
Akhirnya mereka tiba di lembah itu. Pemandangan penuh kabut dan lebatnya hutan membuat jarak pandang mereka menjadi terbatas.
"Berhati-hatilah, sepertinya makhluk yang ada di sini tidak menyambut kita dengan ramah." Kata Reygan
"Siap Kapten!" Teriak para Arma.
"Zedd, bagaimana menurutmu medan di lembah ini?" Reygan bertanya.
"Sangat berbahaya Kapten. Kamu bisa merasakan sedikit hawa dari kabut ini bercampur dengan berbagai racun dari tanaman disekitar, tetapi tenang saja, dengan sihirku kabut seperti ini tidak akan menjadi masalah."
Zedd mulai merafal sihir.
"Wahai Roh alam dengarkan permintaanku, bersihkanlah kabut dari depan kami... PURIFY."
Zedd mengeluarkan sihir yang dapat menghilangkan kabut serta racun yang tersebar.
"Seperti yang diharapkan dari seorang Tamer terbaik dari Head Wolf."
Ketika semua memasuki lembah, mereka dicegat oleh komplotan Goblin. Pertarungan pun tidak dapat dihindari.
Reygan sebagai pemimpin ekspedisi segera mengambil keputusan.
"Para Class Fighter berada di depan membentuk formasi, para Tamer lakukan sihir debuff kepada Goblin."
Kyle melesat bagaikan angin, menebas para Goblin.
Defman dengan kekuatan yang dahsyat langsung menerjang formasi Goblin dan mendobrak pertahanan mereka.
Zedd merafal sihir yang membuat Goblin mengantuk, kemudian selanjutnya para Arma menebas seluruh Goblin yang terlihat.
Setelah mereka melawan Goblin, mereka beristirahat sejenak untuk memulihkan diri.
Setelah langkah demi langkah akhirnya mereka tiba di ujung lembah. Setelah melihat suasana sekitar mereka menyadari ada sebuah bangunan yang mirip seperti kuil.
"Hahaha akhirnya kita tiba di tempat ini. Kemungkinan besar di dalam kuil itulah harta karun itu berada."
Namun, ketika mereka hendak memasuki kuil itu, secara tiba-tiba ada lubang terbuka tepat dilantai tempat mereka berpijak, beberapa orang yang jatuh, tertusuk oleh besi lancip di bawahnya. Dua nyawa melayang di hadapan mereka.
"Sial terdapat jebakan dalam kuil ini. Untuk para Tamer segera lacak semua jebakan dalam kuil ini."
"Baiklah, kami Tamer akan berada di barisan depan."
"Untuk para Arma, lindungi para Tamer itu."
Berbagai jebakan bisa di lumpuhkan dan dihindari, namun dalam pencarian itu ada tiga orang dari kelas Tamer yang mati karena salah dalam melumpuhkan jebakan.
Setelah mereka melewati lorong yang penuh jebakan, akhirnya mereka tiba di ruangan yang lapang seperti taman, kemudian mereka beristirahat di dalam sana.
Sementara mereka sedang beristirahat, Zedd datang melaporkan apa yang sudah dia selidiki di area sekitar.
"Reygan, ada sebuah tempat seperti area pengorbanan, terdapat banyak harta emas serta 1 peti mayat disana, tetapi aku tak melihat satupun Monster disana."
"Heeh, bukankah itu terlalu mudah sekarang, jadi kita lebih mudah untuk mengangkut harta itu."
"Tapi, bukankah terlalu aneh, berdasarkan pengalamanku selama ini, tempat seperti ruangan harta yang tidak ada penjaganya itu sangat tidak mungkin." Ucap Kyle.
"Hehm aku juga setuju, bisa jadi tempat di depan kita itu adalah jebakan." Kata Gina
"Kau benar, kita harus lebih berhati-hati, maka dari itu aku, dan para Arma yang akan mencoba untuk memasuki tempat itu terlebih dahulu."
Tak lama para Arma pergi, dan bermaksud mengambil harta itu, selain ada emas di sana juga terdapat sebuah pedang menempel di tengah altar pengorbanan, seseorang Arma bermaksud mencabutnya.
Deffman sedikit merasakan firasat yang tidak nyaman.
"Kyle, aku merasakan ada sesuatu disana. Aura binatang buas."
"Apa kamu yakin Defman?"
"Ya aku merasakan tekanan yang sangat hebat. Perasaan ini mirip seperti diterjang badai di tengah laut.
Beberapa saat terdapat aliran listrik mengalir dan menyengat Kyle.
"Auch... Listrik? Gawat, ini dari dalam tanah."
"Listrik dari dalam tanah? Apa kau yakin Kyle?"
"Aku tidak berbohong..."
Kemudian Defman berbaring ke tanah, dan merasakan tingkatan energi yang sangat besar.
"Ini adalah..."
Defman berteriak memperingatkan para Arma untuk tidak mencabut pedang itu. Namun, sudah terlambat, dan pedang itu sudah tercabut,
"Hei kawan-kawan. Cepatlah pergi dari sini."
Tidak lama kemudian, tanah disekitarnya mulai berguncang.
"Sial, ini berbahaya. Haruskah aku membantu mereka Kyle?"
"Kurasa sudah terlambat, kita harus pergi."
"Teman- teman sebenarnya ada apa?"
Tanya Gina di belakang mereka.
"Aku merasakan ada gempa bumi."
Tiba tiba seekor Naga dari bawah tanah keluar, dan langsung memakan beberapa petualang, serta Arma yang sedang memungut harta di aula pengorbanan.
Mereka berlari menyelamatkan diri, namun sudah terlambat bagi mereka. Naga itu mengeluarkan petir lewat mulutnya, dan seketika membunuh dengan sekejap para Knight serta petualang di jalurnya.
"Sial, ini adalah seekor Naga tingkat tinggi. Kenapa Naga sebesar itu berada di tempat seperti ini?"
Sebelum mereka bisa berlari, tiba-tiba Naga itu mengaum dan berkata kepada Kyle serta kawan-kawannya.
RROOOOAAARRRR!!!.
"Manusia kurang ajar, berani-beraninya kamu mengambil harta tanpa izin dariku."
Naga itu terbang mencegat mereka dari jalan keluar.
"Sisa-sisa tikus mau kabur juga."
Naga itu besar, berwarna emas dengan sayap yang besar.
"Maaf tuan Naga, kita tidak bermaksud ingin mengambil hartamu."
"Hoo, kalau begitu akan aku pastikan masing masing dari kalian. Apakah ada dari kalian yang membawa harta itu?"
Naga itu mulai mengendus Kyle dan teman-temannya satu-persatu.
"Aku akan mulai denganmu."
Naga itu mengendus Kyle.
"Hmm, sepertinya kamu tidak membawa hartaku."
"Tentu saja aku tidak akan berbohong di hadapan Naga yang agung."
"Hem, kau cukup baik dalam berbicara, tetapi bagaimana dengan temanmu yang lainnya, aku harap mereka bersih sepertimu."
Naga itu mulai memeriksa lagi dan menemukan beberapa orang yang terbukti membawa emas dan akhirnya terbunuh oleh sang Naga.
Setelah itu pemeriksaan yang dilakukan oleh Naga akhirnya berakhir, semua teman-teman dekat Kyle terselamatkan.
"Kami tidak mengambil hartamu, bisakah kami pergi?" Tanya Defman kepada sang Naga.
"Wahai Manusia, ketahuilah. Jika kalian mengingikan harta dariku, kalian hanya harus memohon kepadaku. Percayalah bahwa aku tidak akan pernah berbohong."
"Kami tidak tertarik, biarkan kami pergi." Ucap Kyle dengan lantang.
"Tsk... kalian tidak menyenangkan. Aku hargai keputusan kalian. Untuk kamu, karena keberanianmu menjawab perkataanku. Setiap Manusia yang masih berdiri dan hidup di depanku ini, kalian bisa mengambil masing-masing 1 kantong emas."
"Apa anda yakin Tuan Naga yang agung?"
"Tentu saja, kaum Naga tidak akan menarik ucapannya."
"Baiklah kalau begitu, kami memohon belas kasihan kepadamu, Naga yang agung."
"Heh, kamu Manusia yang menarik."
"Terima kasih Naga yang agung." Defman dengan spontan.
Kemudian Defman yang maju mengambil sekantong emas itu yang berisi sekitar 100.000 Jewel, dan membagikan kepada orang-orang yang masih hidup itu.
"Sekarang pergilah wahai Manusia."
Mereka secara tiba-tiba di Teleport kembali ke ujung terluar dari Lembah.
"Begitulah Cucuku cerita untuk hari ini. Hahaha, akhirnya kakek menikahi Gina dan juga Lulu."
Lulu adalah kekasih dari Kyle, sedangkan Gina adalah teman Guild.
Kembali kepada Vallen yang sedang berdiri di depan makam Kyle.
(Lembah itu. Dari cerita Kakek, Naga itu berkata... "Jika kau menginginkan sesuatu, kau hanya harus memohon kepadaku.")
"Sepertinya tidak ada pilihan lain. Aku harus pergi ke Lembah itu dan memohon kepada Naga yang agung untuk mengajariku berlatih kemampuan."