
*****
Kinoy pun berjalan menghampiri Kinanti, Vita pun kini semakin merasa emosi dengan penolakan yang di lakukan oleh Kinoy. Vita dan teman-temannya pun kembali ke tenda. Saat kembali ke tenda milik kelompoknya ia pun merasa cemburu.
Vita merasa terbakar cemburu. Api-api cemburu itu, mulai terlihat saat ia melihat kebersamaan Kinoy dan Kinanti yang semakin hari, semakin mesra saja. Ibu guru menyuruh mereka semua berkumpul.
"perhatian..Anak-anak. Mari berkumpul semuanya!".
"ayo, merapat-merapat semuanya" perintah Pak guru.
Semua telah berkumpul. Tiba-tiba Pak guru, menyampaikan berita sesuatu. Berita itu adalah, kegiatan camping ini berakhir pada sore hari.
"perhatian..Semuanya. Karena salah satu teman kita ada yang mengalami kecelakaan yang mana, teman kita itu terjatuh ke dalam jurang. Untuk saat ini juga kegiatan kita akhiri siang ini. Silahkan kalian berberes perlengkapan camping kalian. sore ini kita pulang kembali ke rumah masing-masing" imbau Pak guru.
"ya...Pak, kok pulang Pak. Bukannya kita baru dua hari ya, kan seharusnya besok kan Pak, pulangnya" keluh Dina.
"keputusan ini tidak bisa di ganggu gugat" ujar Pak guru.
"ya...!" desis Dina dan Amel.
"ini semua gara-gara Kinanti! Sengaja menghilang dari rombongan, terus pake acara terjatuh ke dalam jurang lagi! sekarang apa lagi" ketus Vita dengan perasaan kesal.
Mendengar perkataan Vita, Kinoy pun menjadi marah. Kinoy menghampiri Vita. Kinoy memarahi Vita dan menyeret Vita berjalan menuju tempat di dekat sungai.
"Kinoy..Apa-apaan sih" sahut Vita
Kinoy menarik tangan Vita sambil membawanya ke sebuah tempat di dekat sungai.
Sesampainya di sana. Kinoy menghempas tangan Vita. Vita pun perlahan berjalan mundur dan hampir terjatuh Ke tanah.
"kamu, yang apa-apaan. Kamu mengira kalau Kinanti itu sengaja mencelakakan dirinya sendiri. Untuk apa? aku tanya sama kamu, untuk apa dia mencelakaan dirinya sendiri?" bentak Kinoy.
"ya..ya siapa tau, kan?" ucap Vita dengan mimik muka cuek.
"Vita, kamu pikir dia cewek yang setres, gitu? kamu pikir dong, semua ini kan adalah rencana jahat kamu! buat apa kamu bikin rencana jahat seperti itu?" tanya Kinoy semakin marah.
Tiba-tiba Vita memegang bahu Kinoy dan berkata.
"ini ku lakukan hanya untuk memisahkan dia dari kamu" jawab Vita.
"apa kamu bilang!" kata kinoy merasa terkejut.
"iya, aku berencana untuk memisahkan kalian berdua. Bahkan aku juga bekerja sama dengan Anton untuk bisa memisahkan kalian berdua" Vita berkata jujur.
"jadi.. Anton juga ikut andil dalam rencana itu? untuk apa kalian melakukan itu?" tanya kinoy sambil memegang tubuh Vita dan mengguncangkan tubuh Vita.
"kamu tanya untuk apa? ya untuk dirimu lah" sahut Vita.
"maksud nya?" tanya Kinoy.
Lalu Vita mengenggam kedua tangan Kinoy dan berkata.
"aku tuh cinta sama kamu. Aku sayang sama kamu, tetapi yang memiliki kamu adalah kinanti, dan bukan aku. Aku tuh tulus cinta sama kamu. Aku bisa lebih baik dari kinanti".kata vita mengungkapkan perasaannya kepada Kinoy.
"tapi, aku tidak mencintaimu. Lebih baik kita berteman saja" kata Kinoy sambil melepaskan tangan Vita.
Dengan mengungkapkan perasaannya yang di pendamnya, kini Vita pun pergi dalam keadaan menangis. Vita pergi sambil menangisi penolakan Kinoy yang kedua kalinya. Rasanya hati Vita saat itu, remuk dan hancur. Saat mendengar penolakan yamg di lakukan kinoy padanya.