
Hai Readers... Author kali ini akan up Chapter terbaru nih.
mengenai delay update akhir2 ini guys, di daerah saya udah zona merah, yg jelas saya berada di luar negeri saat ini, dikarenakan masih belum diperbolehkan untuk pulang ke indonesia, dan banyak problem di apartemen jadi update nya delay.
Jangan lupa Stay Safe Di Rumah Aja, biar makin betah Author bakal Up nih.
Update kali ini diperuntukkan buat Readers setia yang selalu menunggu dan mendukung Author..😊
Saya Ucapkan Beribu Ribu Terima Kasih Untuk Kalian Readers...
___________________________________________________
Pertarungan sengit terjadi.
Auhmar dan Fiasco terus membombardir mereka dengan ledakan besar.
Vallen dan Damian berusaha untuk melindungi Fafnir yang sedang mengumpulkan Mana.
"Auhmar saatnya giliranmu!! " ucap Fiasco.
"Nod... " Auhmar mengangguk.
Auhmar yang tadinya melayang di udara kini turun dan berhadapan dengan Damian dan juga Vallen.
"HEI FIASCO... Kenapa kau tidak turun juga, aku akan membunuhmu hari ini." Damian berteriak.
"Damian... melawanmu buang2 waktu, aku akan menuju Desa itu terlebih dahulu, ada sesuatu yang menjadi incaranku di sana."
"Hooo... jadi dari awal kau hanya ingin sesuatu itu? dan kenapa kau menyerang keluargaku?"
"Pengalihan Isu... iyah keluargamu sangat mudah dibodohi, apakah kau benar2 keturunan Guardian? ha ha ha."
"AKAN KU BUNUH KAU."
"Datanglah Kesini... aa jika kau bisa melewati Auhmar maka kau bisa menyusulku lho."
Damian mencoba mengejar Fiasco namun Auhmar menghalanginya dan menyerang dengan membabi buta.
"Ayoo kalahkan dia agar kau bisa menyusulku.. ha ha ha, hemm di desa itu banyak orang kan.. akan ku bunuh semua penduduk itu... Whaa ha ha ha."
"Vallen.. kau pergilah dan kejar Fiasco, aku akan menahan Auhmar."
"Tapi bagaimana dengan Master Fafnir...?"
"Ahh sudahlah aku akan menjaganya serahkan semua kepadaku.. cepat kejar dia."
"Baik tuan Damian.."
Vallen mengejar Fiasco, ketika sudah cukup jauh dari posisi Damian....
*Craaaazzzaahhhhhh Zzeeeppp Petir besar menyambar.
"Huuff hampir kena, seranganmu cukup menarik Vallen."
"FIASCO.... Jangan bercanda kau sialan... para Penduduk itu tidak mengetahui apapun dan kau berencana untuk membunuh mereka? apa kau lahir dari sebongkah batu di hutan? kau tidak ingat dengan orangtuamu? kau manusia terbodoh."
"Orang tua? apa itu?... ohh aku ingat, dulu aku hidup di sebuah rumah yang megah, disana ada 2 manusia laki2 dan perempuan, mereka berdua sangat baik padaku... namun ketika mereka mengetahui bahwa aku memiliki sihir kegelapan, mereka mulai mengasingkanku, memukuliku, dan bahkan orang2 di rumah itu ingin membunuhku, di saat titik terendah itu aku tak melihat wujud manusia yang kau sebut Orang Tua itu akan membantuku, aku memutuskan untuk mengendap ngendap menuju ruangan mereka dan mendengar suatu pembicaraan."
"Kau bagaimana bisa melahirkan Monster seperti itu?" Suara Lelaki.
"Tetapi bagaimanapun dia adalah anak kita, aku tetap menyayanginya bagaimanapun keadaanya, hanya karna dia memiliki sihir kegelapan yang mengalir di darahnya, kau berencana untuk membunuhnya? kau bahkan menghalangi ku untuk secara langsung merawatnya.." Suara Wanita yang lemah berusaha untuk berbicara.
"Heh kau wanita yang tidak berguna, aku menjadikanmu sebagai istri yang sah diantara puluhan wanita selir di sini, dan KAU memberikan ku keturunan seorang Monster?" Suara lelaki itu Tinggi dan berteriak.
Fiasco yang masih kecil mendengar hal ini dan berusaha untuk mendobrak ruangan itu dan melihat Lelaki itu menarik rambut Wanita itu dan menyeretnya, setelahnya lelaki itu menusuk wanita itu dengan pisau berkali kali, wanita itu menjerit dan lama kelamaan dia terdiam dan mati.
Fiasco kecil melihat seluruh kejadian itu dan terpaku menatap ibunya yang dibunuh dengan sadis tepat di depannya, Fiasco ingin berteriak tetapi tak ada suara yang keluar dari mulut kecilnya, tapi saat itu juga dia menerima kebangkitan.
Fiasco mengeluarkan Miasma Hitam bergerak ke seluruh isi rumah dan membunuh semua orang didalamnya dengan racun itu, kemudian ledakan besar terjadi, dan dalam semalam keluarga Fiasco lenyap tanpa sisa.
"Dan begitulah akhirnya... cerita ini berakhir dengan sangat menarik, benar tidak Vallen?"
"Kau... sudah hentikan semua hal ini, kau hanyalah seorang manusia yang terluka di hatimu, membunuh penduduk itu hanya akan semakin membuat lubang hitam besar dalam dirimu... sadarlah Fiasco."
"Jangan sekali kali kau menyentuh mereka, aku PERINGATKAN KAU."
"Heh.. nee Vallen, bagaimana kalau setelah aku membunuh seluruh penduduk desa di sektor C, kemudian aku akan menuju desa Mura dan membantai seluruh orang disana termasuk..... KELUARGAMU.? Ha ha ha ha... yah2 itu sangat menarik.... Sungguh sangat mena.. Hekh."
Fiasco tersentak.. dia melihat Vallen mengeluarkan kekuatan Magis yang sangat tinggi.
"Kekuatan ini...? ternyata benar.. kau adalah seorang penyihir kegelapan sama seperti ku yah Vallen..."
"Untuk orang yang diatas... siapa namamu? Fiasco?..."
"Hehmm ini bukanlah suara Vallen, ini berasal dari dalam tubuhnya, sial kekuatan apa ini... TERLALU BESAR... TERLALU BESAR...!!!!"
"Aku sudah memperingatkan mu untuk tidak memprovokasi anak ini, kau tidak mendengarku? jangan salahkan aku akan berbuat sesuatu kepadamu."
"Hahh suara ini mungkinkah...?"
"Fiasco... kau yang memaksaku untuk melakukannya..."
Tiba2 dalam tubuh Vallen muncul berbagai macam Orb warna warni, mereka berbicara satu sama lain.
"*Akulah yang dibangkitkan...
"Yah sudah terbangkitkan...
"Aku akan menghancurkan...
"Dia akan menghancurkan..
"Aku tertawa pada ketiadaan... Aku akan membawa akhir..
"Dia akan mengakhiri....
"Akulah sosok yang dapat membunuh Dewa...
" Yahh dia mampu membunuh Dewa....
"Terimalah kemurkaanku... Juggernaut Dragonar*...
Vallen meraung... tidak.... tepatnya sesuatu dari dalam diri Vallen telah mengambil alih kesadaran Vallen.
Auman itu mirip seekor naga, naga yang pernah menjadi entitas yang mengalahkan Dewa dimasa lalu.
Naga ini adalah... Kaisar Naga Hitam... Ia adalah Kaisar di antara semua Naga di dunia ini... ia dipuja sebagai Emperor yang bernama Kuroryu atau Sang Naga Hitam.
Fiasco kau akan mati...
Perlahan tubuh Vallen diselimuti oleh sesuatu pakaian, pakaian itu berubah menjadi seekor naga... mulai dari tanganya menjadi bersisik... tubuhnya membesar, kepalanya menyerupai seekor naga dan bertaring.. wujud seekor naga hitam legam yang berdiri setinggi 4 Meter.. Mata yang merah dengan tatapan tajam.
"Tidak... ini tidak mungkin... kau Reinkarnasi dari Naga Kuno..?"
Vallen yang diselimuti oleh baju perang Naga melesat dan menghantam Fiasco...
"Uukkhag... *muntah darah, Aku tidak bisa menandingi kekuatan ini, sialann... kenapa harus kau Vallen."
"Aku akan membunuhmu, bunuh, bunuh.."
Vallen menjadi haus darah.
"Ugh.. dimana ini kenapa semuanya menjadi gelap... dimanakah aku?"
Vallen melayang di bawah alam sadarnya.
__________________________________________________
Next minggu depan ya guys, Author bakal usahakan untuk next Update selama 1 Minggu 1x, atau bahkan 2 sampai 3x.
Terima kasih dan terus dukung Author..
Jadikan Novel Dragon Soar To The Sky menjadi novel kesayangan kalian dan sekaligus Favorit kalian.
#StaySafe #DirumahAja