
🥀🥀🥀🥀
Sepulang sekolah Kinoy mengajak Kinanti untuk jalan-jalan, namun sebelum mengajak Kinanti jalan-jalan, Kinoy dan semua teman-temannya akan mengadakan konvoi kelulusan di taman kota.
Mereka semua memakai motor dan berkeliling mengitari kota Banjarmasin. Mereka juga mencoret-coret seragam sekolah mereka. Mereka semua juga berfoto bersama. Aksi mereka sebelumnya pernah mendapatkan kecaman dari kepala sekolah dan para guru.
Namun mereka tetap saja melanggar aturan itu. Mereka berjanji tidak akan melakukan konvoi yang bisa merusak fasilitas kota bahkan mengganggu pengguna jalan. Tidak ketinggalan Kinoy pun ingin ikut dalam konvoi itu, tetapi Kinanti melarangnya.
Kinanti tidak mau Kinoy menjadi seperti itu. katanya.
"sudahlah..jangan ikutan seperti mereka. Buat apa melakukan konvoi dan coret-coret baju. Emang ada guna nya? lagi pula lebih baik kita gunakan konvoi ini menjadi lebih bermanfaat!" ucap Kinanti.
Belum selesai perkataan Kinanti tadi, teman-temannya mencoret baju Kinoy.hingga baju Kinoy menjadi kotor karena coretan cat spray atau cat Pylox.
Kinanti yang melihat pun merasa marah kepada Kinoy. Kinanti berbalik arah berpaling dari Kinoy. Lalu Kinoy menghampiri Kinanti.
"Sayang..tunggu dulu!"
"Baru saja aku bilangin eh..ternyata kamu langgar juga!" keluh kinanti sambil melipat tangannya ke depan.
"Kamu marah, ya..sama aku?" tanya Kinoy sambil memandang wajah Kinanti.
"Ya..jelas marah lah! ngapain kamu ikutan mereka..kalo seandainya ada Polisi yang melihat kita semua konvoi, apa yang akan terjadi? apa kamu bisa jawab?" sahut Kinanti dengan marah.
Karena Kinanti sudah marah, maka detik itu juga Kinoy melepas baju seragamnya yang penuh coretan cat dan melempar baju itu ke tempat sampah. Kinoy memakai baju biasa berwarna biru.
Kinoy punmemegang bahu Kinanti dan mengatakan.
"Coba lihatlah..aku sudah melepas baju itu!"
Kinanti pun berbalik arah, Kinanti melihat Kinoy sudah melepaskan baju seragam yang penuh coretan cat itu. Kinanti berkata.
"Kok kamu lepas bajunya..bukannya kamu suka ya..!"
"Aku memang suka seperti itu, namun kalo kamu tidak menyukainya buat apa aku lakukan!" sahut Kinoy.
Kinoy pun menarik tangan Kinanti dan membawanya pergi. Ia ingin menghabiskan waktu untuk berdua.
"Ikut aku!" ajak Kinoy.
"Kemana?" tanya Kinanti.
"Aku mau mengajak kamu jalan-jalan, tapi itu hanya berdua saja," ucap Kinoy.
"Loh, tumben bsnget kamu ngajakin aku jalan-jalan?" desis Kinanti.
"Aku mau menghabiskan waktu satu hari ini hanya berdua denganmu!"
"Benarkah? Ya sudah..ayo naik!" ajak Kinoy menyuruh Kinanti menaiki motornya.
Entah apa yang merasuki pikiran Kinoy sehingga ia ingin memberikan waktu yang paling berharga buat Kinanti.
Mereka tertawa bahagia. Kinoy melihat Kinanti tertawa bahagia, seakan itu adalah Terakhir ia melihat Kinanti tersenyum dan tertawa. Kinoy yang melihat mulut Kinanti terkena ice krim, lalu mengambil tisu dan membersihkan sisa ice krim yang menempel di bibirnya.
"Makan kok seperti anak kecil.." ejek Kinoy.
Kinanti pun sadar dan berkata.
"Em..maaf aku..!!" sahut Kinanti.
Kinanti dan Kinoy pun saling berpandangan. Kinoy berkata dalam hati.
"Sebentar lagi aku..akan pergi ke Medan. Ku harap hari ini adalah hari yang terindah untuk kita."
🥀🥀🥀🥀
Setelah itu waktu menunjukan jam empat sore. Namun Kinoy masih ingin bersama Kinanti. Kinoy pun mengajak Kinanti pergi ke suatu tempat.
Sampai di suatu tempat. Tempat itu bernama Bukit Matang Keladan. Tempat destinasi wisata alam yang ada di Banjarmasin. Di situ suasananya bagus dan pemandangannya pun indah. Tak heran mengapa orang-orang menjuluki tempat itu sebagai Raja Ampatnya kalimantan selatan.
Di sanalah Kinoy bersama Kinanti menikmati pemandangan sambil memadu kasih. Mereka pun mengumbar kemesraan yang di saksikan oleh alam sekitar.
Kinoy mengajak Kinanti untuk berswa foto di sana. Mereka mulai lelah dan duduk di atas pondok tempat swa foto itu. Mereka sambil menikmati indahnya panorama di sana.
Kinoy mengajak Kinanti untuk berdiri. Kinoy memegang tangan Kinanti dengan mesra. Kinoy mulai berkata.
"hari ini aku lega sekali, karena sudah membuat satu hari ini lebih indah dan penuh banyak kenangan manis."
Kinanti yang bingung dengan perkataan Kinoy pun mulai berkata.
"Kamu nih kalo ngomong itu jangan asal, kamu ngomong seperti itu seakan mau pergi jauh dariku,"
"Aku mau ngomong sesuatu sama kamu!" ucap Kinoy.
"Ngomong aja!" balas Kinanti.
Kinoy mendekatkan dirinya kepada Kinanti. Kinanti pun semakin dekat dengan Kinoy.
"Aku mencintaimu..sangat-sangat mencintaimu..ku tak ingin jauh darimu, namun hari ini adalah hari terakhir kita bersama." ucap Kinoy.
"Kamu nih apa-apaan sih! jangan bercanda ah!" sahut Kinanti.
"Aku mau kita putus!" ucap Kinoy kembali.
"Ap..apa? putus?" sahut Kinanti sambil meneteskan Airmata.
"Aku tidak mau kita putus!" balas Kinanti.
"Aku mau kita simpan kisah kita sebagai kisah penuh kenangan. Karena besok aku pergi ke Medan untuk melanjutkan sekolah di sana!" kata Kinoy.