The Love Story of Kinanti & Kinoy

The Love Story of Kinanti & Kinoy
episode 82. Keterangan Kinanti mengenai kecelakaan itu.



🥀🥀🥀🥀


Keesokan harinya Saat matahari mulai menyinari bumi. Kinoy bangun pagi dan mempersiapkan segala sesuatu nya untuk acara malam ini.


Di tempat berbeda Orang tua Vita sudah mulai sibuk untuk acara malam ini. Mereka terlihat sibuk sekali dari mendekor ruangan sampai memesan makanan catering.


Vita juga sibuk pergi ke butik bersama Dina dan Amel. Vita sibuk memesan gaun untuk malam pertunangannya bersama Kinoy. Di hari yang sama Di rumah sakit Keadaan Kinanti sedang membaik, sedangkan itu Pak polisi mendatangi Kinanti dan ingin bertanya mengenai kecelakaan itu.


"Tok..tok..tok! permisi Nek!"


"Eh,ada Pak Polisi. Ada apa, ya?"


"Selamat Pagi, Nek! apa Kinanti sudah bisa ditemui?"


"Siapa, Nek?"


"Oh..ini Pak polisi nyariin kamu!"


"Pak polisi? untuk apa?" tanya Kinanti dengan penuh keheranan.


"Nggak tau, Cu? " kata Nenek.


"Apa, kamu yang bernama Kinanti Larasati?" tanya Pak Polisi.


"Iya, Pak saya yang bernama Kinanti Larasti"


"Bisakah kamu memberikan keterangan tentang kecelakaan pada malam itu?" tanya Pak polisi.


"Oh, bisa Pak!"


"Coba kamu jelaskan bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi?" kata Pak polisi.


"Baiklah, Pak! begini ceritanya Pada malam itu tepatnya di acara pertunangannya Kinoy dan Vita. Saya pergi keluar dari acara tersebut karena tidak tahan melihat pertunangan itu. saya berlari dan terus berlari sampai caffe tempat Kinoy dan Vita bertunangan tidak terlihat lagi. Saat itu telah terjadi hujan yang sangat lebat. Saya di rundung rasa sedih yang teramat pedih, lalu tiba-tiba Kinoy berlari dan mengejar saya"


"Lalu bagaimana sampai terjadi tabrak lari itu?"


"Kami terlibat pertengkaran hebat, Kinoy meminta maaf pada saya dan mulai memeluk saya. Di saat Kinoy memeluk saya tiba-tiba datang mobil hitam yang melaju ke arah Kinoy. Sepertinya mau menabrak Kinoy. Saat mobil itu mendekat, saya langsung mendorong Kinoy hingga terjatuh ke tepi jalan. Dan akhirnya saya yang tertabrak setelah itu saya tidak ingat apa-apa lagi, Pak"


"Apa kamu mengenal mobil itu?"


"Iya, Pak saya mengenalnya. Sepertinya itu mobil orang tua Vita,!"


"Baiklah, terima kasih untuk keterangan nya, "


"Ya, sudah kami pergi dulu. Istirahatlah!"


"Nek, kami pergi dulu! selamat pagi!"


Iya, Pak selamat pagi" sahut Nenek.


Suster pun datang untuk memberikan makan dan obat. Kinanti pun makan dan minum obat.selesai makan dan meminum obat Kinanti pun di suruh untuk kembali istirahat.


Sementara itu Vita yang berada di butik itu merasa bahagia sekali. Ia memilih baju yang akan di pakai malam ini.


"Tau Nggak, aku bahagia banget karena sebentar lagi aku bakalan bertunangan sama Kinoy..!" ucap Vita dengan penuh kegirangan.


"Iya, nggak nyangka kamu bakalan bertunangan sama Kinoy! " sahut Dina.


"Iya, nggak sia-sia usaha kamu selama ini!" kata Amel.


"Selamat, ya Vit" ucap Dina dan Amel sambil memeluk Vita.


"Terima kasih, ya. kalian berdua tuh memang sahabat terbaik aku, "


Lalu Vita pun menemukan gaun yang bagus untuknya. Vita pun memesannya dan membelinya.


"Maaf, mba saya pilih ini saja!"


Lalu Vita pun mulai mencoba gaunnya itu. Ia bertanya kepada kedua sahabatnya itu.


"Tara..! bagaimana cocok nggak?"


"Wahh..bagus banget, Vit!"


"Cocok banget sama kamu, cantik bangett...pasti Kinoy melihat kamu langsung terpukau!"


"Kamu nih bisa aja!"


Vita pun mengganti Baju nya dan berjalan menuju kasir bersama 2 sahabatnya. Vita menyerahkan baju itu untuk di bungkus dan ia ingin membayar baju itu.


"Saya pilih ini mba,silahkan bungkus ya! ini kartu Debbit saya!"


Setelah membayar gaun itu Vita pun pergi bersama-sama sahabatnya.