Dragon Soar To The Sky (Rewrite)

Dragon Soar To The Sky (Rewrite)
Tamu Dari Benua Selatan



Setelah beberapa saat, Vallen tiba di kediaman-nya.


"T-Tunggu sebentar, bukankah ini sebuah Mansion?"


"Baiklah, saya pamit dulu Tuan Vallen. Selamat menikmati rumah baru anda."


"O-Oh... Terima kasih."


(Rumah ini terlalu besar.)


Vallen mulai memasuki rumah itu.


"Woahhh... Bahkan dalamnya sangat luas, properti sudah terpasang dengan baik."


"Selamat datang, Tuan."


"Oh, Tiffa. Aku pulang."


"Bagaimana dengan pekerjaan anda?"


"Aku menjadi anggota Diplomasi. Mungkin setelah pelatihan, aku akan mendapat gelar Aristokrat."


"Hmm... Bukankah nanti anda akan jarang untuk pulang ke rumah?"


"Itu benar, dengan rumah yang besar, namun aku bahkan tidak punya cukup waktu untuk menikmati semua ini."


"Tapi anda akan sering pergi ke luar negara, saya yakin anda tidak akan bosan."


"Hahaha... Itu benar sekali. Oh iya, Tiffa."


"Hmm, ada apa?"


"Apakah kamu ingin pulang ke Kerajaan Elf?"


"Tentu tidak. Aku menikmati tinggal di tempat ini, bersama anda. Lagipula, aku tidak tahu apakah keluargaku masih ada di tempat itu sekarang."


"Aku menghargai keputusanmu. Apakah kamu bahagia sekarang?"


"Hhmm, aku sangat bahagia."


"Baiklah, aku akan mandi terlebih dahulu. Kamu bisa siapkan makanan setelah ini."


"Baik.."


Setelah beberapa waktu berlalu, dan hari sudah mulai malam. Vallen beranjak tidur.


Keesokan harinya.


"Oke waktunya berangkat."


Vallen mulai menuju Palace dengan berjalan kaki.


"Selamat pagi.."


"Pagi, Tuan.."


Di perjalanan dia menyapa semua orang. Mereka pun menundukkan kepala dengan senyuman.


Akhirnya dia sampai..


"Hoi, Isacc..."


"Vallen, selamat pagi."


"Pagi... Dokumen itu, apakah kamu sudah sesibuk ini? Padahal masih pagi."


"Yah, kau tahu. Dokumen-dokumen ini harus segera dikerjakan, sebentar lagi kita akan kedatangan tamu yang penting."


"Tamu penting?"


"Benar, tamu ini berasal dari wilayah Selatan."


"Ahh, apakah kaum Elf?"


"Bukan, itu dari kaum Beastmen."


"Hoo... Apakah kita juga akan bertemu dengan mereka?"


"Tentu saja, nanti Ayahku pasti akan menjemputmu untuk menyambut tamu ini di Aula pertemuan."


"Menarik sekali.."


"Baiklah aku akan pergi mengurus Dokumen ini dulu, sampai nanti."


"Hooh."


Vallen menuju perpustakaan, dimana di dalamnya sudah ada Tetua Frein yang akan memberikan pelajaran kepada Vallen.


"Selamat pagi Tetua Frein."


"Selamat pagi."


(Tetua Frein adalah orang yang cukup tenang, dia mengajar dengan santai, namun wawasannya sangat luas. Aku beruntung bisa belajar dari beliau.)


Beberapa jam kemudian...


"Baiklah, cukup sampai disini untuk hari ini."


"Terima kasih, Tetua."


"Vallen, ikutlah denganku menuju Aula pertemuan. Ada tamu yang harus kamu sambut."


"Baik, Tetua."


(Ini dia...)


Vallen bersama dengan Frein, mulai memasuki Aula.


Di tempat itu sudah hadir beberapa anggota Keluarga yang lain.


Vallen masuk, dan memberi salam kepada Alex.


"Salam Patriack."


"Oh, Vallen. Bagaimana dengan pembelajaranmu?"


"Sangat baik, Patriack. Tetua Frein juga sangat bagus dalam membimbing."


"Hahaha, baik kalau begitu. Ah, carilah tempat duduk, sebentar lagi tamu kita akan datang."


"Baik, Patriack."


Terdengar suara pintu terbuka.


"Perwakilan Kerajaan Ivaria telah tiba...."


Semua orang di dalam ruangan berdiri.


Tamu itu mulai memasuki Aula...


"Selamat datang di Kerajaan Estora, dan selamat datang di kediaman Guardian Deovare. Kami menyambut kalian, wahai tamu dari wilayah Selatan, Kerajaan Ivaria."


Tamu itu memberi salam kepada Alex.


"Seperti biasa kau terlalu kaku ya, Alex."


"Hahaha... Bagaimana tidak, kau adalah tamu terhormat kami hari ini, Creuz."


(Dia adalah perwakilan dari Kerajaan Ivaria, Creuz Fadim. Seorang kaum Beastmen.)


Semua anggota keluarga Deovare yang hadir di dalam pertemuan itu segera memberi hormat kepada Creuz.


"Kulihat ada beberapa anak muda sekarang dalam keluargamu, Alex..."


"Seperti yang kau lihat, Creuz. Mereka adalah pemuda yang sangat berbakat."


"Hoo... Itu benar sekali. Apalagi orang itu."


Creuz menunjuk ke arah Vallen.


Vallen berdiri, dan memberi hormat.


"Perkenalkan namamu anak muda."


"Baik. Nama saya Vallen Deovare, anggota keluarga Guardian Deovare. Saya berada di bidang Diplomasi."


"Bagus... Anak muda yang semangat."


Creuz mengeluarkan Aura yang menekan tubuh Vallen. Tekanan itu menyebar ke seluruh Aula, bahkan semua orang yang hadir ikut merasakan tekanan yang sangat mengerikan.


"Ack...."


Vallen menahan tekanan itu.


(Apa yang terjadi...? Tekanan ini sangat kuat.)


"Hooh... Alex, dari mana kau dapat Monster ini?"


(Sial, aku tidak dapat menahan tekanan ini lebih lama lagi...)


"Hentikan Creuz. Dia terlihat kewalahan.."


"Hahaha... Kau benar Alex, aku mohon maaf."


Setelah itu Creuz menghilangkan Aura itu, dan keadaan kembali normal.


Seketika para Arma masuk ke Aula.


"Apa yang terjadi?"


Alex memberi kode kepada mereka untuk keluar.


Para Arma kemudian meminta maaf, dan pergi.


Tiba-tiba Creuz mendekati Vallen.


"Vallen, benar kan? Aku cukup terkejut kau bisa menahan Aura ku. Katakan padaku, bagaimana kamu melakukannya?"


"Dengan segala hormat Jendral Creuz, saya menahan dengan segenap kekuatan saya."


"Jangan berbohong, aku merasa kamu bahkan tidak mengeluarkan Aura mu tadi."


"Sangat tidak sopan apabila saya menggunakan Aura untuk tamu seperti anda. Itu akan sangat mempengaruhi seluruh hubungan yang telah terbentuk dengan Kerajaan Ivaria."


"Bagus Nak, kau lulus."


"Eh? Apa maksud anda Jendral?"


"Alex, aku ingin Anak ini untuk menjadi penghubung Diplomasi antara Kerajaan Estora, dan Kerajaan Ivaria."


"Tapi Creuz, dia bahkan belum selesai dalam mengikuti semua dasar-dasar ilmu Diplomasi."


"Tidak masalah. Dia bisa belajar di Kerajaan ku kan?"


"Yah... Itu benar, tapi..."


"Dua tahun... Aku ingin anak ini tinggal di Kerajaan Ivaria selama dua tahun, dan kalian Kerajaan Estora akan mendapatkan sejumlah tambang minyak di wilayah Kerajaan kami?"


"APAKAH ITU BENAR?"


Alex seketika berdiri dari tempat duduknya.


"Ya itu benar..."


"Tapi, dalam satu tahun lagi dia akan menjadi perwakilan dari Kerajaan Estora untuk mengikuti Festival Ragnarok."


"Tidak masalah, dia akan aku kembalikan pada saat itu juga. Setelah Ragnarok selesai, dia akan kembali ke Ivaria selama 1 tahun lagi. Bagaimana?"


"Ehhmm... Vallen. Bagaimana menurutmu?"


"Jika ini demi Kerajaan Estora. Maka saya bersedia, Patriack."


"Baiklah kalau begitu. Sudah kuputuskan, dalam satu minggu, aku sendiri yang akan mengantar Vallen ke Kerajaan Ivaria."


"Jika itu yang Patriack inginkan, maka kami juga akan mematuhi keinginan anda."


"Bagaimana menurutmu Creuz? Vallen itu adalah orang yang berharga di Kerajaan kami, kuharap anda akan menjaganya dengan baik di sana."


"Tentu saja, aku bersumpah akan menjaganya, dan membuatnya bekerja dengan benar. Hahaha."


(Apa yang terjadi denganku...? Tapi, sebuah Benua baru, dan Kerajaan baru ya... Aku akan sangat menantikan perjalananku nanti.)


Tidak berselang lama, Raja Neville yang mendengar kabar tentang keberhasilan izin penambangan minyak. Menjadi sangat senang.


"Aku senang Kerajaan akhirnya bisa mendapat minyak sendiri, tetapi... Aku merasa kasihan dengan Vallen."


Tidal diragukan lagi, hasil pertemuan kali ini membawa dampak besar bagi Kerajaan Estora.


Apa yang akan terjadi dengan Vallen? Dan pekerjaan apa yang akan di lakukan olehnya nanti?


Sampai jumpa di Episode selanjutnya.