The Love Story of Kinanti & Kinoy

The Love Story of Kinanti & Kinoy
episode 66



Anton melihat Kinanti yang tampak cantik dari biasanya. Anton pun terdiam dalam lamunannya.


"Anton! hello..!" sapa Kinanti sambil melambaikan tangannya ke arah muka Anton.


Anton pun terkejut dengan Kinanti.


"Kamu kok gitu ngeliat aku! apa aku aneh, ya pakai beginian?" tanya Kinanti.


"Eh, enggak..enggak kok. Bukan gitu..kamu nggak aneh. Kamu itu cantik banget, kok" Anton sambil memuji Kinanti.


"Ah, yang bener kamu! tapi kok liat aku, seperti ada yang aneh dari aku!" keluh Kinanti sambil melihat penampilannya sendiri.


"Enggak kok, menurutku..kamu cantik. Cantiik..banget" kata Anton


Kemudian Anton pun bertanya sambil mengulurkan tangannya.


"Apa, kamu sudah siap untuk pergi ke pesta ulang tahun, Vita?" tanya Anton sambil mengulurkan tangannya.


Kinanti pun menyambut tangan Anton dan memegang tangan Anton, hingga Anton menggandeng tangannya sambil berkata.


"Iya, aku siap"


Lalu Anton pun menghampirinya dan menggandeng tangannya. Mereka berdua pun berjalan menuju mobil di luar. Sebelum itu, Anton membayar biaya make over Kinanti tadi.


Setelah selesai membayar, kini Anton menggandeng tangan Kinanti membawa Kinanti masuk kedalam mobil.


"Ayo, kita pergi sekarang!"


Anton pun membuka pintu mobil untuk Kinanti.


"Ets..tunggu dulu..Tuan Putri, silahkan masuk..!" ejek Anton.


Kinanti pun masuk ke dalam mobil sambil tersenyum kepada Anton.


"Terima kasih.." sahut Kinanti tersenyum kepada Anton.


Anton pun langsung menutup pintu mobil. Ia pun langsung masuk ke dalam mobilnya.


Sesaat masuk ke dalam mobilnya, ia pun masih tetap menatap Kinanti dengan penuh kekaguman.


"Menatap indah wajahmu..


melihat manisnya senyumanmu..


membuatku..luluh tak berdaya..


Ku..kira kau biasa saja..


Namun saat kau merubah semua penampilanmu..


Tetapi..denyut nadi ku pun ikut berdenyut dengan kencang..


Menatap indah binar matamu..


membuatku terpaku dan terpesona akan kecantikanmu..


Andai..kau mencintaiku..seperti kamu, mencintai Kinoy. Aku akan merasakan bahagia..


Tetapi..Kini..


Aku hanya bisa menjadi teman baikmu, bukan kekasihmu.."


Kata Anton berkata dalam hati sambil menatap Kinanti demgan penuh perasaan.


Kinanti pun menyapa Anton, yang mentapnya dengan terlalu mendalam.


"Anton..hey..kamu, kenapa?" tanya Kinanti sambil melambaikan tangannya ke arah wajah Anton.


"I..iya, ada apa tadi?"


"Kenapa kita nggak jalan, dari tadi!" tegur Kinanti.


"Oh, iya..maaf-maaf. Aku lupa" sahut Anton.


Lalu mereka pun langsung pergi menuju caffe,tempat acara tersebut. DI sepanjang jalan, Anton tidak fokus di jalan. Fokusnya terpecah saat menatap Kinanti kembali yang begitu cantik, namun Kinoy menjauhinya demi perjodohan dengan Vita.


"Padahal mereka saling mencinta,namun harus terpisahkan.Kini, mereka saling menjauhi karena cinta. Sungguh cinta ini sangat menyakitkan" ucap Anton dalam hati.


Saat hampir sampai, tiba-tiba Kinanti menyetop mobil Anton yang sedang berjalan.


"Anton..stop!" ucap Kinanti mengejutkan Anton.


Anton pun terkejut dan menyetop mobilnya secara mendadak.


"Ada, apa Kinanti?" tanya Anton.


"Aduh..Anton! Kadonya, nggak ada? kayanya ketinggalan di salon kecantikan, tadi!" keluh Kinanti dengan perasaan panik.


Bukannya marah, Anton pun menyuruh Kinanti agar tidak panik.


"Kamu, jangan panik dulu.Ya, udahlah kita balik aja lagi, ngambil kado yang tertinggal di salon, tadi!" bujuk Anton dengan penuh perhatian.


Kinanti pun hanya menganggukkan kepalanya. Lalu Anton pun memutar balik, menuju salon kecantikan tadi untuk mengambil kado yang tertinggal.


🥀~• BERSAMBUNG•~🥀