
Aura dari Master.. cukup kuat, apa yang sebenarnya terjadi, aku harus kesana.
"Diana kau tunggu di sini, aku akan melihat keadaan Master ku."
"Ohh hem semoga kau beruntung."
Heh... apa maksudnya ya? dan juga kenapa mereka tidak merasakan hal yang aneh setelah Master mengeluarkan Aura sebesar itu.? yang benar saja, aku harus memeriksanya.
...
..
.
Aku rasa itu adalah ruangan nya.
"Master apa yang sebenarnya terja.... eh..."
"Hoo Vallen ada apa?
"Eh tidak aku tadi merasakan tekanan Aura yang besar, apa yang sedang kalian lakukan?"
"Seperti yang kau lihat anak muda, Aku dan Mastermu sedang bermain catur dan kami bertaruh sesuatu, dan Mastermu ini kalah taruhan."
"Hehh.? jadi Aura tadi itu?"
"Ohh tenang saja, hal ini sudah sering terjadi, hooii Damian ayo kita main sekali lagi."
"Ahh tentu saja Master, kali ini apa yang kita pertaruhkan?"
"Ha ha ha, aku mempertaruhkan.... INI..."
" WOOAHH ITU ADALAH... MAJALAH GADIS PIRANG LIMITED EDITION..."
"He hemm bagaimana kau tertarik Damian?"
"*Gulp.. berapa Set kita bermain?"
"5 Set."
"3 Set atau tidak sama sekali?"
"Oke DEAL."
Ahh aku merasa bodoh mengkhawatirkan mereka berdua, dan setelah itu mereka asyik bermain dan tentu saja Master kalah dan kehilangan majalah nya.
"Arrgg tidakk majalah ku... Nao-Chan.. Hua hua hua.." Master menangis dengan keras..
"Hehh.. seperti yang diharapkan dari Master Mes*m, mau di taruh mana harga dirimu.?"
"Tapi Vallen... Nao-Chan ada di sana... aarrgg tidakk."
"Siapa suruh kau mempertaruhkan majalah itu dasar Master bodoh."
Setelah heboh karna majalah, kita berbicara tentang perihal pemeriksaan ku di Kastil Ares.
"Mohon maaf Master, tapi aku tidak dapat memaafkan orang yang sudah menyakiti putri kecilku."
"Perlu ku katakan, Vallen dan Diana melaksanakan Duel dengan Sah, bahkan ada Instruktur disana yang menjadi penengah sekaligus wasit pertandingan, apakah kau tidak tahu hal ini?"
"Maafkan aku Master, namun ada kesalahpahaman tentang hal ini, dalam laporan tidak disebutkan bahwa mereka sedang berduel, laporan yang ku terima mengatakan bahwa Vallen menyerang Diana secara tiba2 disaat dia lengah, jadi aku langsung memberi perintah untuk segera menyelesaikan kasus ini di Kastil Ares, namun tempo hari aku datang menjenguk Diana dan meminta kepadanya untuk menceritakan kejadian yang sesungguhnya dan bermaksud untuk langsung menuju Kastil Ares untuk membawa Vallen, tetapi.... aku mendengar bahwa Master sudah mengatasi masalah itu, jadi mohon maaf atas keteledoranku Vallen..."
Jadi seperti itu yang terjadi, aku heran siapa yang memberi laporan palsu kepada Tn Damian.
"Ini... tidak apa2 Tuan Damian, apabila anda menyadari bahwa saya tidak bersalah, maka hal itu sudah cukup bagi saya, tapi saya masih penasaran siapa yang membuat laporan seperti itu."
"Hemmm aku setuju dengan muridku ini, aku juga merasa heran kenapa kau langsung percaya pada laporan itu dan tidak mencari kebenaranya, Jadi siapa yang telah membawa laporan palsu kepadamu?"
"Ahh itu adalah orang baru dalam Mansion kami, setelah dia memberi laporan palsu aku langsung memecat dan menendangnya keluar, namanya.... eh siapa ya namanya.?"
"Jadi begitu kah... aku yakin kau terpengaruh sihir Hipnotis, seseorang ingin melakukan sesuatu dalam keluargamu, lebih baik kau berhati hati mulai sekarang."
"Sihir Hipnotis...? namun siapa yang dapat menghipnotis dengan mudahnya kepada ku ini.?"
"Melihat dia bisa memperdayaimu berarti dia bukan orang biasa, aku yakin dia pasti dari organisasi penjahat atau Evil Group Mata Gerhana."
"Mustahil... bukankah pemimpin mereka sudah mati."
"Tidak... pemimpin mereka masih hidup, entah benar atau tidak tapi kemarin aku merasakan ada jenis sihir aneh di kota, aku sempat ragu tetapi setelah mendengar ceritamu ini aku jadi yakin sekarang.."
...
..
.
Hehmm aku sempat mendengar tentang banyak organisasi Evil yang ingin menghancurkan kerajaan, salah satunya adalah Mata Gerhana.
"Tatapi yang terpenting setelah tadi melihat keadaan Diana sudah membaik aku jadi tenang sekarang."
"Heh... apa yang kau bilang nak, Diana masih berada dalam perawatan Dokter kerajaan sampai sekarang."
"Ehh...?"
"Damian Esthera... kau bilang putrimu sedang di Dokter kerajaan kan..? jadi yang menemui kita tadi siapa?" ucap Master Fafnir berdiri dengan mengeluarkan Aura mengancam.
"Hah...? Master Fafnir ini apa maksudnya?"
"Rumahmu dikendalikan penyusup.., dan siapa yang mengantar Diana ke Dokter kerajaan kemarin?"
"Arrgg itu orang yang membawakan laporan palsu kepadaku."
"APA....? Sial kemungkinan Diana ada di tangan mereka." Master Fafnir terkejut.
"Apa yang anda bilang.. Tidak ini tidak mungkin... Sial kenapa hal ini terjadi." Damian seakan tak percaya.
"Damian segera lakukan pencarian, libatkan Erebus atas perintahku, kali ini waktunya regu Naga untuk mencari mangsa."
Aku tidak tau kenapa.. tapi kami berada dalam masalah besar sekarang.. Diana ku harap kau baik2 saja... Sial....