The Love Story of Kinanti & Kinoy

The Love Story of Kinanti & Kinoy
episode 96. Kinanti dan Kinoy lulus.



🥀🥀🥀🥀


Di pagi jumat Kinanti dan Kinoy berada di sekolah lebih awal dari biasanya. Kinoy dan Kinanti pun duduk di meja kantin. Hari ini adalah hari penentuan mereka. Mereka akan menerima surat keterangan kelulusan setelah menghadapi ujian akhir sekolah.


Kinoy merapikan rambut Kinanti yang agak sedikit berantakan sambil bertanya.


"Sayang..jika kamu lulus kamu akan melanjutkan sekolah ke fakultas mana?"


"Entah, lah..aku masih bingung. Kalau kamu?" tanya Kinanti kembali.


"Aku..akan melanjutkan ke fakultas di jakarta."


"Berarti kamu nggak di sini lagi dong?" tanya Kinanti.


"Em..tapi kita masih bisa saling kontak kan?"


"Iya, sih! tapi.."


"Tapi apa?"


"Tapi..nanti kita nggak bisa ketemu lagi" kata Kinanti dengan raut muka sedih.


Lalu Tak berapa lama kemudian, semua siswa kelas XII di harapkan masuk ke dalam kelas masing-masing. Ibu Guru ingin memberitahukan.sebelum itu Ibu Guru akan memberikan informasi juara kelas dan Siapa saja yang akan lulus.


Setelah semua masuk kedalam kelas,Ibu Guru pun masuk kedalam kelas.Semua murid menantikan informasi kelulusan. Ada yang bertanya kepada Guru.


"Bu, apa semuanya lulus?" tanya salah satu teman Kinanti.


"Bentar dulu, ya.." sahut Ibu guru.


Baiklah anak-anak, apakah semuanya hadir?


"Hadir semua, Bu!"


Lalu Ibu mengumumkan juara kelas. Ternyata Kinanti juara kelas yang kedua. Ketiga juara kelas itu mendapatkan beasiswa di fakultas Bunga bangsa di Jakarta.


Bu guru pun mulai menempel kertas pengumuman di papan tulis semua yang ada di dalam kelas harap melihat pengumuman siapa saja yang lulus dan yang tidak lulus.


Kinanti tidak ikut melihat papan pengumuman,karena ia sudah dinyatakan lulus karena meraih peringkat ke-2. Ia pun langsung menghampiribKinoy di dalam kelas Kinoy.


Kinanti berada di depan pintu kelas Kinoy. Baru selangkah berjalan menuju ke dalam, Kinoy berlari dan memeluk Kinanti.


"Yess, aku Lulus..!"


"Apa, kamu juga lulus?"


"Iya, aku lulus walaupun dengan nilai yang lumayan bagus lah,"


"Alhamdulillah..kita sama-sama lulus."


"Ayo, ikut aku ke kantin" kata Kinoy sambil menarik tangan Kinanti.


Lalu Kinoy berbalik arah dan berkata.


"Aku akan mentraktir kalian semua..Ayo buruan!"


" Yess..itu baru ide yang bagus.." sahut Temannya.


Kinoy dan Kinanti pergi ke kantin. Semua teman-temannya pun juga ikut.


"Ayo..buruan! mumpung di traktir sama Kinoy nih!"


Semua teman-temannya memenuhi seisi kantin. Bibi kantin pun sangat bahagia. Kinoy menyerahkan uang sebesar 1 juta untuk membayar semua makanan dan minuman yang di pesan teman-temannya.


Lalu Kinoy pun mengajak Kinanti untuk pergi ke taman belakang sekolah. Di sanalah mereka memadu kasih hanya berdua saja.


Kinanti duduk di kursi taman dan Kinoy pun duduk di sebelahnya. Kepalanya bersandar di bahu Kinoy. Tangannya di genggam erat Kinoy.


Kinoy mulai bertanya kepada Kinanti.


"Sebesar apa sih cinta kamu sama aku?"


"Em..cintaku ini sebesar dunia" sahut Kinanti sambil bercanda.


"Lalu sedalam apa cinta kamu sama aku?" tanya Kinoy.


"Em..sedalam lautan dan seluas samudra" sahut Kinanti kembali.


"Kok kamu nanya kaya gitu..memangnya kenapa?" tanya Kinanti.


"Nggak papa kok, cantiikk!" balas Kinoy.


"Sayang..aku mau ngomong sama kamu."


"Ya..udah, ngomong aja!"


"Aku dapat tawaran beasiswa di fakultas Bunga Bangsa yang ada di Jakarta."


"Apa? fakultas Bu..bunga Bangsa?" kata Kinoy.


"Loh, kok kamu kaget gitu.."


"Nggak papa. Apa kamu tahu bahwa fakultas itu adalah kampus termewah yang pernah ada di sana. Semua mahasiswa di sana adalah dari kalangan orang kaya!"


"Waaw..kampus elit ya..hebat sekali kamu sayang!" sahut Kinoy.