
"Kau ini keras kepala sekali ya, kau itu harus istirahat dengan benar di rumah jika kau disini terus aku jamin kau tidak akan tidur karena ingun terus melihat Minna." Kata Donghwi.
"Donghwi benar Kai, beristirahat di rumah akan lebih nyaman daripada disini. Tapi aku rasa aku akan disini saja menjaga Minna dan kalian bisa beristirahat dirumah masing-masing, lagipula besok aku kan kembali ke Pohang jadi hari ini aku mau menghabiskan waktu dengan Minna." Kata Minno.
"Baiklah jika hyeong bilang begitu, aku akan pulang dan istirahat di rumah malam ini." Jawab Kai.
"Hmmm... Coba aku yang menyarankan begitu, pasti dia tidak mau." Kata Sera berbisik pada Jihyun dan Yeora.
"Hahahaha...." Yeora dan Jihyun tertawa.
"Hehehe..." Kai tersenyum canggung.
"Baiklah kalau begitu, aku juga akan tinggal disini dengan Minno hyeong. Tidak apa-apa kan?" Kata Donghwi.
"Harusnya aku yang bertanya apa tidak apa-apa jika kau disini juga?" Tanya Minno.
"Dengan senang hati hyeong. Oh aku harus mengantar para tamu ini pulang dulu hyeong, baru nanti aku kembali lagi kesini." Kata Donghwi.
"Hey ini masih sore tahu, kami masih belum mau pulang." Kata Yeora.
"Lebih baik kita makan malam dulu saja disini iya kan?" Kata Jihyun.
"Setuju!" Jawab Sera.
"Baiklah, baiklah. Hadeuh... Aku tidak bisa melawan kalau para wanita ini sudah berkonspirasi." Kata Donghwi mengalah.
Mereka pun tertawa bersama.
...****************...
...#60...
...Hampir...
"Benarkah?" Tanya Minno.
"Iya Kai memang sangat suka jus stroberi." Kata Donghwi.
"Wah seleramu dan Minna sama ya." Kata Minno.
"Bukankah oppa juga suka jus stroberi?" Tanya Jihyun.
"Ini rahasia ya... Sini mendekat..." Kata Minno menggeser bangkunya ke depan diikuti dengan yang lainnya.
"Sebenarnya aku tidak sesuka itu dengan jus stroberi, tapi menggoda Minna itu sangat menyenangkan aku sangat menikmati ketika Minna merengek saat jusnya aku rebut hahahaha..." Kata Minno setengah berbisik lalu tertawa terbahak-bahak.
"Uhhh.... Dasar, berarti semua oppa sama saja, aku batalkan deh pujianku waktu itu untukmu." Kata Yeora kesal.
Mereka semua tertawa bersama.
"Wah tidak terasa sudah pukul 9, bukankah besok kalian masuk kuliah?" Tanya Minno.
"Kai sudah kubuatkan surat cuti ditandatangi oleh Sera nunna, kelasku besok kosong." Kata Donghwi.
"Ahhh iya benar juga, sepertinya aku juga harus mengurus surat keterangan cuti Minna ya?" Tanya Minno.
"Oh iya hyeong, maaf aku lupa memberitahumu. Surat cuti itu harus menyertakan keterangan dari wali jadi aku tidak bisa mengurusnya, Kai diwalikan oleh Sera nunna." Kata Donghwi.
"Baiklah jika begitu, besok aku akan ke kampus mengurusnya." Kata Minno.
"Besok pagi aku akan mengantar Kai kemari lalu kita pergi bersama ke kampus bagaimana?" Tanya Donghwi.
"Baiklah, tapi Kai apa kau baik-baik saja jika besok pagi kau menjaga Minna disini sendirian?" Tanya Minno pada Kai.
"Tentu saja tidak apa-apa, dengan senang hati aku akan menjaga Minna dengan baik." Jawab Kai.
"Hei oppa, kau salah bertanya hal semacam itu padanya. Jika soal Minna dia pasti tidak akan menolak, iya kan teman-teman?" Ledek Sera.
"Eisss... Aku hanya basa-basi saja, sebenarnya aku tahu dia tidak akan menolak." Minno ikut meledek Kai.
"Ahhh... Sepertinya Sera nunna sudah punya teman bersengkongkol yang baru." Kata Kai sambil membuang muka.
"Hei...hei...hei... Aku hanya bercanda kok." Kata Minno sambil memukul pelan pundak kai.
"Sudah...sudah... Ini sudah malam, aku harus mengantar orang-orang ini pulang apalagi para wanita ini." Kata Donghwi.
"Iya benar juga, besok aku harus datang lebih awal ke perpustakaan karena ada buku baru yang akan datang." Kata Sera.
"Baiklah kalau begitu, kami pulang dulu oppa." Kata Yeora.
"Jihyun ayo pulang!" Yeora membangunkan Jihyun yang tertidur di meja.
"Hmmm..." Jihyun bergumam.
"Sepertinya dia lelah karena seharian ini menjaga disini. Biar aku yang akan membantunya berjalan, nunna ini tangkap kunci mobilnya dan bantu Kai berjalan." Donghwi melempar kunci mobilnya pada Sera.
"Hyeong aku pulang dulu ya, sampai jumpa besok." Kata Kai pamit pada Minno.
"Oppa aku juga pulang dulu ya, sampai jumpa lagi." Sera juga pamit pada Minno lalu berbalik membantu Kai berjalan.
"Ya?" Tanya Sera berbalik.
"Hmmm... Apa boleh aku meminta nomor ponselmu? Ahh... aku tidak ada maksud apa-apa kok, aku hanya berjaga-jaga jika ada yang ingin kutanyakan iya itu saja." Kata Minno canggung.
"Ohh... Iya tentu saja oppa berikan saja ponselmu." Kata Sera ramah.
"Ini. Ohh, Kai juga tolong simpan nomor ponselmu di ponselku ya." Kata Minno sambil menyodorkan ponsel pada Sera.
"Ba...baiklah hyeong." Jawab Kai
Sera dan Kai pun selesai menyimpan nomor mereka di ponsel Minno.
"Baiklah kalau begitu kami pulang dulu ya oppa." Kata Sera berpamitan lagi.
"Iya baik, terimakasih ya. Hati-hati dijalan, Kai jangan lupa minum obatmu dan istirahat ya." Kata Minno.
"Baik hyeong!" Kata Kai tersenyum cerah sambil melambaikan tangannya.
"Hmmm~ yang dapat perhatian dari hyeongbu..." Sera menggoda Kai.
"Nunna... Kau membuatku malu!" Kata Kai sambil menundukan kepalanya.
"Hahaha... Sudah seperti dengan siapa saja kau malu-malu begitu." Kata Sera.
"Nunna! Tolong berhenti menggodaku!" Kata Kai merengek.
"Iya... Iya baiklah! Astaga bocah ini seperti anak yang baru puber saja." Kata Sera.
Mereka berdua pun tiba di mobil.
"Kok kalian lama sekali sih?" Tanya Donghwi dari dalam mobil.
"Tapi hyeong meminta nomor ponsel kami dulu." Jawab Kai.
"Oh begitu, kukira ada sesuatu yang belum selesai. Yasudah ayo naik." Kata Donghwi.
Mobil pun melaju, Donghwi mengantar mereka satu persatu.
"Nunna apa kau bisa menginap di rumah Kai malam ini?" Tanya Donghwi.
"Kenapa harus menginap?" Tanya Kai kaget.
"Untuk berjaga-jaga saja, siapa tahu ada sesuatu yang kau butuhkan. Lagipula kondisimu kan masih lemah." Kata Donghwi.
"Ayo kita menginap saja di rumah Kai." Kata Yeora antusias.
"Memangnya kau sudah izin?" Tanya Sera.
"Sudah dong eonni, tadi aku izin pada orang rumah kalau aku akan menjaga Minna di rumah sakit." Jawab Yeora.
"Begitu ya, yasudah aku mau asalkan Kai tidak keberatan." Kata Sera.
"Iya tidak apa-apa kok, menginap di rumahku saja. Kamar tamu sudah bersih kok." Jawab Kai.
"Yeayyy menginap!" Seru Yeora.
"Yeora kau itu akan menjaga orang sakit, bukan bertamasya tahu!" Kata Donghwi.
"Iya... Iya maaf. Aku hanya senang saja bisa melihat rumah Kai, bahkan tidur disana." Jawab Yeora polos.
"Hmmm... Kau ini memang polos sekali ya." Kata Sera.
Tiba-tiba Donghwi melihat mobil melaju dengan sangat kencang melewati mobil yang dikemudikannya.
*Tiiiinnnn* Donghwi menekan klakson karena kaget.
"Hah? Kenapa?" Jihyun terbangun karena terkejut mendengar suara klakson.
"Hei! Bukankah itu mobilnya Karin seonbae?" Kata Donghwi kesal.
"Sepertinya dia sedang terburu-buru." Kata Sera.
"Karin seonbae... Ohhhh.... Aku ingat." Kata Yeora yang ingat cerita dari Minna dan Jihyun.
"Iya benar, seonbae yang itu." Kata Jihyun berbisik.
"Biarkan saja, dia kan memang sudah gila." Kata Kai santai.
"Santai sekali kau, memangnya kau tidak lihat kita hampir kecelakaan tadi?!" Kata Donghwi kesal.
"Hampir kan? Toh, sekarang kita baik-baik saja untuk apa diributkan? Aku benar-benar tidak suka membahas segala sesuatu mengenai Karin jadi lupakan saja tidak perlu kita bicarakan lagi." Kata Kai serius.
"Baiklah aku mengerti." Jawab Donghwi yang mengerti perasaan Kai.
...****************...