April

April
32



Sesampainya di rumah ternyata oma pergi arisan dengan teman temannya. Sedangkan Kirana pergi pemotretan, kesempatan itu Dirga gunakan untuk untuk memangil Mbok Darti dan Bima ke kamarnya.


"Apa kalian tau siapa April?" ucap Dirga sambil menatap serius mereka berdua. Mbok Darti dan Bima hanya saling menatap ketakutan.


"Ampun Tuan, bukan maksud saya lancang. Tolong jangan persulit Non April lagi, dia sudah banyak menderita," ucap Mbok Darti menangis sambil tubuhnya gemetar, Mbok Darti sudah tidak tahan lagi memendam semuanya. Mbok Darti ternyata mendengar percakapan Dirga dan Oma tentang April tempo hari.


Bima yang berada disamping Mbok Darti, menginjak kaki Mbok Darti untuk mengingatkannya.


"Kalo saya harus dipecat dari sini, saya rela Tuan. Tapi apa yang sebenarnya terjadi harus di ungkap," ucap Mbok Darti lagi sambil menangis.


Setelah Mbok Darti bercerita panjang lebar tentang semua nya. Mulai dari April datang ke rumah ini, tentang Nadira, hingga kecelakaan itu yang mengakibatkan April lumpuh dan Dirga amnesia.


Tiba tiba Dirga merasa kepalannya sakit dan kemudian pingsan. Mbok Darti dan Bima segera bergegas membawanya ke rumah sakit.


Di rumah sakit Dirga sadar,dia meminta Bima dan Mbok Darti merahasiakan semuanya dari Oma dan Kirana, kalo Dirga sudah pulih dari amnesia nya dan dia sudah mengetahui semuanya.


Dengan khawatir Oma datang bersama Kirana ke rumah sakit.


"Sayang kamu nggak apa kan?" ucap Kirana berlari menghampiri Dirga sambil mencium pipi nya.


"Ada apa dengan Dirga, kenapa dia tidak seperti biasannya membalas ciumanku? apa dia mengetahui perselingkuhan ku dengan Ryan," batin Kirana panik.


"Aku mengkhianatimu dengan wanita ini yang diperkenalkan Oma sebagai kekasihku saat aku tersadar dari koma," batin Dirga sambil terbaring di ranjang.


"Bagaimana keadaanmu, Dir?" ucap Oma membuyarkan lamunan Dirga.


"Dirga baik baik saja oma,kata Dokter besok sudah boleh pulang," ucap Dirga lirih.


Oma lega dengan jawaban Dirga, karena Oma sangat khawatir Dirga mengingat masa lalunya. Karena April dan Arya belum menikah jadi belum aman kalo Dirga mengingat semuanya sekarang.


...****************...


Di kamar Dirga...


Dirga sudah diperbolehkan pulang,dia beristirahat di kamarnya. Hatinya hancur dan terpukul, apalagi setelah mengetahui fakta dari orang kepercayaannya kalo dirinya dan April baru resmi bercerai seminggu yang lalu, karena April akan menikah dengan Arya.


Dia bingung dengan hatinya apakah dia akan mengejar April kembali? karena tembok penghalang diantara mereka terlalu tinggi.


Kirana datang dan duduk di pangkuannya, memakai baju dinasnya (lingerie). Semua tampak menerawang, Kirana menggodanya tapi Dirga Tidak tertarik. Dirga malah pergi dan tidur di kamar tamu, bekas kamar April dulu.


Kirana merasa sangat kesal terhadap penolakan Dirga, tidak biasannya dia seperti itu.


Pagi harinya Dirga berpamitan kepada Oma untuk pindah ke kota B, membawa serta Kirana dan Prilly untuk tinggal di sana. Dengan alasan Dirga ingin mengembangkan usahanya di kota itu. Oma yang mendengar itu langsung kaget, karena kota itu kota April tinggal. Tapi Oma juga tidak bisa menolak keinginan Dirga takut Dirga malah akan curiga.


sedangkan Kirana berusaha membujuk suaminya agar tidak pindah ke kota itu, karena dia tidak ingin berjauhan dengan selingkuhannya Ryan tentunya, tapi semua usahanya sia sia, Dirga tetap bersikukuh pindah ke kota itu.


...****************...