Aura Story

Aura Story
Bonus Chapter (Selesai)



Hari sudah beranjak sore. Farrel, Sabilla, Kevin, Tasya, Faris dan Aura kini sedang duduk di kursi santai yang ada di taman belakang rumah Yasmin.


Mereka kini tampak tersenyum bahagia sambil memperhatikan malaikat kecil mereka yang sibuk bermain dan tertawa bahagia.


Ketiga istri itu kini tengah duduk di pelukan suami masing masing. Sungguh, Aura, Sabilla dan Tasya benar benar merasa bahagia, saat melihat senyuman dan tawa yang ia saksikan dari anak anak mereka.


"Kak Sabil ingat tempat itu nggak?" Tanya Tasya sembari menunjuk kolam renang yang tidak berada jauh dari mereka.


Bukan hanya Sabil. Farrel, Faris, Aura dan Kevin juga menoleh bersamaan ke arah tangan Tasya.


"Eh. Asal lo tau ya. Gue suka sama Kak Farrel itu udah lama. Kita juga udah dekat dari kecil. Dan gara gara lo. Semua jadi berantakan" Tasya berdiri sembari memperagakan bagaiman saat gadis itu berekting saat mengerjai Sabilla dulu, membuat semua yang ada di sana tertawa. Ibu satu anak itu, benar benar membuat mereka semua gemas.


Sabilla tersenyum. "Dasar, aku beneran takut tau waktu itu" Sahut Sabilla.


"Maap ye kakak ipar. Sebenarnya aku juga nggak tega. Tapi di suruh ya mau gimana lagi" Jawab Tasya cengengesan.


Sabilla menoleh me arah Farrel, Faris dan juga Aura yang jelas terlibat pada saat itu. Mereka mengangkat tangan masing masing pura pura tidak tau.


"Arkkhhhh Sakit sayang" Ringis Farrel saat merasakan cubitan dari sang istri.


Sementara Aura dan Farris tak berhenti tersenyum sembari memandang satu sama lain dari tadi. Rumah ini, bukan hanya Sabilla dan Farrel yang memiliki kenangan di dalamnya. Tapi mereka juga. Karena di tempat inilah Faris pertama kali bertemu dengan Aura, hingga pria itu jatuh cinta pada sang istri.


Tanpa aba aba, Faris menarik pundak Aura untuk bersandar di bahunya saat pasangan Sabil Farrel tengah bergelut dan tertawa.


"Makasih. Istriku. I Love you so much" Bisik Faris kemdian mengecup puncak kepala Aura sembari masih memperhatikan anak anak mereka yang masih sibuk bermain.


"I love you to. My Husband" Sahut Aura.


"Aaa mau meninggal liat pasangan uwu uwu ini" Rengek Tasya seperti anak kecil.


"Kak Kevin, aku nggak di sosweetin juga gitu?" Tanya Tasya cemberut menggoyangkan tangan Kevin.


Kevin tertawa melihat istrinya itu yang masih saja bersikap manja dan kekanakan. Namun lain lagi ketika mengurus Kesya, wanita itu akan berubah drastis dan berubah keibuan.


"Biar lebih romantis kaya mereka. Ucapin I Livo you juga dong" Rengek Tasya memeluk pinggang Kevin erat. Membuat pandangan Farrel, Faris, Sabil, dan Aura kini terfokus hanya pada mereka.


"Nggak usah diliatin gitu ih norak" Sahut Tasya memutar bola matanya malas.


"I Love you" Ucap Kevin yang membuat jantung Tasya berdetak begitu kencang. Gadis itu terdiam. Entahlah, padahal ini bukan pertama kali Tasya mendengar kata itu dari mulut Kevin, tapi kenapa sekarang rasanya beda? Tasya mendongak menatap lekat mata Kevin, begitu juga sebaliknya.


"Udah di ucapin tuh. Bales dong" Sorak Farrel.


Tasya tersenyum malu, salah tingkah. "I love you to" Sahutnya kemudian memeluk Kevin erat dan menyembunyikan kepalanya di dada bidang Kevin. Membuat Faris, Farrel, Aura dan Sabilla tertawa melihat kelakuan wanita itu.


Satu hal lagi, tanpa mereka sadari. Anak anak mereka sudah diam memperhatikan orang tuanya yang sedang bermesraan sedari tadi.


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


...Wahhhhh akhirnya cerita ini benar benar udah tamat, dan udah selesai sampai disini. Sekali lagi, aku mengucapkan terimakasih banyak karena udah selalu dukung aku dan selalu ngasih semangat dan juga udah ngasih like, komen komen positif, poin dan koinnya. Jujur, itu benar benar berarti banget buat aku....


...Makasih udah ngikutin cerita ini sampai tamat dan sampai selesai. Aku minta maaf jika cerita ini membosankan dan tidak menarik. Maaf banget jika ada kesalahan dalam penulisan, atau dalam segi apapun....


...Dalam menulis cerita ini aku juga kadang kebanyakan mikir, insecure, dan nggak percaya diri. Sebelum up itu kadang aku mikir dulu, 'ini terlalu alay nggak ya, ini terlalu lebay nggak ya.' Aku suka mikir kaya gitu sebelum up. ...


... Tapi alhamdulillah akhirnya aku beraniin juga buat up dan komennya juga alhamdulillah banyak yang positif dan banyak yang suka juga. Maaf ya jika cerita ini terlalu berlebihan. Karena aku hanya manusia biasa yang nggaka akan bisa menyenangkan hati semua orang. Yang suka sama cerita ini Alhamdulillah banget๐Ÿ’™๐Ÿ’™ Makasih banyak. Yang kecewa sama cerita ini aku minta maaf ya๐Ÿ™...


...Oiya, aku juga udah pernah bilang kan di pengumuman Novel Sabilla, kalau aku mau buat cerita anak anak mereka. Tapi masalahnya sekarang adalah aku bingung mau buat cerita siapa. Shani, Shena, Zhea, Zhio, atau Kesya?...


...Setelah ini aku bakal tamatin dulu cerita My Cold Husband. Cerita My Cold Husband bab nya nggak bakal panjang jadi akan aku tamatkan secepat mungkin dan setelah itu akan aku lanjutkan untuk menulis cerita anak anak mereka ini. Tapi jujur aku bingung mau bikin cerita anaknya siapa. Kasih saran di bawah ya....


...Oiya jangan lupa follow ig aku @Afrialusiana supaya nggak ketinggalan info tentang karya karya aku selanjutnya....


...Udah itu aja, Love you guys. Sekali lagi makasih banyak ya. See you di karya karya aku yang lainnya bagi siapa yang baca. Hehehe....