April

April
39



Oma yang mendengar keretakan rumah tangga cucunya datang ke kota B, Oma sangat bersedih mendengar Kirana minggat dengan selingkuhannya meninggalkan Prilly dan Dirga.


Sore itu Oma telah sampai di rumah Dirga, Dia langsung menggendong buyutnya karena sangat merindukannya.


"Dirga tidak tau Oma, Apakah Prilly Anak Dirga Atau bukan? tapi terlepas dari itu semua Dirga akan menyayangi Prilly sepenuh hati," ucap Dirga. Karena sampai sekarang Dirga enggan melakukan Tes DNA.


"Siapapun Prilly dia sudah menjadi bagian dari keluarga Raharja. Wanita Kurang Ajar itu meninggalkan Anaknya sendiri tanpa belas kasihan," ucap Oma geram.


"Bukankah ini memang yang Oma inginkan, memilih wanita itu sebagai pendamping hidup Dirga," jawab Dirga sambil menatap Oma nya tajam.


"Maksud kamu Apa, Dirga?" ucap Oma memastikan, Apakah cucunya masih Amnesia.


"Dirga tidak ingin berpura pura lagi. Oma sudah senang kan sekarang? Dirga menderita," sahut Dirga.


"Kamu sudah ingat?" ucap Oma sambil menutup mulutnya.


"Sekarang Dirga minta kembalikan April! Oma," bentak Dirga.


"Dir... Oma hanya ingin yang terbaik untuk kamu," ucap Oma menjelaskan.


"Dirga sangat mencintai April Oma, bagaimanapun kondisinya," jawab Dirga.


"Tapi sekarang April sudah miliknya Arya," ucap Oma, mencoba menjelaskan.


"Dirga tidak peduli Oma, Dirga akan mengambilnya kembali, ini semua gara gara Oma," ucap Dirga sambil berlalu meninggalkan Oma nya.


...****************...


April dengan kening masih di perban sore itu mengajak Bintang jalan jalan di taman perumahan.


"Tunggu ya Nak, Ayah Arya lagi Ada urusan sebentar. Bintang nunggu disini ya sama ibu," Ucap April yang mengajak Bintang mengobrol. Arya yang mengantar mereka ke taman izin pergi sebentar karena ada urusan, dan berjanji akan segera kembali.


"Oma tidak menyangka bisa bertemu kamu disini, jadi ini alasan kepindahan Dirga," ucap Oma yang tiba-tiba duduk disamping April, Membawa Prilly untuk jalan jalan ke taman juga.


"Oma... " Ucap April terputus, April tidak tau harus bagaimana bersikap dan berucap.


"Iya Oma, Alhamdulillah ada keajaiban untuk April," balas April.


"Ada yang perlu kamu ketahui, Dirga mengalami Amnesia 4 tahun yang lalu," sambung Oma.


April kaget mendengar ucapan Oma, karena selama ini April mengira Dirga pura pura melupakannya. Karena ingin menjauhi dia yang cacat.


"Setidaknya dia bisa melupakan masa lalu nya Oma, Masa lalu yang tidak perlu di ingat," jawab April.


"Apakah kamu masih mencintai Dirga?" tanya Oma, yang membuat April kaget.


"Mas Dirga sudah punya kehidupan sendiri, Oma. Begitu pula April yang sudah punya Bintang dan Mas Arya, " jelas April.


Mendengar ucapan April, Oma langsung mengarahkan pandangannya kepada Bintang yang ada di stroller.


"Ini Anak kamu?" tanya Oma.


"Iya, Oma," jawab April.


"Anakmu mirip sekali dengan Dirga waktu kecil," ucap Oma.


"Sayang waktunya kita pulang," ucap Arya menghampiri April. Sebenarnya Arya sudah kembali dari tadi, tapi diurungkan niatnya menghampiri April karena ingin mendengar percakapan mereka.


"Iya Mas, sudah waktunya Bintang Mandi," jawab April.


"Hebat kamu ya Arya, Mencintai mantan istri sahabatmu sendiri," ucap Oma.


"Terserah Oma mau bicara Apa, yang jelas Arya sangat mencintai April. dan Arya harap Oma tidak menggangu kehidupan kami," jawab Arya.


Karena tidak ingin melihat Arya ribut dengan Oma, April segera mengajak Arya pulang. Sedangkan Oma terus memikirkan Bintang, Dia merasa seperti punya ikatan batin dengan bayi itu.


...****************...