
"Ah tidak apa apa. Mungkin sebagian dari guru dan murid tidak mengetahui tentang kebenaran itu. Sebenarnya perang 100 THN adalah perang ras legenda. Ras yang di anggap hanya mitos belaka oleh orang-orang biasa. Sebenarnya keberadaan mereka itu nyata, bahkan salah satu dari kita termasuk kedalam ras itu" jelas tetua kedua. Beberapa orang yang tidak mengetahui hal itu, tentu saja terkejut dengan pernyataannya.
" Ya, benar. Aku dan temanku merupakan salah satu dari mereka. Aku adalah ras naga dan dia ras teratai hitam" ucap Xiao Yu sembari menatap ke arah Xu Ge. Mereka berdua merupakan ras teratai hitam dan ada sebagian kecil tetua juga yang masuk kedalamnya. Hanya kakek Luo yang termasuk kedalam ras naga diantara para petinggi akademi.
" Sesuai mitos yang beredar di masyarakat, ras legenda lebih kuat meskipun di tingkatan yang sama dengan orang lain. Mereka mempunyai pemimpin mereka sendiri yang di pilih oleh takdir, tetapi mereka masih bisa memilih pilihan masing-masing. Oleh karena itulah perang ras terjadi" jelas tetua kedua.
" Berarti perang itu terjadi karena perebutan tahta?" Tanya salah seorang tetua.
" Ya, benar. Meskipun sebenarnya mereka mempunyai ruang tersendiri untuk berperang dengan kandidat lain, namun perang di benua tidak bisa dihindari. Beberapa sekte terpaksa memilih untuk berperang sesuai dengan pilihannya. Karena perang ini akan terjadi dalam sedikitnya 1 THN, jadi kalian bisa menyimpulkan bagaimana kondisi benua Tian Yuan dan Tian Yun dengan terjadinya perang itu" jelas tetua kedua. Semua orang berpikir keras mencoba untuk mengatasi perang ras yang akan terjadi. Semua orang mengeluarkan pendapat mereka disana. Banyak pro dan kontra yang di sampaikan oleh beberapa tetua, guru, dan murid yang sebelumnya tidak mengetahui keberadaan ras legenda. Namun semua itu masih bisa di terima semua orang.
Setelah membahas cara mengatasi perang, mereka meneruskannya dengan menebak posisi musuh. Banyak orang yang mengira musuh akan memulai dari arah barat, dimana akademi Tian Lu dan keluarga inti Jiang berada.
Setelah itu, mereka mulai membuat strategi perang dan pertahanan untuk akademi. Mereka menghabiskan waktu sekitar 3 jam sampai rapat selesai. Mereka segera membuat formasi pelindung akademi di bantu oleh Xu Ge dan Xiao Yu.
Akademi di benua Tian Yun juga mengadakan rapat seperti halnya yang terjadi di akademi pedang surgawi. Mereka jauh lebih kuat dibandingkan akademi yang berada di benua Tian Yuan. Tanpa bantuan dari luar pun mereka masih bisa bertahan dari serangan-serangan yang di luncurkan oleh musuh.
Sedangkan di benua Tian Yun, Xiao An sibuk berlatih bersama sang kaisar. Dia terus berlatih setiap hari hingga larut malam. Xiao An harus bisa mengendalikan tubuhnya sendiri sebelum perang di mulai. Jika dia tidak bisa mengendalikannya, resiko paling kecil yaitu luka dalam dan resiko yang besar tentunya kematian. Kematian itu sendiri mempunyai 2 kemungkinan. Satu, mati karena musuh dan dua, mati karena bentrokan Qi di dalam tubuh.
Di markas musuh~~
Seseorang duduk di kursi yang tinggi seperti kursi tahta dengan tenang dan kelima jari yang terus digerakkan. Tangan yang lainnya menopang dagu.
" Tuan, benua Tian Yuan mulai membentuk pelindung mereka sendiri. Sedangkan benua Tian Yun tampaknya begitu santai. Kapan kami harus menyerang mereka lagi?" Ucap seseorang berbaju hitam sembari menunduk hormat kepada orang yang saat ini sedang duduk di depannya.
Ternyata tebakan Xiao Yu benar, dia adalah salah satu ras naga murni seperti Xu Kai dan Ao Tian. Dia adalah seorang laki-laki dan dia adalah orang yang pernah bertemu bahkan berbicara dengan Xiao An.
Tanpa disadari, dia telah membangun pasukannya sendiri sejak 2 tahun yang lalu. Ambisinya begitu besar untuk menjadi kaisar naga. Dia licik dan cerdas, karena itu dia mendapatkan banyak pasukan. Saat ini dia sudah mempunyai sebanyak 100.000 pasukan yang menyebar di 2 benua.
Hal ini baru di ketahui beberapa bulan lalu oleh ras phoenik. Ras yang tak pernah menunjukkan dirinya di publik sekalipun kepada ras lainnya. Ras phoenik memiliki tugas penting yaitu menjaga para ras agar tidak menimbulkan Masalah untuk manusia biasa. Namun saat rumor kaisar naga telah lahir, mereka menjadi sibuk mencari siapa sang kaisar naga yang sudah di takdirkan ini. Hingga akhirnya mereka mengabaikan sebagian besar tugasnya.
Peran ras phoenik sama halnya dengan menteri kerajaan, sedangkan ras naga dan teratai hitam sebagai pasukan dan pengawal kerajaan, ras rubah ekor 9 sebagai rakyatnya. Ras naga murni itu seperti pangeran yang memperjuangkan tahta.
Tetapi dalam perang ras legenda, mereka akan terpisah dan bergabung dengan pilihan mereka sendiri. Tentunya mendirikan pasukan itu adalah hal penting. Itulah kenapa saat ini Xu Kai dan Ao Tian berpencar mencari ras legenda dan sekte aliran putih yang bersedia menjadi pasukannya. Tentunya mereka akan bergabung dan menyerahkan kepemimpinan kepada Xiao An. Namun hal itu tidak mudah untuk dilakukan. Banyak orang yang telah menentukan pilihannya sendiri dan orang yang memilih kaisar naga sangatlah sedikit. Dan juga banyak diantara mereka yang memilih netral sebelum melihat sang kaisar naga. Terlebih sekte-sekte aliran putih yang memiliki resiko besar dalam memilih. Mereka memiliki tanggung jawab yang cukup besar. Pilihan mereka menentukan bagaimana keadaan sektenya di masa depan.
Hari ini adalah 2 hari sebelum terjadinya perang ras. Hari-hari paling sibuk bagi semua orang di kedua benua. Bukan hanya kultivator saja, tetapi penduduk biasa pun kerepotan dengan adanya perang ini. Mereka harus mengungsi ke tempat yang sudah di sediakan oleh setiap kubu. Jika terlambat, maka mereka akan menjadi korban karena ketidakmampuan mereka menghadapi musuh.
Xiao An masih sibuk berlatih bersama kaisar Long di benua Tian Yun, sedangkan Ao Tian dan Xu Kai mulai mengatur pasukan mereka. Kemungkinan besar perang akan di mulai di tengah malam.
" Yang mulia, kapan aku bisa beristirahat?" Ucap Xiao An sembari bersila dan memejamkan matanya. Sang kaisar yang berada di dekatnya menggeleng dan berkata,
" Belum saatnya. Istirahatlah ketika perang selesai", Xiao An menghela nafasnya pelan. Jawaban sang kaisar membuatnya sedikit kecewa.
" Fokus!" Ucap sang kaisar dengan tegas. Xiao An kembali fokus.
Xu Kai sudah memutuskan untuk tidak akan berpartisipasi untuk merebut tahta, tetapi dia akan memimpin pasukan yang sudah ia kumpulkan. Sedangkan Ao Tian memilih untuk masuk ke dunia lain dimana hanya ada penantang dan calon kaisar naga. Dia berniat masuk untuk membantu Xiao An meraih tahtanya.