The Love Story of Kinanti & Kinoy

The Love Story of Kinanti & Kinoy
episode 22. Kejadian Saat Menjalankan misi



*****


Sebelum mereka bergerak menjalankan misi itu, Bapak guru lupa mengatakan bahwa bendera kelompok Anton berwarna kuning. Dan bendera kelompok Kinoy adalah berwarna merah.


"nak, Anton dan Kinoy, Bapak lupa mengatakan bahwa bendera kalian berbeda warna. Untuk kelompok Anton bendera itu berwarna kuning sedangkan bendera kelompok Kinoy adalah berwarna merah" kata Pak guru.


"iya, Pak" sahut Kinoy dan Anton beserta yang lainnya.


Mereka pun segera bergerak untuk menjalankan misi. Mereka pun menelusuri hutan untuk menemukan bendera itu Kinoy dan Anton adalah kapten dalam kelompok itu.


Mereka pun segera berjalan untuk menemukan bendera itu. Di pos pertama mereka mendapatkan bendera yang pertama. Kini ia berjalan sesuai dengan arahan yang ada di peta itu.


Anton dan Kinanti serta teman yang lain, berjalan perlahan-lahan sambil melihat peta itu. Satu persatu bendera itu pun di dapatnya, begitu pula dengan kelompok Kinoy bersama Vita.


Saat Kinanti berjalan menaiki tanah berbukit di dalam hutan, tiba-tiba kinyanti terjatuh. Sepertinya ada yang mendorongnya, sehingga terjatuh kebawah.


"aarkkhh"


Tiba-tiba Kinanti terjatuh, dan dengan sigap Anton membantu menolongnya. Anton mengangkat kedua tangannya menyambutnya dan menangkapnya.


Kinanti pun terjatuh, saat terjatuh ke bawah. Ada anton yang datang menyambutnya. Anton yang menyambutnya pun ikut terjatuh ke tanah, saat membantu Kinanti. Saat itu juga badan Kinanti menindih badan Anton. Mungkin jika ada yang melihat kejadian tersebut bisa menimbulkan fitnah. Pose keduanya seperti sepasang kekasih yang berpelukan di atas tanah.


Sebelum kejadian kinanti terjatuh. Saat kinoy yang memimpin perjalanan menelusuri hutan, tiba-tiba vita meminta ijin untuk kencing.


"Kinoy..ijin dong sebentar aku mau pipis bentar. Aku mau Dina dan Amel ikut nemenin aku. Bisakan?" ujar Vita.


Lalu Vita cs pun pergi. Di saat itulah mereka melaksanakan rencana mereka. Vita bersembunyi di belakang pohon besar dekat Kinanti berdiri. Anton juga siap di bawah untuk menolong Kinanti. Dina dan Amel pun juga siap untuk mengabadikan momen itu.


Saat Kinanti mengambil bendera kuning milik kelompoknya, saat itu juga dirinya terjatuh karena Vita mendorongnya. Di posisi Dina dan Amel sudah siap dengan kamera ponsel milik Vita. Kinanti dan Anton yang terjatuh ke tanah bersamaan. Mereka berpose seperti berpelukan. Dina dan Amel pun tak ketinggalan momen itu. Dina dan Amel pun langsung memotret kejadian tadi. Setelah rencana itu sudah selesai, Anton pun berpura-pura marah kepada Kinanti.


"aduh..badan kamu berat banget ".


"ups..Sorry ya. Maaf aku tadi terjatuh".


"iya !".


"tapi..terima kasih ya, kamu udah nolongin aku. Untung ada kamu, jika nggak ada kamu...aku nggak tau deh seperti apa kejadiannya..." ucap Kinanti dengan polos dan lugu.


"iya, nggak papa kok, maaf ya tadi aku nyuruh kamu untuk mengambil bendera yang tertancap di ranting pohon itu" balas Anton.


"ya udah kita lanjut lagi" perintah Anton.


Sebelun Kinanti bangun dari jatuhnya. Vita cs pun segera pergi dari situ. Vita cs pun kembali ke kelompok mereka, di sana ada Kinoy yang sedang menunggu mereka.


"kok lama banget sih !" tanya Kinoy.


"ya..Aku minta maaf, Kinoy" sahut Vita.


"ya udah kita jalan kembali mencari bendera selanjutnya" kata Kinoy mengajak temannya melanjutkan misi tersebut.