The Love Story of Kinanti & Kinoy

The Love Story of Kinanti & Kinoy
episode 40. Perjodohan harus tetap terjadi



*****


Di siang itu, Pak Bambang semakin menyukai Kinoy. Kedua keluarga itu tak mengetahui bahwa diam-diam Kinoy sudah memiliki kekasih yang begitu cantik rupawan. Tetapi Vita memanfaatkan keadaan tersebut. Vita mulai mendekati Ayahnya Kinoy.



Vita membawa Ayahnya ke pinggir meja yang jauh dari keluarga Kinoy. Ia mengatakan bahwa ia sangat mencintai Kinoy. Dan Ayahnya harus bisa membuat Kinoy menjadi miliknya. Lalu ia menyarankan agar Ayahnya segera menjodohkannya dengan Kinoy.


"Pah, Aku mau ngomong sesuatu sama Papah," bisik Vita.


"Maaf, ya Om ganggu waktunya sebentar," ucap Vita sambil menarik tangan Ayahnya.


"Iya, tunggu sebentar ya, Pak. Beginilah kalau Vita ada yang ingin dia sampaikan" jelas Pak Bambang kepada Pak Herlambang.


"Iya, mari, silahkan," balas Pak Herlambang.


Lalu Vita pun berhenti di depan meja kasir. Ia mengatakan sesuatu kepada Ayahnya.


"Kamu, ada apa sih, nak? kok kamu tarik-tarik tangan Papah, sih?" tanya Ayahnya vita.


"Pah, aku mau Papah, lakukan sesuatu biar aku bisa deket sama Kinoy! karena aku mulai mencintainya, Pah!" pinta Vita sambil bermanja dengan Ayahnya.


Lalu Pak bambang, menyetujui keinginan Vita. Ayahnya memang tidak bisa melihat Vita merengek meminta sesuatu. Beliau selalu memanjakan Vita dengan berlebihan.itupun selalu bertentangan dengan istrinya. Istrinya tidak menyukai beliau terlalu memanjakan Vita seperti layaknya seorang ratu.



Pak bambang adalah pemilik perusahaan intan permata terbesar di kalimantan. Ia juga banyak miliki berlian yang khusus untuk di ekspor ke Jakarta. Mungkin ia akan memanfaatkan bisnis nya untuk membahagian putri kesayangannya itu.


"Oke..Oke, nanti akan Papah atur semuanya"jelas Pak Bambang kepada putrinya.


Mereka berdua pun kembali duduk di kursi tadi. Pak Herlambang pun merasa ikut penasaran dengan percakapan antara Ayah dan anak itu. Sesekali Pak Herlambang menanyakkan perihal percakapan tadi.


"Wah..seru banget ngobrol nya nih!" sindir Pak Herlambang.


"Oh, iya Pak. Saya ada permintaan. Bagaimana jika kedua anak kita, kita jodohkan saja. Sebagai pengikat erat hubungan bisnis kita, seperti yang pernah kita rencanakan kemarin,"pinta Pak Bambang kepada Pak Herlambang.


Mendengar perkataan Pak Bambang Ayahnya Vita, Ia mula-mula minum air di dalam gelas, tiba-tiba ia terkejut mendengar hal itu. Saat mendengar pernyataan tadi, hal itu menjadikan ia tiba-tiba saja batuk karena tersedak.


"Uhuk..uhuk..uhuk..!" kinoy batuk sambil mengelus dadanya.


"kenapa, Nak?" tanya Ibunya.


"Enggak, kok Mah. Nggak papa, hanya saja sedikit tersedak" keluh Kinoy.


Mendengar permintaan pyak Bambang. Kemudian secara langsung Pak Herlambang menyetujui hal tersebut. Kinoy merasa heran dan marah saat Ayahnya dengan gampang, memutuskan kesepakatan perjodohan itu, tanpa menanyakan hal tersebut kepada dirinya.


"Oke, saya setuju Pak. Demi mempererat hubungan bisnis kita," sahut Pak Herlambang.


"Papah ini apa-apaan sih! gampang banget memberikan keputusan tanpa, menanyakan perihal persetujuan dari aku! kenapa nggak nanya sama aku dulu," keluh Kinoy dalam hati.


Sesekali, Kinoy ingin mengatakan sesuatu perihal perjodohan itu. Tapi ia tidak tega, membuat bisnis Ayahnya menjadi hancur


hanya karena keegoisannya.


"Tap..tapi, Pah!" bantah Kinoy.


"Ya, Nak ada apa?" tanya ayahnya dengan mata sedikit melotot.


"Nggak papa. Nggak jadi" sahut Kinoy kepada Ayahnya.


Lalu, makan siang itu berlangsung dengan baik.


~🌹BERSAMBUNG🌹~