The Love Story of Kinanti & Kinoy

The Love Story of Kinanti & Kinoy
episode 23 Reaksi Kinoy saat melihat kelakuan Kinanti di belakangnya.



*****


Mereka pun berlanjut mencari bendera yang lain. Kini bendera itu pun sudah terkumpul sebanyak sembilan buah. Kini mereka kembali menelusuri hutan demi mencari bendera terakhir.


Tiba-tiba Dina dan Amel memanggil Kinoy.


"Kinoy...Kinoy.. Ki..noy" panggil Dina


"ya, ada apa ya?" tanya Kinoy.


"A..aku mau ngomong sesuatu sama kamu".


" katakan lah, memangnya ada apa?".


"sebenarnya tuh..". ucap Dina yang ingin melanjutkan ceritanya.


" ada apa sih, Dina?" tanya Vita berpura-pura tidak tahu.


Kemudian Dina dan Amel menceritakan hal yang tidak sengaja di lihatnya tadi.


"Vita, saat kamu tadi kencing. Aku dan Amel tidak sengaja ngeliat Anton sama Kinanti berduaan. Mereka terlihat sangat deket banget. Eh tiba-tiba mereka rebahan di atas tanah dan berpelukan" kata Dina


"iya, bener kata Dina. Ada buktinya lo, nih yang tidak sengaja kami foto kejadian itu" ucap Amel.


"mana, buktinya. Kamu jangan fitnah dong! kamu jangan asal kalau ngomong" sahut Kinoy dengan nada marah.


Lalu Dina mengambil handphone milik Vita dan menyerahkan bukti foto tadi yang tidak sengaja ia dan amel melihatnya. Lalu saat menyerahkan handphone tersebut. Kinoy dan Vita pun terkejut.


"apa !" kata Kinoy dengan terkejut.


"ini nggak mungkin.Ternyata Kinanti itu cewek playgirl juga ya" celetuk Kinoy dengan menahan emosinya.


Lalu Kinoy mengembalikan handphone tersebut dan kembali berjalan ke arah Kinanti dan Anton. Kinoy pun akhirnya menghampiri Kinanti dan Anton. Kinoy langsung mengancungkan genggaman tangannya yang hendak memukul Anton. Namun Kinanti saat itu tidak ada di sana. Kinanti pergi untuk kencing sebentar di pos sebelumnya.


"pukul..Ayo pukul" sahut Anton.


"Tunggu dulu, ini nggak seperti apa yang kamu lihat. Aku bisa jelasin ini" sahut Anton.


Kinanti pun akhirnya sampai di tempat kelompoknya menunggunya . Kinanti melihat Kinoy dan Anton seperti terlibat pertengkaran. Lalu Kinanti pun menghampiri Kinoy.


"ini, ada apaan sih? Kok kalian bertengkar?" tanya Kinanti penuh kebingungan.


"Nah, ini dia ceweknya! Enak kamu ya...pelukan sama dia, sedangkan kamu masih jadi pacar aku" desis Kinoy dengan perasaan kecewa.


"pelukan? aku nggak ada pelukan sama dia dan aku nggak selingkuhin kamu! Aku masih setia sama kamu" Kinanti mencoba berkata jujur.


"bohong ! lalu ini apa ini?"tanya Kinoy sambil mengambil handphone yang di pegang Dina dan memperlihatkan foto di handphone tersebut.


"apa? Ini kan.." sahut Kinanti.


"ya, inikan kejadian yang tadi" sahut Kinoy dengan rasa kecewa.


"ini nggak seperti yang kamu pikirkan. Ini tuh cuma tidak sengaja, lagipula kan Anton cuma nolongin aku terjatuh saat mengambil bendera itu" ucap Kinanti berusaha menjelaskan.


"Alah..maling mana ada yang ngaku sih! dimana-mana kalo ada yang selingkuh di belakang kita, mana ada sih dia ngaku" celetuk Kinoy menyindir.


"Aku sangat kecewa sama kamu" balas Kinoy.


Lalu Kinoy pun pergi dan melanjutkan misi terakhir di kelompok mereka. Kinanti pun mengejarnya dan ingin menjelaskan.


"Kinoy..Semua itu nggak bener. Aku dan Anton nggak ada hubungan apa-apa" kata Kinanti sambil berlari mengejar Kinoy.


"dengerin penjelasan aku dulu..". keluh Kinanti sambil mengambil tangan Kinoy.


Lalu secara tiba-tiba Anton mengatakan bahwa mereka selingkuh itu benar.


"iya, gua mau ngaku bahwa lu benar! gua dan Kinanti memang selingkuh di belakang lu" ucap Anton.


~đź’•BERSAMBUNGđź’•~