
Sedangkan di bawah tanah perbatasan benua Tian Yuan dan benua Tian Yun~
Seorang laki-laki ras naga murni berumur sekitar 20 tahunan sedang duduk diam di sebuah kursi. Dan di hadapannya terdapat meja besar yang panjang. Di sampingnya terdapat kursi-kursi yang sudah di isi oleh beberapa orang.
" Tuan, apakah kita akan mengubah rencana awal?", Tanya seseorang yang duduk di samping.
" Tidak apa-apa, kita akan melakukannya sesuai rencana awal", ucap laki-laki ras naga murni.
" Bagaimana jika kita kalah jumlah?"
" Kau tau harus bagaimana bukan? Lagi pula tidak akan ada orang yang protes jika menggunakan jurus terlarang", ucap laki-laki ras naga murni itu.
" Baik, tuan"
Tak terasa hari sudah sore. Saat ini, semua pasukan sudah bersiap di depan kediaman Long yang agung. Begitu pun dengan Xiao An dan yang lainnya. Kaisar Long menyampaikan beberapa kata untuk menyemangati para pasukan. Setelah itu, barulah Xiao An berbicara.
" Ayo jangan gugup! Tidak apa-apa, mereka tidak keberatan jika kau hanya seorang remaja. Aku dan yang lainnya sudah memberitahu mereka sebelum mereka bergabung dengan pasukan kita", bisik kaisar Long kepada Xiao An yang sedang gugup saat itu.
' baiklah. Xiao An, kau harus bisa!!', batin Xiao An menyemangati dirinya sendiri.
" Aku, Luo Xiao An, seorang kaisar naga yang telah di takdirkan. Kalian pasti sudah mengetahuinya. Mungkin kalian sempat berpikir bagaimana bisa kaisar naga masih seorang remaja ketika perang dimulai. Oleh karena itu, untuk orang yang masih merasa ragu, lebih baik segera pulang! Jangan pernah berpikir untuk bergabung dalam perang ini!!", Ucap Xiao An dengan tegas. Semua orang di buat terkejut dengan perkataannya. Kaisar Long tersenyum melihat Xiao An berani berbicara seperti itu. Namun, tidak ada satupun orang yang berani meninggalkan pasukan. Mereka percaya dengan pilihan mereka saat ini. Mereka telah siap secara fisik dan mental untuk perang ras ini. Seorang pasukan berani maju dan berbicara lantang,
" Kami telah yakin dengan pilihan kami. Kami tidak akan meninggalkan pasukan sampai akhir. Menang atau kalah, kami tidak akan terpisah!!".
Xiao An pun tersenyum. Dia tidak menyangka akan ada orang yang berani menjawabnya dengan jawaban yang sangat memuaskan baginya.
" Baguslah kalau begitu. Selain itu, jika ada diantara kalian yang mati di Medan perang, aku berjanji akan memberikan bantuan penuh kepada keluarganya. Kuharap kalian bekerja keras, dengan begitu kalian bisa kembali melihat keluarga kalian lagi", ucap Xiao An. Dengan kalimat sederhana ini, pasukan bersorak dengan keras.
" Sesuai rencana sebelumnya, kita akan pergi ke perbatasan untuk menemui pasukan benua Tian Yuan", ucap Xiao An.
Pasukan Tian Yun pun bergerak dengan kecepatan tinggi menunggangi spirit beast masing-masing. Begitu pun Xiao An yang menunggangi Bai Hu. Saat itu pasukan terpisah menjadi 2 kelompok, pasukan udara dan pasukan darat. Dalam 1 jam mereka sudah sampai di perbatasan. Diseberang sana sudah ada pasukan Tian Yuan yang di pimpin oleh Xiao Yu dan Xu Ge. Mereka hanya terpisah oleh lautan.
" Akhirnya mereka sampai juga", ucap Xu Ge.
" Kau melihatnya?", Tanya Xiao Yu.
" Tentu saja. Mungkin sebentar lagi, mereka akan mengirimkan sebagian informasi untuk kita", ucap Xu Ge. Dan benar saja, Xiao An datang membawa gulungan informasi yang di dapatkan dari rapat tadi pagi.
" Eh lihat!! Seseorang berlari di atas air!!!"
" Mana??"
" Itu!! Bagaimana mungkin?"
" Itu sangat cepat sampai aku tak bisa melihatnya"
" Xiao An? Kenapa dia kesana?", Tanya Ao Tian bingung.
Tidak sampai 5 menit, Xiao An telah sampai di benua Tian Yuan.
" Eh bukankah itu adikmu?", Tanya Xu Ge. Xiao Yu tidak mendengarnya, dia hanya fokus kepada adiknya.
' bagaimana mungkin dia sampai disini tanpa menunggangi spirit beast? Ohh, ternyata dia pergi ke benua Tian Yun dengan berlari di atas air? Aku akan memintanya untuk mengajariku nanti', batin Xiao Yu.
" Kakak, ini informasi untuk perang kali ini. Ku harap kakak mengerti dan tetaplah berhati-hati. Diperkirakan pasukan musuh berjumlah 150.000. entah bagaimana mereka membaginya menjadi 2 pasukan. Kami belum mengetahui dengan detail", ucap Xiao An.
" Ya, baiklah. Kau juga jangan sampai lengah!", ucap Xiao Yu.
"Baik kakak! Oh ya, aku ingin memberikan ini kepadamu", ucap xiao An sembari mengeluarkan trisula milik ibu mereka.
" Ini...."
" Memang seharusnya menjadi milik kakak. Jadi, ambil lah! Dengan ini, kau bisa menjadi lebih kuat dan membantu memenangkan perang ini. Aku berharap nanti setelah perang berakhir, kau tidak terluka sedikit pun. Jika tidak, aku akan marah!", Ucap Xiao An yang membuat Xiao Yu sedikit tertawa dengan tingkahnya. Kemudian dia pun menerima trisula itu. Setelah itu, Xiao An kembali ke pasukan Tian Yun.
Pasukan Tian Yuan tidak bergerak sama sekali karena perang akan di mulai di perbatasan dimana mereka saat ini berada. Mereka sedang menunggu musuh datang ke perbatasan. Sedangkan pasukan Tian Yun terus bergerak ke arah barat dimana pasukan musuh berada.
Setelah beberapa menit, akhirnya mereka sampai. Terlihat pasukan musuh telah berada disana dan bersiap untuk perang. Perlahan kedua pasukan berhadapan dengan pemimpin mereka yang berada di depan.
Betapa terkejutnya Xiao An melihat orang yang berada di hadapannya sekarang ini. Ya, dia yang merupakan ras naga murni yang menjadi pemimpin musuhnya. Dan ternyata bukan hanya Xiao An yang terkejut, dia juga terkejut melihat Xiao An berhadapan dengannya.
" Kenapa kau ada disini? Ini bukan tempat untuk bersenang-senang. Lebih baik kau pulang ke rumahmu itu", ucap laki-laki itu dengan nada yang remeh. Pasukannya tertawa mendengar leluconnya. Sebaliknya, pasukan Xiao An merasa marah dengan laki-laki itu.
" Harusnya aku yang bertanya seperti itu kepada mu. Bagaimana bisa orang mesum bergabung dalam perang ini? Jelas karena tanda di dahimu kan? Sebelumnya aku tak melihatnya. Kau menyembunyikannya dengan baik", ucap Xiao An.
' dia pasti menggunakan jurus terlarang!', batin Xiao An.
Ya, dia adalah orang mesum yang melamarnya, Li Hao Ran.
"Hah? Kau bisa melihatnya?", Ucap Li Hao Ran.
" Tentu saja, kau pikir siapa yang akan melawanmu", Ucap Xiao An.
' dia lawanku? Maka ini akan semakin mudah', batin Li Hao Ran. Dia begitu senang mengetahui lawannya adalah Xiao An.
' mudah matamu! Kau pikir aku selemah itu hah? Lihat saja bagaimana aku menghabisimu', batin Xiao An.
Kaisar Long maju untuk melerai mereka dan memberikan aturan-aturan yang harus diketahui sebelum memasuki dunia naga.
" Sudahlah, kalian akan segera memasuki dunia naga. Jadi, dengarkan perkataanku!!
Pertama, kalian masuk hanya sendiri tapi diperbolehkan membawa spirit beast. Kedua, saat kalian sudah masuk, kalian bebas melakukan apapun. Ketiga, kekuatan kalian akan disegel agar setara dengan yang lain. Yang harus kalian lakukan disana adalah mencari petunjuk agar kalian dapat memasuki istana naga. Istana naga akan terbuka ketika kalian sudah menemukan petunjuk itu. Aku tidak akan memberitahu kalian tentang petunjuk yang dimaksud. Jadi, ku harap kalian mengerti", jelas kaisar Long.