The Love Story of Kinanti & Kinoy

The Love Story of Kinanti & Kinoy
episode 21.Rencana Vita dan Anton



*****


Saat pagi menjelang siang mereka bersiap untuk mandi di sungai. Mereka mandi bergiliran. Cewek dan cowok berbeda jam mandinya. Cewek terlebih dahulu mandi, baru setelah itu cowok giliran mandi. Setelah selesai mandi di sungai. Bapak dan Ibu guru membuat permainan. Permainan itu adalah setiap kelompok harus menelusuri hutan, dimana tugas dari setiap kelompok itu harus mengambil dan mengumpulkan bendera yang sudah ada terselip di antara ranting pohon.ada sepuluh bendera.


Mereka pun di bekali sebuah peta, untuk menunjukkan jalan arah kembali menuju ke tenda.


"Perhatikan anak-anak" ucap Pak guru.


"iya, Pak" sahut semua murid.


"Mari berkumpul di sini. Kalian harus berkumpul menurut kelompok kalian masing-masing".


"Bapak dan Ibu guru ada permainan untuk kalian semua. Kalian harus bisa mengambil bendera dan memgumpulkannya di sini. Siapa yang cepat dan tepat dalam melakukan permainan ini dia lah yang pemenangnya. Ingat, jangan ada kecurangan dalam permainan ini" ujar Bapak guru.


"Baiklah, ibu guru akan mengabsen kalian. Setiap kelompok, warna benderanya berbeda dengan bendera yang lain. Setiap kelompok harus mengumpulkan semua bendera nya dan membawanya kembali ke tenda dalam waktu yang di tentukan" kata Ibu guru.


Lalu ibu guru pun mengabsen semua murid. Semua kelompok sudah selesai di absen. Kini giliran kelompok Anton melawan kelompok Kinoy. Anton pun mempersiapkan anggota kelompoknya. Sebelum kegiatan itu berlangsung Vita cs mengajak Anton bertemu di dekat sungai, untuk membicarakan tentang rencana mereka.


Setelah sampai di tempat, Vita mulai berbicara kepada Anton.


"aku mempunyai rencana !" ucap Vita berbisik pada Anton.


"rencana apa ?" tanya Anton.


"ya..rencana untuk memisahkan Kinanti sama Kinoy lah.." ucap Vita dengan judesnya.


"oh, ya apa rencana mu untuk itu?".


"oke, aku setuju" sahut Anton.


Lalu setelah mereka sepakat dengan rencana jahat itu. Kini mereka pun berkumpul bersama teman-teman yang lain. Ibu guru pun segera menyuruh agar kelompok yang di panggil untuk bersiap-siap.


"untuk yang pertama maju di permainan ini adalah...Kelompoknya Anton melawan kelompok Kinoy" ujar Ibu guru.


Lalu kelompok yang di sebutkan itu pun maju dan berbaris. Anton berhadapan dengan Kinoy. Saat keduanya saling melirik, terjadilah emosi yang memanas di antara Anton dan Kinoy. Anton mengatakan bahwa Kinoy akan kalah dan dia yang akan memenangkan permainan ini.


"lu, bakalan kalah dalam permainan ini. Dan gua yang akan menang" cetus Anton sambil memancing emosi Kinoy.


"liat aja nanti siapa yang menang dan siapa yang kalah" sahut Kinoy.


"Lu, nggak usah banyak bacot! mending lu tunjuk kin aja kemampuan lu dalam permainan ini" desis Anton semakin memancing emosi kinoy.


Lalu bapak guru membunyikan peluit.


"pliit, bersedia! siap! mulai" teriak Bapak guru memulai aba-aba.


"Loh, Pak kok aba-aba nya seperti lomba lari saja?" tanya Kinanti.


"nggak papa.Ya sudah kalian jalan. Cari dan kumpulkan bendera itu sebanyak-banyaknya. Waktu kalian satu jam dari sekarang" ujar Bapak guru.


Lalu kedua kelompok itu pun berjalan untuk memulai menjalankan misi itu.


~đź’•BERSAMBUNGđź’•~