The Love Story of Kinanti & Kinoy

The Love Story of Kinanti & Kinoy
episode 100 Teringat Cinta masa lalu



πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€


Kini Kinanti telah resmi menjadi mahasiswi di fakultas bunga bangsa Jakarta. Kini Kinanti mempunyai dua orang teman bernama Nia dan Dito.


Nia dan Dito mulai bersahabat dengan Kinanti. Karena mempunyai teman baru. Secara tidak langsung ia mulai melupakan sakit hatinya pada Kinoy.


Ia melupakan Kinoy Namun tidak akan membuka hatinya untuk yang lain. Hatinya masih menyimpan rasa kepada Kinoy. Ia tidak mungkin melupakan kisah cinta yang penuh dengan kenangan manis.


Di sela waktu santainya di rumah kos-kosan nya. Kinanti membuka kembali album foto, yang mana album itu penuh foto kenangan manisnya bersama Kinoy. Sambil berkata


"Kisah kita begitu manis..hingga ku tak dapat melupakannya."


Kinanti pun berjalan ke depan jendela kaca sambil memandangi rembulan malam.


"Andaikan..kamu masih di sini pasti hidupku akan lebih berwarna, tapi sayang..kamu lebih memilih berhenti dari pada bertahan untuk berjuang."


Kinanti pun menutup tirai dan kembali berjalan menuju kasur. Kinanti pun meletakkan bingkai foto bersama Kinoy. Kinanti pun tidur sambil memeluk bantal berbentuk doraemon.


Keesokan harinya saat pagi hari, Kinanti pun kembali pergi kuliah. Sesampainya di fakultas bunga bangsa Kinanti pun di hampiri Nia dan Dito.


"Hai..Kinan! lo baru datang!" sapa Nia dan Dito.


"Iya, nih baru sampai.." sahut Kinanti.


Saat hendak membawa Kinanti pergi ke kantin, tiba-tiba ada Boy Wiratama senior mereka di fakultas bunga bangsa.


"Hei..lo yang bernama Kinanti Larasati,kan?"


"Iya, memangnya ada apa?"


"Enggak, gue mau kenalan aja!"


"Oh..begitu!"


"Perkenalkan nama gue Boy Wiratama..panggil aja Boy" ucap Boy.


"Iya, nama gue Kinanti Larasati.."


Saat berkenalan tiba-tiba ada geng The Flowers yaitu Tiara, Devi dan Tami yang berada jauh di depan Mereka.


"Liat..tuh! ada anak baru yang sok kecantikan di depan Boy," keluh Devi.


"I..ih..ngapain sih Boy ngajakin cewek kampung itu kenalan?" keluh Tiara.


"Iya, tuh kaya nya lo kalah cantik sama tuh cewek" ucap Tami.


"Gue nggak bakalan rela kalo dia jadi pacarnya Boy!" sahut Tiara.


"Gue akan beri dia pelajaran!",kata Tiara dengan muka jahat.


Sementara itu saat Boy pergi meninggalkan Kinanti. Kinanti, Nia dan Dito ingin pergi ke kantin.


"Ayo..Kinan..kita pergi ke kantin"


"Ayo! lagian gue laper nih!" kata Dito.


Saat Kinanti dan teman-temannya hendak pergi ke kantin. Tiba-tiba Geng The flowers datang.


"Hei..anak baru! ngapain Lo deket-deket sama Boy!"


"Iya, ngapain sih deket-deket sama Boy!" ujar Tami.


"Iih..kalian apa-apaan sih! Kinanti itu cuma di ajak Boy berkenalan aja!" sahut Nia.


"Eh, jangan bohong!"


"Lo pasti seneng kan kalo di dekati oleh Boy!"


"Dasar anak kampung!" sindir Tiara sambil mendorong Kinanti.


Kinanti pun terjatuh. Kinanti berkata.


"Maaf, ya..aku nggak ada hubungan denganya..Dan asal kamu tahu ya..gue punya pacar namanya Kinoy Prayoga!" sahut Kinanti.


"Apa? Kinoy Prayoga?kamu halu, ya..!" desis Tiara.


Rupanya mereka tahu dengan Kinoy Prayoga. Siapa yang nggak kenal dengan Kinoy,anak pengusaha perhiasan terbesar di indonesia.


Tami dan Devi pun mengambil handphone milik Kinanti dan melihatnya.


"Iya, bener lo! dia beneran deket sama Kinoy!" kata Tami.


"Ya..udah bagus, deh kalo gitu..jadi dia nggak ganggu Boy lagi!" sahut Tiara.


"I..h kalian nih nggak jelas! ayo Kinan..kita pergi saja ke kantin!" sahut Nia.


"Iya!" kata Dito.


🌺🌺🌺🌺


Saat Pulang kuliah tiba-tiba Boy datang lagi dan menghampirinya.


"Hei..Kinanti..mau pulang bareng?"


"Enggak terima kasih..!" sahut Kinanti.


"Ayolah!" bujuk Boy.


"Tidak, terima kasih!" balas Kinanti sambil berjalan mencari taxi.


"taxi..taxi..!" teriak Kinanti.


Kinanti pun menghampiri taxi dan mulai masuk dalam taxi itu. Sedangkan Boy yang mengejar Kinanti pun merasa Kesal dengan Kinanti yang sok jual mahal dengannya.


"Eh..! berani nya lo menolak Gue! baru kali ini ada cewek yang nolak Gue! liat aja gue bakalan ngedapetin lo!" gumam Boy.


Sesampainya di depan gang,Kinanti berhenti. Ia pun turun dari taxi. Ia berjalan menuju kos-kosannya.


Ia pun masuk kedalam rumah. Saat hendak menaruh tasnya tiba-tiba ponselnya berbunyi Ia segera mengambil ponselnya yang ada di dalam tasnya.


Saat membuka ponselnya ia terkejut ternyata itu telpon dari Neneknya. Lalu ia mengangkat telpon dan berbicara dengan Neneknya, sambil melepas rindu dengan Neneknya.


Setelah mengobrol dengan Neneknya. Kinanti pun berbaring di kasur. Saat berbaring di kasur. Ponselnya berdering lagi.itu adalah telpon dari Boy Wiratama yang ingin mendekatinya.


Boy ingin mengajaknya jalan-jalan untuk makan. Karena ia ingin mencoba melupakan Kinoy maka Kinanti pun mencoba berteman dengan Boy.


Lalu ia menyetujui ajakan Boy. Boy pun mencoba menjemput Kinanti di kosannya, namun ia tak tahu dimana kosan Kinanti.


Boy pun mulai meminta Kinanti untuk Kirim lokasi lewat pesan whatsaap. Tak lama kemudian Boy pun akhirnya berjalan untuk menjemput Kinanti.


Kira-kira sepuluh menit Boy sampai. Kinanti pun bersiap untuk pergi bersama Boy. Sesampainya Boy di depan Kosannya.Boy pun memanggil Kinanti.


"Kinanti..!Kinanti..!"


"Iya..tunggu sebentar!"


Kinanti pun mengambil tas kecilnya dan memasang sepatunya. Sesampainya di depan pintu Kinanti pun membuka pintu. Telah berdiri lelaki ganteng dengan dandanan ala korean style. Kinanti pun tercengang.


Boy pun bertanya pada Kinanti.


"Kinanti..hey.. Ada apa?"


"Eh..iya! Ada apa tadi?" tanya Kinanti dengan terkejut.


"Kok bengong? waahh terpesona, ya..sama kegantengan gue?" ucap Boy merasa kepedean.


"I..ihh! Apaan sih! Enggak kali! mana mungkin Kinanti suka sama orang kaya lo," sahut Kinanti.


"Tuh..kan! mukanya memerah..kayanya beneran nih ada yang suka sama gue tapi dia malu untuk ngungkapinnya!" goda Boy pada Kinanti.


"I..iih! Enggak!" sahut Kinanti sambil memukul Boy.


"Sudah ah! jangan ledekin gue lagi! ayo berangkat!" ajak Kinanti.


"Ya..udah!iya..iya Kita berangkat",kata Boy.


Lalu mereka pun pergi dengan menaiki motor sport laki merk Ninja berwarna merah hitam memiliki gambar Elang di samping kiri motornya.


Kinanti berpegangan hanya pada bahu Boy. Namun Boy menaruh tangannya di pinggangnya seperti berpelukan. Prilaku Boy mengingatkan Kinanti dengan Kinoy yang pernah ada di hatinya dulu.Mengingatkan tentang semua kisah manis bersama Kinoy dulu.


Bayang-bayang kenangan manis pun terulang lagi di pikirannya. Ia ingin sekali membuang rasa itu, namun rasa itu cukup kuat menempel pada hati Kinanti. Sehingga ia harus mengingat kembali kisah cinta di masa lalu itu.