
Satu hari sebelum kejadian Pak Harris meninggal.
Saat itu di kantor, Pak Harris mendapatkan kabar bahwa istrinya mengunjungi rumah Rendy dan di sana ia juga memaki-maki Rara. Namun, yang tidak membuat Pak Harris habis pikir ada satu orang wanita yang menjadi orang ketiga di dalam rumah tangga anaknya.
Pak Harris menyuruh orang kepercayaannya untuk mencaritahu siapa wanita itu. Tidak butuh waktu beberapa lama, Pak Harris mendapatkan dan mengetahui siapa wanita itu.
Pak Harris cukup mengenal wanita itu, Pak Harris juga tahu siapa wanita itu.
Dulu, Pak Harris salah seorang di antara orang yang menyetujui hubungan Aurel dan Rendy.
Bahkan beberapa kali juga keluarga Aurel di bantu oleh Pak Harris dalam menjalani bisnis, sampai keluarga Aurel mengalami keuntungan dan memiliki anak cabang perusahaan dimana-mana.
Sampai pada akhirnya Pak Harris membenci wanita yang bernama Aurel. Saat itu Pak Harri mencari penyebab anaknya berubah.
Rendy sering uring-uringan, berpesta poya, bermain judi dan menghamburkan uang untuk hal yang tidak berguna. Sampai dimana perusahaan yang di rintis Rendy mengalami penurunan dalam penjualan.
Setelah mengetahui penyebab Rendy seperti itu. Pak Harris mengibarkan bendera kebencian kepada Aurel. Bahkan ia tidak akan menyetujui hubungan anaknya setelah di ketahui Aurel berselingkuh dan melakukan hubungan intim dengan lelaki dan sahabat Rendy.
Setelah itu juga, Pak Harris mengintai setiap pergerakan Aurel dan Rendy. Sampai Aurel meninggalkan ibu kota selama beberapa tahun. Dan setelah mengetahui Aurel telah kembali lagi dan suka mengganggu menentu kesayangannya.
Malam itu, sebelum pulang ke rumah Pak Harris menyuruh sekretarisnya untuk menghubungi Aurel dan meminta bertemu di restoran dekat rumah Aurel.
Aurel menyetujui dan tanpa berpikir apa-apa, begitu juga Pak Harris pergi sendiri tanpa membawa sopir dan orang kepercayaannya.
Pak Harris melihat Aurel sudah menunggunya.
Ia menghampiri wanita yang tersenyum ke arahnya.
"Saya tidak ingin berbasa-basi dengan anda lagi"
"Saya sempat tidak mengenali anda setelah anda mengubah beberapa dari bagian wajah anda"
"Jauhi anak dan keluarga saya, dan jangan pernah ganggu menantu saya" Aurel berdecak kesal ketika mendengar setiap ucapan yang keluar dari mulut Pak Harris
"Pak...."
"Selama saya hidup saya tidak merestui anda dengan anak saya bahkan ketika saya mati sekalipun" Kata Pak Harris memotong pembicaraan Aurel
"Butuh berapa uang dan Lelaki untuk memenuhi kebutuhan dan nafsu anda?"
"Dan jangan libatkan anak saya lagi setelah anda menyakitinya"
Pak Harris meninggalkan Aurel begitu saja, Aurel menatap benci kepergian Pak Harris, ia meremas tissu yang di genggamnya.
Tidak berselang lama Aurel menelepon orang kepercayaan keluarganya. Pria berbadan kekar yang saat itu berada di parkiran menunggu Aurel terlihat menghampirinya
"Iya Nona!"
"Selesaikan malam ini"
"ikuti dan bunuh lelaki tua itu tanpa meninggalkan jejak bahwa kita yang menghabisinya"
"Baik Non!"
Aurel tersenyum jahat dan ikut mengikuti mobil Pak Harris, orang suruhan Aurel itu sudah menghubungi anak buahnya yang membiasa menghajar orang.
Di tengah jalan, di pertokoan yang sunyi. Preman itu memberhentikan mobil Pak Harris dan menyuruh keluar. Pak Harris juga terlihat beberapa kali menyerang preman itu. Namun, ia tidak berhasil mengalahkan beberapa orang preman yang berbadan kekar.
Aurel menyaksikan sendiri bagaimana Pak Harris di siksa. Dan setelah Pak Harris kehabisan tenaga, preman itu membawa masuk Pak Harris ke dalam mobil dan dari arah berlawan preman itu menabrak mobil Pak Harris dengan kuat.
Bersambung