Back To Start

Back To Start
#29 Satu Hal Berbeda




[All pict from Pinterest]


"Kai? Donghwi?" Minna memanggil mereka sambil ragu-ragu.


"Yes!" Kata Kai dalam hati.


"Oh... Minna." Kata Kai menyapa Minna.


"Kalian lari pagi sampai sini?" Tanya Minna heran.


"Ahh... kami kebetulan menginap di rumah Dohwan hyeong." Jawab Kai.


"Iya kan?" Tanya Kai sambil menyenggol siku Donghwi.


"Oh... iya, iya kami dari tempat Dohwan hyeong." Jawab Donghwi agak kaget.


"Oh begitu, mau lari bersama?" Tanya Minna.


"Kalau Kai jawab iya, aku jadi obat nyamuk. Sial sekali aku." Kata Donghwi dalam hati.


...****************...


...#29...


...Satu Hal Berbeda...


"Ya dengan senang hati jika kau yang mengajak." Jawab Kai polos.


"Cih... lihat pria modus ini." Kata Donghwi dalam hati sambil melirik Kai yang tersenyum.


"Ayo Donghwi." Kata Minna mengajak Donghwi.


"Ohh... iya ayo." Jawab Donghwi.


"Kau berolahraga setiap pagi ya Minna?" Tanya Kai.


"Iya, kecuali jika ada kuliah sangat pagi atau tugas yang belum kuselesaikan." Jawab Minna.


"Sepertinya kalian tidak berencana untuk lari pagi ya?" Tanya Minna lagi.


Kai dan Donghwi saling melirik...


"Ya?" Donghwi belum mengerti maksud Minna.


"Tidak ada yang lari pagi menggunakan celana jeans panjang seperti kalian." Jawab Minna tersenyum sambil menunjuk celana mereka.


"Ah... itu... hmmm... kami tidak membawa celana olahraga jadi kami pakai yang ada saja hehehe..." Jawab Kai agak kikuk.


Mereka pun lari bersama hingga beberapa menit kemudian...



"Dasar bodoh! sudah kutanya kan tadi kita mau kemana!" Kata Donghwi pada Kai kesal.


"Maaf... Maaf... Aku benar-benar tidak berpikir sampai sana." Jawab Kai.


"Kau yang mau mendekati Minna kan? Kalau begini dia malah akan takut didekati olehmu tahu! Dasar aneh!" Kata Donghwi.


"Sudah dong jangan marah-marah begitu." Jawab Kai.


"Ayo kita ke cafe." Lanjut Kai.


Kai pun langsung menyalakan mobilnya menuju ke cafe.



"Mereka itu aneh sekali sih, padahal kan aku cuma tanya kenapa mereka gugup begitu? Lucu sekali." Kata Minna sambil lari santai menuju rumahnya.


"Mereka kemana ya? kok tiba-tiba hilang begitu saja seketika pamit." Kata Minna.


"Ahh... sudahlah tanya besok saja di kampus." Kata Minna terus melanjutkan larinya.


Beberapa menit kemudian...


"Hahh.... akhirnya sampai rumah juga." Kata Minna sambil membuka sepatunya.


Minna pun mandi dan mengambil beberapa buku lalu mengerjakan tugas kuliahnya.



"Jihyun dan Yeora melakukan apa ya?" Kata Minna sambil melihat ponselnya.


*Tuuttt... tutttt... tutttt.... tuuuttt...* Minna menelpon Yeora.


"Halo Minna." Jawab Yeora.


"Yeora kau sedang apa?" Tanya Minna.


"Aku masih berbaring di tempat tidur." Jawab Yeora polos.


"Ini kan sudah siang, memangnya tidak ada yang kau kerjakan apa?" Tanya Minna lagi.


"Sejauh ini belum ada." Jawab Yeora singkat.


"Ahh... tunggu aku telpon Jihyun ya..." Kata Yeora lagi sambil mencoba menelpon Jihyun.


"Kau sedang apa?" Tanya Yeora.


"Aku mau belajar, tapi sepertinya mood belajarku kurang." Jawab Minna.


"Minna kau ini memang rajin sekali ya, kalau ibuku tahu kau belajar di hari libur begini aku bisa mati." Kata Yeora.


"Hahaha... makanya belajar dong." Jawab Minna.


"No... no... no... Hari Minggu itu untuk bermalas-malasan bukan untuk belajar." Kata Yeora.


"Hmmm... kenapa pagi-pagi sudah berisik sih?" Jihyun menjawab telepon dengan malas.


"Hei ini sudah siang tahu!" Jawab Minna pada Jihyun.


"Tuhkan apa kubilang Minna, hari Minggu itu waktunya bermalas-malasan tahu!" Kata Yeora pada Minna.


"Ada apa? Jangan bilang Minna sedang belajar!" Kata Jihyun.


"Bingo!" Jawab Yeora.


"Hei Shim Minna! Cobalah hidup lebih santai nikmati masa mudamu!" Kata Jihyun pada Minna.


"Apaan sih kata-katamu seperti orang tua tahu!" Jawab Minna agak kesal.


Yeora dan Jihyun hanya tertawa.


"Kau tidak jalan-jalan dengan Kai?" Tanya Jihyun iseng.


"Hah? Siapa? Aku?" Tanya Minna.


"Ya kaulah, masa Yeora." Jawab Jihyun.


"Kenapa aku jalan-jalan dengan Kai?" Tanya Minna lagi.


"Minna dan Kai? Tiba-tiba?" Kata Yeora.


"Hei tidak, tidak begitu! Aku dan Kai tidak ada apa-apa tahu!" Jawab Minna panik.


"Jadi belum ya?" Tanya Yeora polos.


"Belum apa?" Tanya Minna dan Jihyun.


"Belum jadian." Jawab Yeora.


"Ihhh.... anak ini sembarangan saja kalau bicara ya!" Jawab Minna kesal.


"hahaha..." Jihyun hanya tertawa.


Mereka pun berbincang-bincang dengan seru...


....



"Bagaimana?" Tanya Kai tiba-tiba.


"Apanya?" Jawab Donghwi.


"Menurutmu Minna suka padaku tidak?" Tanya Kai lagi.


"Apa? Kau pikir dengan muncul seperti orang aneh tadi dia akan simpati padamu?" Jawab Donghwi.


"Ahhh kau ini membuat aku tidak bersemangat saja!" Kata Kai.


"Bukan begitu, caramu tadi itu mungkin membuatnya malah merasa aneh dan takut padamu." Jawab Donghwi.


"Begitu ya?" Tanya Kai.


"Lalu aku harus bagaimana?" Tanya Kai lagi.


Donghwi pun memberikan pendapatnya pada Kai...


"Terlihat sekali ya kalau selama ini wanita-wanita itu yang mendekatimu, kau hanya tinggal bersantai seperti memancing." Kata Donghwi.


"Kan sudah kubilang Minna itu satu hal berbeda dalam hidupku, yang tidak pernah aku rasakan, aku lakukan dan aku pikirkan semuanya jadi pernah semenjak bertemu dengan Minna." Jawab Kai.


"Termasuk hal bodoh tadi?" Tanya Donghwi pada Kai.


"Jangan ingat-ingat itu lagi dong!" Jawab Kai kesal.


"Yasudah, intinya minta saja dulu nomor telponnya." Kata Donghwi.


"Baik boss!" Jawab Kai.


....


Hari sudah sore. Tidak terasa hari Minggu pun berlalu begitu saja.



"Ahhh... tidak terasa hari Minggu sudah mau berlalu saja." Kata Minna sambil meregangkan badannya.


"Minno oppa sedang apa ya? Apa ibu dan ayah baik-baik saja ya?" Kata Minna sambil melihat ponselnya.


Minna mengirim pesan pada Minno:


...Minna: Oppa apa kau sedang sibuk?...


...Minno: Apa kabar adikku?...


...Minna: Aku rindu oppa....


Minno pun langsung menelpon Minna.


"Oppa!" Jawab Minna.


"Ada apa sayang? apa kau baik-baik saja?" Tanya Minno.


"Iya oppa aku baik-baik saja, tiba-tiba saja aku ingat kau, ibu dan ayah. Biasanya kan kita jalan-jalan di hari Minggu." Jawab Minna.


"Iya ya, hahaha... Kau hari ini melakukan apa saja?"


"Aku hanya lari pagi, menonton, belajar. Tidak ada yang spesial." Jawab Minna.


"Makanya cari pacar!" Kata Minno menggoda Minna.


"Ihhh... oppa! kau saja duluan, kau juga masih jomblo kan!" Jawab Minna kesal.


"Hahahah... oppa bukannya tidak ingin, tapi sibuk." Jawab Minno.


"Ahh... alasan saja!" Kata Minna.


Minna dan Minno pun berbincang-bincang....


....



"Karin sudah beberapa hari ini tidak menghubungi atau datang kesini." Kata Kai sambil melihat ponselnya.


"Apa yang dilakukannya ya? Apa dia merencanakan sesuatu?"


"Stop Kai! Jangan pikirkan hal aneh, mungkin dia sudah sadar apa yang dia lakukan."


"Bagaimana besok aku bertemu Minna ya? Astaga kenapa aku cemas begini." Kata Kai.


"Minna sedang apa ya?"


....


Di Minimarket...



"Terimakasih, selamat datang kembali..." Kata Dohwan kepada seorang pembeli.


"Selamat datang..." Kata Dohwan kepada pembeli yang masuk.


Pembeli itu membeli beberapa kaleng bir dan makanan ringan.


"Apa ada lagi yang lain?" Kata Dohwan.


"Tidak, cukup itu saja." Jawab pembeli itu, sambil memberikan kartu kreditnya.


"Apa hanya anda saja kasir disini?" Tanya pembeli itu.


"Ohh... ada rekan kerja saja, apa ada perlu dengannya?" Tanya Dohwan.


"Ahh... tidak saya hanya bertanya." Jawab pembeli itu.


"Rekan kerja yang berganti shift dengan saya libur di hari Minggu." Kata Dohwan.


"Baiklah, terimakasih informasinya." Jawab pembeli itu.


"Kalau boleh tahu nama anda siapa ya? Supaya saya bisa memberitahukan padanya." Tanya Dohwan.


Pembeli itu hanya tersenyum lalu pergi...


"Siapa sih dia? dandanannya seperti selebriti tapi belanja disini, dia juga menanyakan Minna." Kata Dohwan sambil melihat keluar.


...****************...