
...#12...
...Lupakan Saja Sejenak...
[Review #11 Salah Paham?]
"Terimakasih halmeoni... huhuhuuuu...huhu..." Minna tidak sanggup lagi menahan tangisnya sehingga ia menerima sapu tangan itu.
"Aigo... aigoo... keluarkan saja jangan di tahan nak. Tidak baik menahan semuanya tanpa menangis." Kata nenek itu sambil menepuk-nepuk paha Minna.
"Terima...(hiks) kasih halmeoni (hiks)... sudah memperhatikanku." Kata Minna sambil mencoba mengatur nafasnya.
"Bukan apa-apa nak, aku juga pernah muda sepertimu. Ketika masih muda kadang kita menahan perasaan di depan banyak orang supaya mereka menilai kita ini tegar dan dewasa, tapi tetap saja hati manusia itu punya batasan untuk menanggung emosi. Kadang kita menyesal, menyalahkan diri sendiri, merasa mampu merubah segala sesuatu jika ada kesempatan tapi kenyataannya semua hal itu tidak ada gunanya. Sebagai manusia kita hanya perlu mengikuti apa yang sudah menjadi bagian dari skenario Tuhan dalam hidup kita, mungkin sekarang kau bingung dengan apa yang orang tua ini katakan, tapi suatu saat kau akan mengerti nak." Kata nenek itu pada Minna.
Minna hanya menatap nenek itu, mencoba mencerna apa yang nenek itu katakan barusan.
Belum sempat Minna mengucapkan apapun, nenek itu sudah akan turun dari bus.
"Aigo, ini haltenya. Aku pergi dulu ya nak, aku doakan supaya masalahmu segera selesai dengan baik apapun itu." Kata nenek itu sambil tergesa-gesa ingin turun dari bus.
"Ohhh halmeoni... halmeoni... barang anda tertinggal, halmeoni..." Minna mencoba memanggil dan menghampiri nenek itu, namun bus itu penuh seketika nenek itu sudah turun dan bus sudah mulai berjalan.
"Ahhh sapu tangannya aku lupa, aku simpan saja deh siapa tahu bertemu nenek itu lagi." Kata Minna sambil memasukkan sapu tangan itu ke dalam tasnya.
...****************...
Minna pun tiba di apartemennya.
"Ahhh aku harus bekerja hari ini. Kasihan Dohwan oppa." kata Minna.
drrttt...drttt...drrrrt (ponsel Minna bergetar)
"Halo oppa." Jawab Minna.
"Ahh Minna, hari ini kau libur saja dulu ya istirahat. Biar aku yang menggantikan shiftmu." Kata Dohwan.
"Tidak apa-apa oppa, aku baik-baik saja ini aku mau bersiap-siap ke minimarket." Jawab Minna.
"Minna, tolong dengarkan aku ya untuk hari ini. Kau istirahat saja dulu besok baru kau bekerja lagi ya?" Kata Dohwan membujuk Minna.
"Baiklah oppa terimakasih banyak ya, besok aku akan datang lebih awal aku janji." Jawab Minna.
"Ya baiklah, selamat beristirahat ya jangan lupa makan malam." Kata Dohwan.
"Baik oppa, terimakasih ya oppa." Jawab Minna.
Dohwan pun menutup teleponnya.
"Kenapa sih Dohwan oppa itu baik sekali yaampun, kalau begini terus aku bisa salah paham padanya. Ahhh tidak Minna, kau itu adiknya! ingat adiknya!." Kata Minna sambil menutup wajahnya dengan bantal.
*tung-ting...* Suara chatgrup di ponsel Minna.
...Yeora: Hei teman-teman apa yang terjadi?...
...Jihyun: Ahhh kau sudah mendengar keributan tadi?...
...Yeora: hmmm... orang-orang di jurusanku bilang ada yang terjadi di perpustakaan antara Minna, Kai dan Karin seonbae....
...Minna: Tadi itu bukan apa-apa. Semuanya salah paham....
...Yeora: Minna, akhirnya kau membalas juga....
...Jihyun: Aihhh sudahlah, tadi itu memang salah paham saja kok. Seonbae itu saja yang membesar-besarkan masalah...
...Yeora: Benar kan? Aku sudah mengira Minna kita tidak akan seperti itu. Seonbae itu memang terkenal menyebalkan!...
...Minna: Sudah... Sudah... lupakan saja. Nanti juga rumor ini selesai dengan sendirinya....
...Yeora: Sabar ya Minna, kami selalu mendukungmu kok. Ya kan Jihyun?...
...Jihyun: Tentu saja! Siapa lagi yang akan menjaga Minna kami?...
...Minna: Ahhh kalian ini memang paling tahu cara menghiburku. Ohh iya bagaimana kalau kita keluar malam ini?...
...Jihyun: Memangnya kau tidak bekerja?...
...Minna: tidak. rekan kerjaku bilang aku tidak perlu masuk dulu hari ini. Jadi besok aku baru akan berangkat kerja....
...Yeora: Ayo ayo kita pergi....
...Jihyun: Ayo, aku akan pinjam mobil ayahku hehehe......
...Minna: oke....
...Jihyun: Yeora cepat siap-siap ya aku akan menjemputmu duluan, lalu setelah itu kita menjemput Minna....
...Yeoran: Siap laksanakan bu!...
...Minna: Sampai jumpa di rumahku. hati-hati....
...Jihyun: Sampai jumpa....
****
Di Minimarket...
"Oh Kai, kau disini?" Tanya Dohwan pada Kai.
"Hyeong Minna tidak masuk hari ini?" Tanya Kai.
"Aku menyuruhnya istirahat, aku tidak mau dia merasa trauma jadi kubiarkan dia tidak masuk hari ini." Jawab Dohwan.
"Ahh begitu ya..." Kata Kai.
"Ada apa mencarinya?" Tanya Dohwan.
"Aku benar-benar menyesal hyeong. Aku sudah memasukkan dia kedalam masalah pribadiku. Aku tidak tahu harus berbuat apa." Jawab Kai.
"Apa maksudmu?" Tanya Dohwan.
"Jadi tadi saat kami mengerjakan tugas......"
Kai pun menceritakan apa yang terjadi di perpustakaan tadi.
"Astaga... belum juga dia tenang dari masalah minimarket kemarin, sekarang ada lagi masalah di kampus." kata Dohwan.
"Karena itu hyeong, aku benar-benar merasa bersalah padanya." Jawab Kai.
"Kau ini bagaimana sih, bukannya menjaganya tapi malah memasukkan dia dalam masalah baru. Hahh... aku tidak habis pikir ada perempuan gila semacam itu, dan dia adalah mantan pacarmu?" Kata Dohwan kesal.
"Maafkan aku hyeong." Jawab Kai menyesal.
"Minta maaflah padanya. Kau tau rumahnya kan?" Tanya Dohwan.
"Dia sudah bilang tidak mau berurusan denganku selain perihal tugas. Dia juga bilang setelah urusan tugas selesai aku harus bersikap seperti sebelum kenal dengannya." Kata Kai menjelaskan.
"Yasudah tunggu saja dulu sampai suasana hatinya membaik, Minna itu gadis yang baik aku yakin dia berkata seperti itu karena perasaannya sedang kacau." Jawab Dohwan.
"Jika kau mau aku akan memberikan nomor ponselnya padamu." Lanjut Dohwan.
"Tidak hyeong, aku ingin memintanya sendiri. Aku tidak mau mendapatkan kontaknya dari orang lain." Jawab Kai.
"Woaaa temanku ini sudah dewasa rupanya. Gentle sekali hahaha...." Kata Dohwan.
"Ahh kau ini hyeong!" Jawab Kai sambil tertawa.
"Ya benar, aku harus menyelesaikan hal ini sendiri!" Kata Kai dalam hati.
****
Minna, Jihyun dan Yeora di dalam mobil...
"Hei kita mau kemana malam ini?" Tanya Yeora.
"Karaoke?" Kata Minna.
"Boleh juga, sepertinya Minna butuh hiburan ya." Jawab Jihyun
"Ayo berangkat!!" Jawab Yeora.
"Ehh ngomong-ngomong apa yang terjadi tadi?" Tanya Yeora.
Jihyun menatap Minna dari kaca spion depan.
Minna mengangguk mengisyaratkan bahwa Jihyun boleh menceritakan kejadian di perpustakaan kepada Yeora.
"Ohhh tadi itu saat kami mengerjakan tugas tiba-tiba..."
Lalu Jihyun menceritakan segala sesuatunya kepada Yeora.
"Ihhh benar-benar nenek lampir itu, apa sih yang sukai Kai dari seonbae itu?" Kata Yeora kesal.
"Dia memang cantik sih ya kan Minna?" Tanya Jihyun pada Minna.
"Iya seonbae itu sangat cantik dan modis, kita kan sudah mengira kalau tipe wanita Kai adalah seperti itu." Jawab Minna santai.
"Woaaa Shim Minna, aku tidak tahu harus berkata apa tapi... bagaimana bisa kau sesantai ini? hah? seonbae itu kan sudah membuatmu malu." Kata Yeora bingung.
"Aku tidak malu kok, aku tidak merasa dipermalukan juga. Bukankah seonbae itu yang mempermalukan dirinya sendiri? Aku sih biasa saja." Jawab Minna dengan percaya diri.
"Benar-benar tidak sia-sia kami kita berteman dengan Minna, ya kan Yeora?" Kata Jihyun.
"Hmmm... itulah sebabnya kami mau memanggilmu 'Ibu Baptis' hahahhaha" Kata Yeora.
"Aisssh kalian ini berlebihan tahu!" Jawab Minna agak kesal, namun akhirnya tertawa juga.
Malam itu mereka pun bersenang-senang bersama. Seakan melupakan apa yang sudah terjadi tadi di kampus, tetapi Minna masih menyimpan sesuatu dalam hatinya....
...****************...