April

April
36



Ternyata Dirga lah yang membawa April,dia melihat April terjatuh langsung buru buru menepikan mobilnya dan menolong April.


"Anda menculik saya," ucap April kepada Dirga yang duduk disebelahnya, yang sedang menyetir.


"Saya mau pulang, jadi sekalian biar kamu saya antar," jelas Dirga.


"Turunkan saya! saya bisa ingin pulang sendiri," ucap April kesal karena Dirga tiba-tiba menggendongnya dan langsung memasukkannya kedalam mobil.


"Baiklah, kebetulan ini jam makan siang. Kita akan turun sebentar dan makan siang," ucap Dirga sambil menepikan mobilnya di sebuah restoran yang tidak lain adalah restoran milik April.


Sampai di dalam April bertemu dengan ibunya, ternyata ibunya datang ke restoran sambil membawa Bintang.


"Bintang sayang, ikut nenek ke restoran ya Nak?" ucap April pada bintang yang di gendong ibunya, karena tidak berhenti menangis.


Dirga terpaku menatap bayi di depannya. Seperti ikatan batin diantara mereka.


"Tante bolehkah saya menggendong bayi ini?" ucap Dirga kepada Bu Arini.


"Boleh Nak," ucap Bu Arini yang sudah kenal Dirga sebagai tetangga barunya tapi tidak mengetahui bahwa Dirga adalah bekas mantu nya.


Bintang yang digendong Dirga, seketika berhenti menangis.


Bu Arini terus mencocokkan wajah cucu angkatnya dengan dengan tetangga barunya itu.


"Kok mereka bisa semirip itu ya?" batin Bu Arini, tidak berani mengucapkannya.


Bintang yang digendong Dirga, merasa nyaman lalu tertidur. Bu Arini langsung mengambil alih mengendong cucunya.


"Makasih sudah membantu menidurkan anakku," ucap April yang duduk bersama Dirga disalah satu bangku restoran.


"Kamu belum menikah, itu anak...?" ucap Dirga tidak melanjutkan kata kata nya.


"Aku sudah menikah dan bercerai, mantan suamiku tidak mengingatku," jelas April. Sambil melirik kearah makanannya yang tersedia di bangku.


"Apa mantan suamimu itu amnesia?" sahut Dirga, yang mencoba menjelaskan sesuatu lewat pertanyaannya. Dirga ingin menjelaskan semuanya kepada April tentang apa yang sebenarnya terjadi, namun semua sangat rumit.


"Aku tidak tahu, tapi dia seolah olah tidak mengenalku," ucap April lagi mengarahkan pandangannya kepada Dirga.


"Jika ternyata mantan suamimu itu mengalami amnesia, apa yang akan kamu lakukan?"tanya Dirga lagi.


Sedangkan di meja lain Arya yang menyamar menggunakan Hoodie, masker dan kacamata merasa frustasi melihat April jalan bersama Dirga.


Dirga menyelesaikan makannya,dan beranjak pergi dari restoran. Sedangkan April memilih untuk berada di restorannya karena alasan pekerjaan.


Diperjalanan pulang Dirga berpapasan dengan sebuah mobil yang membawa istrinya.


"Kirana," ucap Dirga. langsung memutar balik mobilnya mengikuti Kirana.


sampailah Dirga di depan hotel, salah satu hotel miliknya yang tidak diketahui Kirana bahwa itu hotel milik suaminya.


Dirga mengikuti istrinya masuk, yang berjalan mesra memeluk seorang pria.


Dia membiarkan beberapa saat istrinya masuk ke salah satu kamar hotel, setelah di rasa waktu yang tepat. Dirga meminta staf hotelnya untuk membuka kunci kamar hotel dengan kunci duplikat. Tentu tidak ada penolakan karena permintaan dari sang pemilik langsung.


Ditemani beberapa staf hotel Dirga masuk, Dirga meminta staf hotel untuk merekam aksinya menggunakan kamera.


Benar saja saat pintu terbuka, dia melihat istrinya sedang bermain kuda kudaan dengan selingkuhannya Ryan, yang ternyata juga sahabat dari Dirga.


Kirana yang berada diposisi atas menindih Ryan, langsung menghentikan aksinya dan mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya.


Dirga bertepuk tangan melihat aksi istri dan sahabatnya.


"Lanjutkan!" ucap Dirga.


"Sayang, Ryan udah paksa aku," ucap Kirana berakting menangis.


sedangkan Ryan hanya diam seribu bahasa, karena perselingkuhannya dengan istri sahabatnya yang tertutup rapat selama ini sudah terbongkar.


"Aku akan menceraikan kamu," ucap Dirga sambil menunjuk jari telunjuknya ke arah Kirana. Membuat Kirana yang menutupi tubuhnya dengan selimut, mengejarnya dan berlutut dikakinya.


"Tolong pikirkan sekali lagi,aku dijebak. Kasihan dengan Prilly," ucap Kirana memohon.


"Aku tidak yakin Prilly putriku, aku akan melakukan test DNA," ucap Dirga sambil berlalu.


Kirana hanya menangis sejadinya. Dia masih mencintai Ryan sebagai mantan pacarnya hingga terbujuk rayuan Ryan. Ketika mereka bertemu kembali saat Dirga memperkenalkannya sebagai sahabatnya. Cinta yang telah terkubur lama itu bersemi kembali. Hingga mereka sering membuat janji untuk bertemu.


...****************...