The Love Story of Kinanti & Kinoy

The Love Story of Kinanti & Kinoy
episode 64



Anton membawa Kinanti pergi ke sebuah mall yang cukup populer di Banjarmasin. Anton berinisiatif untuk mengubah penampilan Kinanti menjadi lebih cantik dari sebelumnya.


Setelah sampai di mall itu, mereka pun segera memarkirkan mobil itu dan segera berjalan masuk ke dalam mall itu.


"Kinanti..kita sudah sampai. Ayo turun" tegur Anton pada Kinanti.


"Iya" sahut Kinanti.


Mereka berdua pun langsung masuk ke dalam mall itu. Mereka berdua berkeliling untuk mencari barang apa yang di perlukan untuk kado ulang tahun Vita.


Kinanti tiba-tiba menarik tangan Anton dan mengajak nya ke toko sebelah, untuk melihat pernak-pernik jepit rambut.


"Kinanti.." panggil Anton.


Namun Kinanti tetap saja menarik tangannya. Kinanti menunjukkan tempat yang cocok buat kado ulang tahun Vita.


"Nah..ini dia!" ucap Kinanti.


"Wah..bener ini bagus buat kado ulang tahun Vita!" sahut Anton.


Kinanti pun memilih barang untuk kado ulang tahun Vita. Anton pun menyuruhnya untuk memilih barang apa saja.


"Kamu boleh pilih barang apa aja, nanti masalah bayar gampang aja, aku yang akan bayar nya!" ucap Anton.


"Eh..nggak usah. Terima kasih" balas Kinanti.


Lalu Anton mengambil dua barang mahal berbentuk boneka. Anton pun menyerahkan dua barang itu kepada kasir.


"Ini mba tolong di bungkusin ya"


"Oh, iya mas!" sahut kasir itu.


"Ini mas, kadonya!" ujar kasir itu.


"ini mba kartu debitnya"


Setelah melakukan pembayaran. Kini giliran Anton yang membawa Kinanti ke salah satu butik di dalam mall itu. Anton menarik dan menggandeng tangan Kinanti.


Sesampainya di butik itu, Anton memanggil karyawati butik.


"Mba!" panggil Anton.


"Ada apa ya, mas?" tanya karyawati itu.


"Tolong carikan gaun pesta yang tercantik untuk teman saya, ya!" pinta Anton.


"Siap, mas!" sahut karyawati itu.


"Iya, mba"


Lalu Kinanti pun mengikuti karyawati itu untuk memilih gaun pesta.


"Silahkan Mba! Mba bisa pilih yang mana, Mba suka"


"Em...aku pilih.." ucap Kinanti sambil memilih gaun itu.


"Aku pilih..ini aja deh mba" sahut Kinanti.


Kinanti memilih gaun yang berwarna pink. Gaun itu terlihat elegan dan cantik tidak terlalu berlebihan.


Lalu Kinanti pun menghampiri Anton. Dan Anton bertanya kepada Kinanti.


"Udah milih gaun nya?"


"Kok cepet banget!"


Lalu Kinanti pun memperlihatkan gaun itu kepada Anton. Sontak Anton pun memuji gaun pilihan Kinanti.


"Bagus banget gaunnya. Ini cocok sama kamu yang cantik" puji Anton pada Kinanti.


Lalu Anton pun membayarnya dengan kartu debit nya. Setelah selesai membeli baju. Kini Anton mengajak Kinanti untuk membeli sepatu untuk pergi ke acara tersebut.


"Ayo, ikut aku!" pinta Anton sambil menggandeng tangan Kinanti.


Mereka berdua pun sampai di sebuah toko sepatu. Kinanti dengan ciri khasnya memakai sepatu ket memilih sepatu itu untuk pergi ke acara ulang tahun.


Namun Anton pun mengambil sepatu itu dan menaruhnya lagi di rak sepatu yang tersusun itu. Lalu Anton meminta karyawan toko untuk mencarikannya sepatu.


"Mas atau mba, sini!"


"Iya, ada yang bisa kami bantu mas?"


"Tolong carikan sepatu pesta untuk teman saya ini"


"Oh, ini sepatu high heels cocok untuk mba nya yang memiliki kulit putih" ucap karyawan toko itu.


"Saya ambil ini, ya mba" sahut Anton.


Lalu Anton menghampiri kasir dan membayar sepatu itu.


"Anton..kamu udah terlalu banyak beliin aku. Aku takut nanti kamu pasti di marahin oleh orang tua kamu, karena udah mengeluarkan uang terlalu banyak" tegur Kinanti.


"Udah, santai aja lagi!" sahut Anton.