya tak terlalu buruk juga kan?"


"Yah lumayan lah... Perasaan mengantuk juga hilang."


"Kyle, kamu mau mencobanya juga?"


Zedd menawarkan botol itu ke Kyle.


"Ah, oke lemparkan sini."


Kyle meminum obat itu.


"Uwah... ini benar benar kuat sekali Zedd. Tapi jujur saja ini membuat tubuh merasa nyaman dan juga hangat."


Mereka pun terus melakukan perjalanan dan melihat hari yang sebentar lagi sudah menjelang malam, mereka memutuskan untuk berhenti di salah satu desa untuk bermalam, dan menggali informasi.


"Semua dengarkan, malam ini kita akan bermalam di desa ini, Lembah juga sudah dekat jadi kita istirahat dahulu. Kita akan melanjutkan perjalanan besok, sangat tidak mungkin untuk melakukan penelusuran di tempat yang tak dikenal pada malam hari." Perintah dari Reygan.


Mereka kemudian mulai menurunkan barang bawaan, dan menuju penginapan yang sudah disewa.


"Aduh... bokong ini perlu istirahat." Ucap salah satu Arma.


Para Arma yang lelah selepas menaiki kuda seharian, akhirnya mereka berhenti di salah satu hotel mewah khusus yang sudah di sewa dan mereka disambut oleh para wanita cantik yang sudah siap melayani mereka.


Para petualang melihat hal itu, dan mereka semua iri karena hanya mendapat sebuah penginapan yang sederhana dan berbeda dengan para Arma. Tidak ada kasur empuk, tidak ada pesta, dan tidak ada wanita cantik untuk menghibur mereka.


"Ahh sial, memang benar kita tidak perlu menyewa hotel dengan uang kita sendiri. Tetapi, perbedaan ini membuatku merasa agak kesal." Defman memasang raut wajah jengkel.


"Mau bagaimana lagi, para Arma itu orang kaya semua kau tahu. Lagipula hatiku ini hanya untuk satu wanita." Ucap Kyle.


"Ah, baiklah Kyle jika itu keputusanmu. Aku dan Defman akan berjalan-jalan dulu untuk menemukan wanita. Hahaha." Zedd merasa bersemangat.


"Ya-ya... semoga kau bersenang-senang." Ucap Kyle dengan melambai seakan mengusir.


Kyle melihat beberapa anggota petualang wanita langsung menuju penginapan, tetapi salah satu diantara mereka mendekatinya.


"Hai, bisakah aku duduk disini?"


Wanita itu menunjuk kursi panjang yang di duduki Kyle.


"Ahh tentu saja." Balas Kyle dengan senyuman.


"Hem, jadi kau tahu?"


"Tentu saja aku tahu. Jika dibandingkan antara Party milikmu dengan Party yang lain, jumlah anggota di Party milikmu adalah yang paling sedikit. Namun reputasi Party mu menjadi yang terbaik diantara yang lain."


"Heehh, bukankah Slathery juga patut untuk disegani? Lagipula kalian juga menyelesaikan misi selama ini tanpa ada kegagalan."


"Yah, entah bagaimana kami selalu berhasil. Ngomong-ngomong, bisakah kamu ceritakan kenapa dirimu memutuskan untuk menjadi seorang petualang?"


"Apakah aku harus menjawabnya?"


"Hehh... tentu saja tidak, kamu bebas untuk memutuskan."


"Hahaha... ekspresi yang lucu."


"Hei, tidak sopan untuk mengatai seorang gadis lho Kyle."


"Hahaha... Ya-ya. Aku minta maaf, dan juga alasanku menjadi seorang petualang adalah, aku ingin hidup bebas, aku ingin mengikuti takdirku sebagai seorang manusia. Sebenarnya sebentar lagi aku akan berhenti menjadi seorang petualang."


"Hmm, kenapa kau ingin berhenti?"


"Aku akan menikahi pacarku nanti, dan aku kira juga sudah cukup mendapat biaya untuk hidup, jadi aku akan berhenti setelah menyelesaikan misi penelusuran ini."


"Hemm, aku yakin gadis itu beruntung karena bisa memilikimu. Kamu adalah pria yang baik."


"Ahh terima kasih, tapi aku tidak sebaik itu. Oh iya, bagaimana denganmu. Apa kau juga mempunyai pacar?"


"Iyah, tidak punya kok. Daripada pria, aku lebih memilih wanita sih. Kamu bisa bergabung kalau kamu mau, Fufufu..." Ucap Gina sambil memasang wajah nakal.


"Ahh... seperti itu yah, tentu saja setiap orang pasti punya selera yang berbeda beda. Hahaha."


"Baiklah aku akan masuk ke penginapan dulu. Selamat malam Kyle."


"Ahh selamat malam Gina."


Ketika Gina masuk di dalam kamarnya, dia berbaring dan berkata dalam hatinya.


"Kyle, aku tidak mungkin bilang jika aku menyukaimu ketika kamu sudah memiliki seseorang yang sudah kamu cintai."


Akhirnya sudah tiba waktunya untuk mereka semua tidur dan berharap esok hari akan cerah.


Terdengar suara ayam jantan berkokok.


"Kalian semua dengarkan... kita akan berangkat sekarang juga menuju lembah dan pastikan ketika kalian pulang dari Lembah itu, tubuh kalian masih utuh dan menempel di tempatnya, karena dari beberapa informasi yang sudah kami dapat, ada banyak Monster buas di dalam sana. Jadi berhati-hatilah."


Ucap Reygan sebagai ketua kelompok penelusuran.


Semua anggota mendengar seruan komandan mereka, dan berteriak dengan semangat.


"Kyle, aku merasa kalau misi penulusuran ini tidak sederhana."


"Ya Zedd, aku juga merasa demikian. Entah kenapa aku mempunyai perasaan yang buruk mengenai hal ini."


"Hei kalian berdua, ayolah jangan menakutiku."


"Defman, ketika kita sudah berada di dalam Lembah, jangan pernah berpencar."


"Ya, aku juga berfikir lebih baik kita harus bersama-sama kali ini."